
Saat kedua pria itu membeku, Aron mengulurkan tangannya dan menampar tepat di atas kepala dua pria itu, Seni Konsentrasi Hati berputar dengan cepat dan mulai mengisap energi yang ada di dalam tubuh dua orang itu!
Raut wajah kedua orang itu seketika memucat, tubuh mereka gemetar seolah-olah tersengat oleh listrik.
Dalam waktu belasan detik, dua orang Great Grand Master tingkat lima sudah diserap oleh Aron hingga tak bersisa.
Pemandangan ini langsung membuat Raden tercengang.
“Kamu…kamu mengerti teknik kultivasi jahat? Ternyata kamu adalah Kultivator Iblis…”
Raden tidak berani mempercayai pemandangan di depannya dan dia sama sekali tidak menyangka Aron adalah seorang Kultivator Iblis!
Dan Menara Setan ini juga sepertinya tidak menyegel kekuatan Aron.
“Saya kultivator iblis atau bukan, tidak penting, yang penting adalah kamu akan segera mati…”
Aron menatap Raden dengan dingin dan berkata.
Raden tiba-tiba mendengus dingin : “Aron, kamu kira Menara Setan ini tidak bisa menyegel kekuatanmu lalu bisa membunuhku dengan mudah? Saya beritahu padamu, ini adalah wilayahku, kamu ingin membunuhku, bermimpilah…”
“Bermimpi atau tidak, kamu akan segera tahu…”
Aron berkata lalu aura di dalam tubuhnya seketika meledak, seluruh ruangan dipenuhi dengan niat membunuh Aron yang kuat.
Raden segera mengentakkan kakinya dengan keras di lantai, dan seluruh bangunan itu mulai berguncang, seperti sedang gempa bumi!
Lalu Raden menggigit jarinya dan meneteskan setetes darah di atas tanah.
Dalam sekejap, darah itu diserap oleh tanah dan sebuah pola muncul di tanah!
__ADS_1
Garis-garis yang tidak terhitung jumlahnya mulai bersinar, dan cahaya itu seperti mengandung kekuatan yang tidak terbatas!
Bruak bruak bruak…
Dinding bagian luar bangunan mulai runtuh, sementara seolah tidak terjadi apa pun di bagian dalam.
Tidak lama kemudian, sebuah menara heksagonal yang sangat besar muncul!
Ternyata, ada sebuah menara besi di dalam bangunan usang ini!
Pantas saja Raden menyebutnya Menara Setan, karena tempat ini benar-benar merupakan sebuah menara!
“Aron…”
Lina memegang lengan Aron dengan erat, saat ini dia sudah tidak memiliki kekuatan spiritual dan tidak berbeda dengan orang biasa!
Aron menghibur Lina dengan lembut
"Aron, kamu sudah masuk ke dalam menara ini, maka selamanya kamu tidak akan bisa keluar lagi…”
Raden tertawa terbahak-bahak lalu lingkaran cahaya mulai menyala di bawah kaki Raden.
Aron yang melihat itu segera menerjang ke arah Raden.
Namun dalam sekilas, sosok Raden langsung menghilang bersama dengan lingkaran cahaya di tanah itu!
“Lina, ayo kita pergi…”
Aron menarik Lina dan mulai berlari dengan putus asa keluar dari menara itu.
__ADS_1
Pintu keluar ditutup oleh sebuah pintu besar, Aron mengayunkan tinjunya dengan keras mencoba untuk menghancurkan pintu yang ada di depannya!
Namun saat tinju Aron menghantam pintu itu, sebuah serangan balik yang keras menghantamnya!
Tubuh Aron langsung terlempar sejauh belasan meter lalu menghantam tanah dengan keras.
“Aron…”
Lina bergegas berlari menghampiri dan memapah Aron.
Raut wajah Lina dipenuhi dengan kekhawatiran.
Aron menepuk-nepuk tanah di tubuhnya dan perlahan-lahan berjalan menuju pintu itu lagi, melihat pintu besi setinggi beberapa meter, tanpa pola maupun ukiran di atasnya, hanya sebuah pintu besi biasa yang tidak istimewa sama sekali, namun serangan balik yang Aron rasakan tadi, bagaimana bisa begitu kuat?
“Aron, mungkinkah tempat ini disegel, jadi kamu tidak bisa membuka pintu itu?” Lina mengingatkan.
“Walau disegel, saya juga harus membukanya…”
Aron menyipitkan sepasang matanya, lalu mengepalkan tinjunya.
Cahaya keemasan bersinar di atas tinjunya, dan aliran kekuatan Naga Ilahi melingkar di kedua tinjunya!
“Buka…”
Aron berteriak dengan marah, sepasang tinjunya dilayangkan bersamaan dan menghantam pintu besi itu dengan keras.
Bam…
Sebuah serangan balik yang lebih besar menghantam tubuh Aron dan membuat tubuh Aron terhempas lurus sejauh puluhan meter, menghantam dinding dengan keras dan berhenti.
__ADS_1