Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Gawat!!!!, Dika mau meledakkan diri


__ADS_3

Aura mengerikan itu langsung menyelimuti Boyca dan rombongan bawahan Keluarga Bara, dan membuat semua orang dari Keluarga Bara seketika merasakan tekanan bagai ditekan oleh gunung, dan beberapa bawahan Keluarga Bara yang terlalu lemah langsung menyemburkan darah karena tidak bisa menahan tekanan itu dan langsung tergeletak di tanah.


Hanya menggunakan auranya saja bisa membuat seorang master menyemburkan darah dan tergeletak di tanah, bisa dilihat seberapa kuat kekuatan yang dimiliki oleh Alfaat.


“Mundurlah…..”


Di berkata pada Boyca.


Boyca tidak berdaya dan membawa bawahan Keluarga Bastian untuk mundur, namun raut wajah Dika tampak teguh, hari ini mungkin akan menjadi hari kematiannya, dan dia harus mengerahkan seluruh kekuatannya.


“Saudara Aron, silahkan lanjutkan, tidak akan ada orang yang ikut campur lagi….”


Alfat tersenyum pada Aron, lalu berbalik dan membawa Elder untuk mundur.


Aron menatap Alfat dengan tatapan berterima kasih, lalu menoleh ke arah Dika dan menatapnya dengan tatapan membunuh.


“Hari ini, saya akan mengantarmu untuk berkumpul kembali dengan putramu…..”


Setelah selesai bicara, Aron melompat dan langsung muncul di hadapan Dika.


Dika tidak menyangka Aron secepat ini, dan tubuhnya mundur dengan cepat tapi sudah terlambat.

__ADS_1


Aron melayangkan tamparannya ke wajah Dika!


Piak!


Setelah suara nyaring itu tubuh Dika berputar di udara dan langsung jatuh ke tanah!


Separuh wajah Dika terlihat bengkak dan memerah, darah keluar dari sudut mulutnya dan beberapa giginya bahkan tanggal.


​Aron sengaja tidak menampar Dika sampai mati, dia ingin mempermalukan Dika di hadapan semua orang, dan mengambil kesempatan ini untuk mengejutkan dunia seni bela diri.


Dia tidak ingin ada orang yang mencari masalah padanya lagi, bukan karena Aron takut, tapi dia tidak punya waktu untuk dihabiskan dalam hal seperti ini, dia harus bergegas berkultivasi dan mempersiapkan diri untuk pergi ke Pulau Naga di hari kelima belas bulan ke tujuh nanti.


Dika berjuang untuk bangkit, dan memelototi Aron dengan kedua matanya, dia membuka mulutnya dan ingin mengatakan sesuatu tapi sayangnya, wajahnya yang bengkak dan giginya yang tanggal membuat dia tidak bisa mengatakan apapun.


“Kamu masih tidak puas?” Aron langsung menamparnya lagi.


Kali ini, wajah Dika berubah menjadi kepala babi, tidak ada satu gigi pun yang tersisa di mulutnya, hidungnya memar dan wajahnya bengkak karena di pukuli.


“Ah……….”


Tiba-tiba sepasang mata Dika memerah dan berteriak dengan keras.

__ADS_1


Segera setelah itu, tubuh Dika mulai mengeluarkan kabut berwarna merah, dan kabut berwarna merah ini memiliki bau darah yang kuat seperti darah segar yang mendidih dan menguap.


Banyak orang yang tersentak saat melihat adegan ini.


“Gawat, Dika berencana meledakkan diri dan mati bersama Tuan Aron….”


Melihat hal ini, Eddyt berkata dengan kaget.


Saat ini banyak orang yang berkeringat untuk Aron, Dika yang merupakan seorang Great Grand Master kalau meledakkan dirinya maka akan membuat ledakan yang sekuat bom dan mungkin akan berdampak pada seluruh stadion.


Banyak orang yang ketakutan dan berlari keluar, dan sebagian orang yang memiliki kekuatan segera mengeluarkan kekuatan mereka untuk membentuk perisai di depan tubuh mereka.


“Tetua, Dika berencana meledakkan diri, dia tidak berencana menyisakan sedikitpun….”


Elder yang melihat pemandangan di depannya berkata dengan kaget.


Perlu diketahui kalau seorang ahli bela diri yang sudah berada di tingkat master dapat mengumpulkan energinya di dalam Dantian lalu meledakkan Dantiannya, dan menyebabkan seluruh tubuhnya meledak dan memancarkan energi yang sangat besar.


Tetapi kalau melakukannya, maka orang yang meledakkan dirinya akan hancur hingga tak bersisa, jangankan mayatnya, bahkan jiwanya juga tidak akan tersisa dan tidak akan bisa bereinkarnasi!


Oleh karena itu banyak orang yang tahu walau harus mati tidak akan memilih meledakkan diri dengan mudah, karena apabila perbedaan kekuatan terlalu besar maka meledakkan diri pun tidak akan membantu.

__ADS_1


__ADS_2