Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Pertarungan Sengit


__ADS_3

Aron mengernyitkan keningnya, mulutnya tidak berhenti menggumamkan kalimat itu!


Dia tidak mengerti apa maksud dari kalimat ini, dan tidak memahaminya!


“Hahaha, Aron, sekarang sudah tidak ada gunanya kamu memohon ampun…”


Raden melihat Aron yang bergumam mengira dia sedang memohon pengampunan.


Tangan raksasa itu memiliki kekuatan yang dapat menghancurkan langit dan bumi, dan menampar Aron dengan ganas!


Bam!


Akhirnya, tangan raksasa itu menghantam dengan sangat keras, membuat sebuah lubang lebih dari sepuluh meter muncul di tanah!


Debu yang tidak terhitung jumlahnya beterbangan, dan Raden menghela nafas panjang, Aron akhirnya sudah mati!


Namun Raden menatap kekacauan di area kediamannya dengan tidak rela, dia tidak ingin mati, tapi tidak ada cara lain!


Dia dipaksa untuk mengorbankan nyawanya, dan mati bersama dengan Aron.


"Lahir di sini, dan dikuburkan di sini juga bisa dianggap kembali ke rumah…”


Raden perlahan-lahan memejamkan matanya dan menunggu hingga kekuatannya menghilang.


Namun di saat ini, ada pergerakan dari lubang yang dalam itu!


​Raden segera membuka matanya dan melihat sebuah tangan yang terulur keluar dari tumpukan debu, diikuti dengan sebuah kepala.

__ADS_1


Aron berdiri dan mengibaskan debu di sekujur tubuhnya!


Terlihat aura di tubuh Aron sedang terbakar dan niat membunuh yang mengerikan seolah menyelimuti udara.


“Bagaimana…bagaimana mungkin ini terjadi? Lantas Aron sudah menembusnya?”


Raden menatap Aron yang auranya sudah berubah, tatapan matanya dipenuhi dengan kepanikan!


Sedangkan, tatapan mata Aron menjadi kusam, dia masih memikirkan kalimat yang muncul di benaknya tadi.


“Segala sesuatu di dunia terlahir dari pikiran…”


​Aron berkata lalu mengambil langkah demi langkah keluar dari lubang yang dalam itu.


Saat ini Raden membeku dan tidak langsung menyerang Aron.


Tiba-tiba Aron tertawa terbahak-bahak seperti orang gila.


Sepasang mata Aron lalu menatap Raden, saat ini bagi Aron, hanya terlihat sosok Raden dan hal lainnya sudah tidak ada lagi.


“Aron, berhentilah berpura-pura, karena saya tidak membunuhmu dengan pukulan tadi, maka saya akan menamparmu sekali lagi…”


Raden berkata dan kekuatan dari dalam tubuhnya kembali diledakkan keluar, lalu mengembun dan membentuk telapak tangan raksasa yang menampar ke arah Aron!


Aron menatap Raden dengan erat, dan tidak memedulikan telapak tangan raksasa yang sudah mengarah kepadanya!


“Tinju Cahaya Suci…”

__ADS_1


Aron langsung menerjang ke arah Raden tanpa menghiraukan bahaya yang akan segera tiba!


Segera, adegan yang membuat Raden menganga terjadi, terlihat tubuh Aron menembus telapak tangan raksasa itu dan menghantamkan tinjunya ke arah dada Raden!


Raut wajah Raden berubah, tubuhnya yang besar seketika terhempas ke belakang.


Sambil bersusah payah berdiri, Raden menatap Aron dengan kaget : “Bagaimana mungkin? Bagaimana bisa menjadi seperti ini?”


“Menyerahlah pada kekuatanmu yang tidak realistis itu, lawan saya dengan kekuatanmu yang paling murni…”


Aron berkata dengan perlahan.


“Hm, saya tidak percaya…”


Raden mendengus, lalu mengangkat sepasang tangannya dan dalam sekejap angin topan bermunculan dan angin topan yang tidak terhitung jumlahnya berkumpul dan berubah menjadi tornado yang sangat besar!


Seberkas cahaya menghantam tornado dan semburan api mulai muncul, membuat tornado itu berubah menjadi tornado api!


Dalam jarak ratusan meter, suhu di sekitarnya berubah menjadi sangat panas.


Raden menjentikkan tangannya dan tornado api itu langsung menyambar ke arah Aron!


Tornado api itu seperti neraka, dengan api yang tidak terhitung jumlahnya berubah menjadi kerangka-kerangka ganas, dan memperlihatkan taringnya pada Aron!


Kekuatan yang menggerakkan langit dan bumi ini mengguncang kehampaan!


Aron tidak berani ceroboh, dia meledakkan kekuatan Naga Api dan melayangkan sebuah pukulan dahsyat!

__ADS_1



__ADS_2