Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Di tabrak


__ADS_3

Hanya saja, banyak ahli bela diri yang memiliki kekuatan tidak peduli dengan ketenaran dan keuntungan semacam ini, dan hanya fokus pada latihan mereka.


Kalau tidak, Raden mana mungkin bisa menduduki posisi nomor satu di provinsi Alhas, kalau begitu maka komunitas bela diri di Provinsi Alhas terlalu lemah.


​“Kamu jangan tidak percaya, saya dengar Raja Alhas sudah mempraktikkan teknik yang sangat luar biasa, bagaikan dewa yang bisa terbang, hanya saja saya memang belum pernah melihatnya…”


Sopir itu berkata secara misterius.


Aron hanya tersenyum, bagi orang biasa kekuatan seorang Great Grand Master tingkat delapan memang bagaikan dewa.


“Pak, apakah kamu tahu di mana tempat tinggal Raden?”


Aron bertanya.


“Di sebelah barat kota, ada sebuah manor seluas ribuan hektar, itu adalah tempat tinggalnya, namun kalau kamu tidak memiliki undangan sebaiknya jangan pergi ke sana, pada saatnya bukan hanya tidak bisa masuk, mungkin saja kamu akan dipukuli, ingin bertemu Raja Alhas harus membuat janji temu terlebih dulu.”


Sopir itu berkata dan memperingatkan kepada Aron.


“Pak, terima kasih banyak, saya hanya bertanya asal, saya juga tidak mengenalnya, untuk apa pergi ke sana…”


Aron tersenyum dan berkata.


​Saat sopir itu membawa Aron dalam perjalanan menuju ke hotel, tiba-tiba ada sebuah mobil hitam yang muncul dan melaju dengan cepat dari arah belakang saat memasuki jalan yang agak terpencil!


Dan langsung bertabrakan dengan taksi itu, ini membuat sopir taksi itu terkejut dan bergegas turun dari mobil untuk memeriksa!


Saat melihat mobil pihak lain adalah sebuah BMW, raut wajah sopir itu berubah drastis.

__ADS_1


“Kamu buta ya, bajingan? Bagaimana caramu mengemudi?”


Dua orang pria keluar dari BMW hitam itu dan berteriak memaki sopir taksi!


“Kalian berdua, maaf, tapi kalian berdua yang tiba-tiba muncul dan membuatku tidak sempat mengerem mobil…”


Sopir itu segera meminta maaf kepada dua orang itu.


Hanya saja salah satu dari mereka tidak mau mengalah dan mendorong sopir taksi itu, sementara yang satu lagi diam-diam mengamati Aron yang ada di dalam taksi!


Meskipun Aron duduk di dalam taksi, tapi dia sudah menyadari sejak awal ada yang diam-diam mengamatinya, dan dua orang itu samar-samar memancarkan aura ahli bela diri.


Meskipun keduanya sengaja menyembunyikan aura mereka, tapi Aron masih bisa mendeteksinya.


“Kalian berdua, saya sedang buru-buru, bukankah hanya tersenggol, berapa biayanya, saya akan mengganti rugi kepada kalian…”


​Salah satu di antara mereka menatap Aron dari atas ke bawah, sedangkan Aron sengaja menunjukkan auranya dengan samar-samar.


Terlihat jelas raut wajah kedua orang itu sedikit berubah, namun mereka memperbaikinya dengan cepat.


“Biaya perbaikan mobilku paling tidak 3 juta…”


Salah satu dari mereka berkata.


Aron tidak mengatakan apa pun, dia mengeluarkan tiga juta dari sakunya dan memberikannya.


“Pak sopir, ayo kita pergi, saya buru-buru ingin beristirahat…”

__ADS_1


Aron berkata kepada sopir itu.


Sopir itu juga tidak berani bergerak, sampai pihak lawan melambaikan tangannya dengan tidak sabar : “Pergilah, pergilah…”


Sopir taksi itu seolah sudah mendapatkan pengampunan dan bergegas pergi mengemudikan mobilnya.


“Saudara, terima kasih banyak, kalau bukan karena kamu pasti saya sudah mendapat kesialan, kamu tidak tahu, dua orang itu adalah orang dari Keluarga Jota.”


Sopir taksi itu berkata.


“Orang dari Keluarga Jota? Bagaimana kamu bisa tahu?”


Aron tercengang, tidak tahu bagaimana sopir taksi itu bisa mengetahuinya.


Karena bagaimanapun sopir taksi itu hanyalah orang biasa, dia tidak mungkin bisa merasakan aura ahli bela diri dari dua orang itu.


“Saya sudah menyadarinya saat melihat mereka, karena mereka sengaja menutupi tato di lengan mereka, tapi saat saya turun dari mobil saya sudah melihatnya, orang-orang dari Keluarga Jota itu tidak bisa di provokasi…”


Sopir itu berkata dengan ketakutan.


Aron tidak mengatakan apa pun, hanya saja dia sedikit bertanya-tanya, untuk apa dua orang dari Keluarga Jota itu mengikuti dirinya?


Jelas pihak lain sengaja menabrak mobil lalu mengamati situasi di dalam mobil.


Lantas Raden tahu dia datang kemari?


Namun tidak peduli Raden tahu atau tidak, Aton tidak takut, dia hanya takut Raden tahu dia datang kemari dan diam-diam kabur.

__ADS_1



__ADS_2