
Kolam dingin itu sudah kembali menjadi tenang tapi pada saat ini di permukaan kolam muncul sebuah gelombang dan kemudian bergerak ke arah Picak seperti anak panah yang melesat tajam dan membelah seluruh kolam dingin!
Picak yang melihat ini seketika melompat dan perahu di bawah kakinya langsung hancur dihantam gelombang.
Picak menghindar tapi para bawahan yang berada di belakangnya mengalami bencana, gelombang itu menjungkirbalikkan perahu dan membuat orang-orang di atas perahu bagai dipelintir oleh senjata tajam dan langsung berdarah, anggota tubuh mereka berceceran dan jatuh ke dalam kolam dingin!
Makhluk beracun di dalam kolam dingin itu mencium bau darah dan seketika menerjang keluar dan melahap habis semua anggota tubuh yang jatuh ke dalam kolam dingin!
Dan orang-orang Lembah Ilusi yang tersisa ketakutan setengah mati hingga mereka bergegas kembali ke tepi kolam!
“Ternyata memang punya kemampuan, pantas saja bisa membuat empat tetuaku berkhianat!”
Picak mencibir di udara lalu kemudian sosoknya kembali turun dengan perlahan ke permukaan air, dan berdiri di permukaan air!
Kalau bukan karena Tetua Pertama yang sudah memberitahu Aron sejak awal kalau di dalam kolam dingin itu ada pilar batu, maka Aron akan mengira kalau Picak memiliki kekuatan yang sangat hebat dan bisa membuatnya berdiri di permukaan air!
__ADS_1
Sosok Aron juga perlahan turun, tapi dia mendarat di papan kayu yang mengambang, Aron bisa berdiri di permukaan air, tapi kalau tidak ada yang menahannya itu akan menghabiskan banyak energi spiritual untuk menahan dirinya, sekarang seluruh kolam dingin dipenuhi dengan puing-puing jadi Aron bisa menghemat banyak energi spiritual!
Aron menatap Picak dan matanya menyala, dia berkata dengan jijik : “Mengkhianati guru, mengkhianati saudara seperguruan, orang sepertimu juga pantas mengatakan tentang berkhianat, benar-benar lucu…”
Picak tertegun sejenak lalu kemudian menyeringai : “Tidak disangka kamu sudah bertemu dengan Jon, hanya saja kamu tidak boleh mempercayai orang tua itu sepenuhnya, dia juga bukan orang baik, kamu kira dia mendirikan Lembah Ilusi untuk melakukan hal-hal baik? Dia juga hanya mengandalkan kemampuan fisiognominya sendiri untuk menipu!”
“Saya lihat kamu masih muda, kekuatanmu juga sangat hebat, kenapa tidak mau bekerja sama denganku, saya bisa membuatmu lebih kuat daripada Jon si tua bangka itu, dia hanya memanfaatkanmu saja!”
“Kalau begitu, kamu tidak akan balas dendam padaku karena sudah membunuh anggota Lembah Ilusi?”
“Haha, orang-orang yang kamu bunuh itu tidak lebih daripada bidak catur kecil di Lembah Ilusi bagiku, mereka tidak ada bedanya dengan kelabang yang kupelihara, karena sudah kamu bunuh, ya sudah, kamu bisa memaksa kelabangku keluar dari tubuh mereka menunjukkan kamu punya pemahaman tentang makhluk beracun, asalkan kamu mau bekerja sama denganku, saya bisa memperkenalkan dirimu pada Raja Racun di Desa Poison, dan meminta dia mengajarimu seni pengendalian racun, bagaimana?”
Picak tertawa keras dan terus menawarkan keuntungan!
Dengan kekuatan yang ditunjukkan oleh Aron barusan, sudah cukup untuk dinilai oleh Picak, orang ajaib seperti ini, Picak sangat ingin memanfaatkannya untuk keuntungannya sendiri!
__ADS_1
“Kamu kenal dengan orang-orang di Desa Posion?” Aron bertanya!
“Lebih dari sekedar kenal, Raja Racun di Desa Poison adalah ayah angkatku, saya membuat diriku cacat untuk masuk ke Lembah Ilusi hanya untuk mendapatkan sumber daya dari Lembah Ilusi, dan Lembah Ilusi akan segera menjadi Desa Poison yang kedua!”
Picak berkata dengan bangga.
“Aduh, sepertinya kalau membunuhmu, akan membuat Desa Poison mencariku untuk balas dendam, bajingan yang merepotkan……”
Aron mengernyitkan keningnya, akhir-akhir ini masalah sudah terlalu banyak, dia tidak punya waktu yang cukup untuk berkultivasi, hari ke lima belas bulan ke tujuh akan segera sampai, dan walau dirinya sudah mencapai Tahap Pembangunan Fondasi, tapi mendengar Jon yang mengatakan dirinya akan mengalami musibah di hari itu, Aron ingin meningkatkan kekuatan dirinya dan memiliki kepercayaan diri pada waktu itu!
“Apa katamu?” Picak berkata dengan dingin : “Kamu bisa membunuhku, itu sama saja dengan lelucon….”
Setelah selesai berbicara, jari-jari kaki Picak menyentuh permukaan air dengan ringan, lalu dia melambaikan tangannya dengan ringan dan tubuhnya kembali melayang di udara, air di dalam kolam dingin kembali mendidih dan kemudian mengembun bagai ombak besar yang menuju ke arah Aron!
__ADS_1