Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Berhadapan dengan penguasa lembah 3


__ADS_3

Kekuatan dan kecepatan dari ombak besar itu tidak kalah dengan ombak yang Aron buat sebelumnya, ombak besar ini bagaikan truk besar yang melaju dengan kecepatan tinggi dan menabrak ke arah Aron!


Aron menggelengkan kepalanya, dia mengulurkan tangannya dan genangan air yang tak terhingga jumlahnya mengembun dan berubah menjadi pedang air di tangan Aron.


“Hancurkan……..”


Pedang air di tangan Aron melesat dan langsung membelah ombak besar itu menjadi dua, lalu melewati tubuh Aron dan menghantam ke kedua sisi!


Bam bam bam…….


Batu-batu besar di tepi kolam yang dihantam oleh ombak besar yang terbelah menjadi dua itu seketika hancur, dan itu menunjukkan betapa dahsyatnya kekuatan ombak besar itu!


Mars dan yang lainnya yang berdiri di tepi kolam dingin seketika menjadi gugup saat melihat pemandangan itu, mereka mewakili Aron berkeringat dingin!


Kalau Aron kalah saat ini, maka sepertinya tidak akan ada satu orang pun di antara mereka yang bisa bertahan hidup!


“Lumayan, lanjutkan……..”


Picak berteriak marah, dan tubuhnya melesat turun dari udara, dan dia meninju permukaan air dengan pukulan yang ganas, tekanan besar itu membuat air dalam kolam dingin membentuk riak, dan mulai menyebar terus menerus, dan tetesan-tetesan air juga melesat ke arah Aron bagaikan peluru padat!


Diserang bersamaan dari bawah kakinya dan hadapannya membuat Aron menyeringai, dia melompat dan kemudian membentangkan tangannya seperti sayap, dan air di kolam dingin itu bagai ditarik oleh sebuah kekuatan dan membentuk benteng air tepat di hadapan Aron!


Riak-riak yang menyebar di bawah kaki Aron seketika menyebar, dan tetesan air yang menyerupai peluru itu seketika jatuh kembali ke dalam kolam dingin setelah menabrak benteng air!

__ADS_1


Riak yang menyebar hingga ke tepi kolam membuat seluruh lembah bergetar!


“Sepertinya kamu jauh lebih kuat dari yang saya kira!”


Aron menyipitkan kedua matanya, dia bisa merasakan fluktuasi energi spiritual dalam serangan Picak, meski para penyihir juga memiliki fluktuasi energi spiritual saat menggunakan mantra, tapi hanya dalam jumlah kecil, dan penyihir umum biasanya sudah ahli dalam melatih kekuatan batin, jadi sebegitu mantranya rusak penyihir itu akan dibantai!



Namun Picak tidak hanya mengerti tentang sihir, tubuhnya juga bisa meledakkan energi spiritual yang begitu besar, ledakan energi spiritual dari tubuh Picak ini sudah mendekati level kultivator, dan dia jauh lebih kuat dibandingkan dengan Guru Irman yang dia temui di Gunung Hojue!


“Kekuatanku, tidak akan pernah bisa kamu bayangkan…..”


Picak tersenyum sinis, dan tubuhnya melayang di atas permukaan kolam dingin!


Aron juga berdiri di sebuah papan kayu kecil untuk menahan diri, dan melihat Aron yang seperti itu, mata Picak penuh dengan kepercayaan diri!


Aron seperti meraih sesuatu di dalam kolam dingin, lalu mengayunkannya ke arah Picak!


Saat Aron mengayunkan tangannya, sebuah aliran air yang besar muncul dari dalam kolam dingin, seolah digenggam oleh Aron dan aliran air yang besar itu menebas ke arah Picak bagaikan cambuk besi!


Kilat dingin yang samar tersirat dalam aliran air yang panjangnya mencapai beberapa meter itu, dan saat Picak melihat adegan ini, dia bergegas menepukkan tangannya pada permukaan kolam dan menimbulkan gelombang besar, disusul sebuah benteng air muncul di hadapan Picak!


Bam……….

__ADS_1


Aliran air yang bagaikan tiang di tangan Aron menghantam benteng air di depan Picak dengan keras, dan membuat suara hantaman yang keras dan menghancurkan benteng air itu secara tiba-tiba.


Raut wajah Picak terkejut dan tubuhnya mundur dengan cepat, tiang air yang panjangnya mencapai beberapa meter itu dipompa ke atas permukaan air, dan percikannya mencapai lebih dari sepuluh meter!


Meskipun dia berhasil menghindari serangan ini, tapi kekuatan yang terkandung dalam tiang air itu membuat dada Picak merasakan rasa sakit seperti terbakar dan ada celah yang terbentuk di pakaiannya!


“Apakah ini kekuatanmu yang sebenarnya?”


Aron berkata sambil menyeringai!


Raut wajah Picak menjadi jelek : “Saya belum menunjukkan kemampuanku yang sebenarnya, kamu lupa ya saya adalah anak angkat dari Raja Racun di Desa Poison?”


​Setelah selesai berbicara, Picak mengatupkan kedua tangannya dan meletakkannya di sisi bibirnya lalu meniup!


Suara melengking terdengar dari mulut Picak!


Dan suara itu membuat seluruh air kolam dingin mendidih dengan hebat dan disusul dengan pusaran air yang muncul satu per satu, seolah ada raksasa yang tak terhitung jumlahnya di dalam air!


“Tuan Aron, hati-hati, dia akan mengendalikan makhluk beracun!”


Tetua Pertama yang melihat itu segera memperingatkan Aron!


Melihat pusaran air di bawahnya, Aron seketika melompat!

__ADS_1


Namun pada saat Aron melompat, ulat beracun sepanjang satu inci yang tak terhitung jumlahnya tiba-tiba muncul dari air dan bergegas menyerang Aron!



__ADS_2