Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Keraguan Aron


__ADS_3

Meskipun cara berlatih setiap orang berbeda-beda, tapi jika mereka sama-sama berada di dalam Lembah Pengobatan walau mereka berlatih latihan yang berbeda, tapi mereka pasti akan memiliki aura yang sama, namun aura dari Penguasa Lembah Pengobatan ini berbeda dengan siapapun yang ada di dalam lembah.


Merasa ada yang tidak beres, Aron menyebarkan kesadaran spiritualnya, dia ingin mengetahui jenis latihan seperti apa yang dipraktikkan oleh Penguasa Lembah Pengobatan, tapi saat kesadaran spiritual Aron menyebar, dia terhalang oleh sebuah kekuatan yang tidak terlihat, jelas Penguasa Lembah Pengobatan sudah mengetahuinya.


Aron dan Penguasa Lembah Pengobatan saling menatap, tidak satupun dari mereka yang berbicara terlebih dulu.


“Saudara Aron, berlututlah, ayo cepat berlutut...”


Alfat yang ada di samping mengingatkan Aron dengan suara pelan, tapi Aron seolah tidak mendengarnya.


Setelah sesaat, Penguasa Lembah Pengobatan melambaikan tangannya: “Kalian semua bangunlah...”


Beberapa tetua itu bangkit berdiri lalu melangkah mundur dan berdiri di kedua sisi, dengan kepala yang tertunduk, tidak ada yang berani mengangkat kepala mereka.


“Apakah kamu orang jenius yang bisa meramu Pil kelas dunia, dan menguasai kemampuan ganda seni bela diri dan ilmu sihir?”


Penguasa Lembah Pengobatan bertanya perlahan.


Aron menggelengkan kepalanya: “Saya tidak bisa meramu Pil kelas dunia, mengenai kemampuan ganda dalam seni bela diri dan sihir, saya hanya memiliki sedikit keterampilan, tidak termasuk jenius…”

__ADS_1


“Hahaha, anak muda ini cukup sederhana...” Penguasa Lembah Pengobatan tertawa: “Apakah gadis ini pacarmu?”


Penguasa Lembah Pengobatan menunjuk Nely yang sedang berbaring di samping aula.


“Teman, bukan pacar...” Aron menggelengkan kepalanya.


​“Teman juga tidak masalah, organ dalam temanmu ini sudah terluka parah, dia sudah berada di ambang kematian, dia bisa meninggal kapan saja, saat ini saya mempunyai cara untuk menyelamatkan nyawa temanmu, tapi saya dengar kamu memiliki sebuah tempat dupa pusaka, apakah kamu bisa menunjukkannya kepadaku?”


Penguasa Lembah Pengobatan berkata terus terang.


Aron menatap Alfat, jelas Alfat sudah memberitahu Penguasa Lembah Pengobatan.


Alfat segera menjelaskan: “Saudara Aron, Penguasa Lembah Pengobatan kami melakukan banyak penelitian tentang tempat dupa perunggu, karena tempat dupa perunggu dibutuhkan untuk meramu pil obat, kebetulan Penguasa Lembah Pengobatan kami bisa menunjukkan kepadamu apakah itu barang bagus atau bukan...”


“Saya belum pernah melihat tempat dupa perunggu sekecil ini, ini bukan tempat dupa perunggu, ini jelas-jelas adalah pembakar dupa...”


“Saya rasa pembakar dupa masih lebih besar daripada ini, apa yang bisa dilakukan oleh tempat dupa perunggu ini?”


Beberapa Tetua itu tidak bisa menahan gelak tawa mereka.

__ADS_1


Namun saat Aron mengeluarkan Tungku Petani Surgawi, Penguasa Lembah Pengobatan langsung bangkit berdiri dari kursinya dan tatapan matanya menjadi panas.


Namun segera, Penguasa Lembah Pengobatan kembali seperti keadaan sebelumnya dan kembali duduk, lalu berkata pada Aron: “Saudara, tempat dupa perunggu milikmu ini sangat indah, entah darimana kamu mendapatkannya?”


“Dihadiahkan oleh seorang teman...” Aron berkata dengan enteng.


Penguasa Lembah Pengobatan mengangguk: “Saya bisa menyelamatkan nyawa temanmu, tenang saja, kamu bisa tinggal di Lembah Pengobatan selama dua hari, sampai saat itu temanmu akan sembuh...”


Aron yang mendengar nyawa Nely bisa diselamatkan tidak menunjukkan ekspresi apapun, seolah-olah hidup dan mati Nely tidak ada hubungannya dengan dia.


Alfat yang melihat itu, bergegas melangkah maju: “Penguasa Lembah, saya mewakili Saudara Aron untuk berterima kasih kepada Penguasa Lembah...”


“Tetua Alfat, bawalah saudara ini keluar, nanti siang kita makan bersama...”


Penguasa Lembah Pengobatan melambaikan tangannya.


Alfat mengangguk, lalu berkata pada Aron: “Saudara Aron, ayo kita pergi, Penguasa Lembah sudah menyetujuinya, temanmu pasti bisa diselamatkan...”


​Aron melirik Nely yang berbaring miring dan berjalan keluar dari aula bersama dengan Alfat.

__ADS_1


Setelah keluar dari aula, Alfat merasa ekspresi Aron sedikit tidak beres dan bertanya padanya: “Saudara Aron, apakah kamu tidak percaya pada Penguasa Lembah kami? Penguasa Lembah kami sangat hebat, kalau dia bilang bisa menyelamatkan temanmu, dia pasti bisa...”



__ADS_2