Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Kehidupan Sutai Berakhir


__ADS_3

“Awalnya saya ingin membiarkanmu hidup lebih lama, tapi kamu sendiri malah cari mati…”


Setelah Aron berkata, dia langsung mengangkat kakinya dan mengarahkan pijakannya ke kepala Sutai.


Brak…


Sutai belum sempat berteriak kesakitan, kepalanya sudah hancur diinjak oleh Aron, dan otaknya berceceran, bau darah seketika memenuhi seluruh ruangan.


“Tuan Muda…”


Dua Great Grand Master dari Klan Petir yang melihat itu langsung terbang dan menyerang ke arah Aron.


Dua aura yang mengamuk langsung mengunci Aron.


Aron hanya menatap dua Great Grand Master dari Klan Petir itu dengan tatapan penuh penghinaan, lalu mengepalkan kedua tinjunya dan cahaya keemasan samar-samar bersinar di dua tinjunya!


“Matilah…”


Aron menghentakkan kakinya, lantai marmer yang keras langsung retak dan tubuh Aron melompat sambil menghantamkan sepasang tinjunya ke arah dua Great Grand Master dari Klan Petir secara bersamaan.


Bam!


Dua kilatan cahaya keemasan dan sepasang tinju Aron bertabrakan dengan dua Great Grand Master dari Klan Petir.


Segera setelah itu, tubuh dua Great Grand Master dari Klan Petir langsung hancur berantakan, darah dan daging bertumpahan dan membuat seluruh ruangan makam menjadi berdarah dan mengerikan.

__ADS_1


​aat ini, semua orang menatap Aron dengan kaget, mereka tidak menyangka Aron ternyata dapat membunuh dua orang Great Grand Master secara bersamaan.


“Kamu juga mau membalas dendam padaku?”


Aron yang berlumuran darah menatap Roddy


Roddy menatap Aron seperti dewa kematian, tubuhnya gemetaran karena ketakutan, meskipun ada dua orang Great Grand Master yang melindunginya tapi Roddy sudah ketakutan saat ini.


Dia sama sekali tidak menyangka Aron memiliki kekuatan yang begitu menakutkan.


“Saya…saya…”


Roddy bergegas mundur dan tidak tahu bagaimana harus menjawab Aron.


“Aron, nyalimu besar juga berani membunuh orang dalam periode pelatihan, kamu tidak menganggap keberadaanku?”


Saat Wiwanto maju, hati Roddy menjadi jauh lebih tenang, setidaknya nyawanya tidak lagi berada dalam bahaya.


“Sebagai pemimpin pelatihan ini saja kamu tidak bisa bersikap adil, untuk apa saya harus mendengarkanmu? Mereka yang terlebih dulu mencari masalah padaku, apa matamu buta, tidak melihatnya?”


Aron tidak takut sedikitpun pada Wiwanto, sepasang matanya menatapnya dengan tajam.


Aron berani memaki Wiwanto, ini membuat semua orang yang ada di sana tercengang, bahkan August juga cukup kagum pada keberanian Aron.


“Cari mati…”

__ADS_1


Kehormatan Wiwanto diprovokasi, dalam sekejap dia mengamuk dan aura yang menyilaukan mulai keluar dari tubuhnya.


Segera, aura yang menyilaukan itu menekan ke arah Aron dengan ganas.


Aron yang melihatnya segera mengangkat tinjunya!


Sejak menerobos ranah, dia belum pernah bertarung dengan Great Grand Master yang berada di tingkatan puncak, jadi Aron juga ingin tahu seberapa pesat kekuatannya berkembang setelah menerobos ranah Great Grand Master!


Sepasang tinju Wiwanto dibungkus dengan energi yang kuat, aura dari Great Grand Master puncak, membuat seluruh ruangan menjadi begitu tertekan dan banyak orang yang merasa sesak nafas.


Kekuatan spiritual terus disalurkan dari dalam Dantian Aron ke tubuhnya, dan alkimia batin yang belum lama memadat di dalam tubuh Aron memancarkan cahaya warna warni yang menyinari Kristal Naga dan membuat Kristal Naga mulai memancarkan energi spiritual ke Dantiannya.


Di dalam tubuh Aron, seolah sudah terbentuk sebuah formasi kecil, yang menyebabkan aura di tubuh Aron tidak berhenti meningkat.


Tidak lama kemudian, dua aura itu bertabrakan dan tubuh Aron tersentak lalu mundur beberapa langkah.


Wiwanto mengernyitkan keningnya dan menendang bahu Aron dengan keras dari udara!


Meskipun Wiwanto marah, tapi dia tidak berani membunuh Aron begitu saja, kalau tidak dia akan sulit mempertanggungjawabkannya pada Tuan Gino.


Aron berteriak keras lalu tubuhnya memancarkan cahaya keemasan yang terang, tubuh emasnya yang tidak bisa rusak digunakan secara maksimal oleh Aron.


Bam!


Tendangan Wiwanto mengenai bahu Aron dengan ganas, Aron hanya merasa ada sebuah gunung besar yang menghantamnya, kakinya tertekuk dan dia jatuh berlutut, sebuah lubang muncul di tanah akibat hantaman itu.

__ADS_1


#bonus bab Jumat Barokah.....🙏🙏🙏🙏, selamat menjalankan ibadah puasa buat yang muslim...


🙏🙏🙏terima kasih khusus utk Reader yang setia, dan tidak bosan² nya memberikan komen, kritik dan saran... Mohon maaf saya tidak dapat membalas komen nya 1 per 1...🙏🙏🙏


__ADS_2