
“Arthur, kamu sebaiknya berhati-hati, kalau kamu tidak bisa menangani masalah ini, kami tidak keberatan untuk menunjuk seorang Ketua Aliansi Seni Bela Diri yang baru…”
Beberapa petinggi memperingatkan Arthur dengan dingin.
Setelah selesai berkata, sosok mereka melintas dalam sekejap dan meninggalkan Aliansi Seni Bela Diri!
Melihat aula yang kosong, Arthur menggertakkan giginya dengan keras dan mengepalkan tinjunya dengan erat!
“Arob, sepertinya kamu harus mati…”
Tatapan mata Arthur berkilat dengan kilatan dingin.
…
Detasemen Perlindungan Hukum!
Akhir-akhir ini Tuan Gino selalu menetap di Detasemen Perlindungan Hukum, dengan kelakuan yang ditunjukkan oleh Tuan Gino, Eddyt tahu akan segera terjadi keributan di komunitas bela diri Kota Dama.
“Tuan Gino, belakangan ini berbagai departemen di Kota Dawa melaporkan bahwa ditemukan orang berpakaian hitam yang berkeliling dan menyerap esensi orang lain di berbagai tempat di Kota Dawa!”
“Beberapa ahli dengan kekuatan Great Grand Master juga tidak luput, sekarang seluruh komunitas bela diri Kota Dawa sedang merasa tidak aman…”
Sebagai kapten dari Tim Penegak Hukum, Junior melapor kepada Tuan Gino dengan raut wajah yang muram.
Eddyt yang mendengar dari samping hanya bisa tergagap, bahkan ahli dengan kekuatan Great Grand Master juga dapat diserap esensinya oleh orang lain, maka orang berbaju hitam itu pasti sangat hebat.
“Apakah sudah tahu siapa orang yang melakukannya?”
__ADS_1
Tuan Gino bertanya kepada Junior.
Junior menggelengkan kepalanya : “Belum, metode mereka sedikit berbeda dengan para Kultivator iblis sebelumnya!”
“Sudah beberapa tahun sejak hal seperti ini tidak terjadi di komunitas bela diri, tidak disangka ada Kultivator iblis yang berani bertindak di luar kendali seperti ini sekarang…”
Junior sangat jengkel, insiden buruk seperti ini terjadi maka itu adalah kelalaian dari Tim Penegak Hukum.
Tuan Gino tidak mengatakan apa pun, dan larut dalam pikirannya.
Setelah beberapa saat dia baru berkata dengan perlahan : “Beritahu kepada Aliansi Seni Bela Diri di semua tempat untuk lebih berhati-hati, ke depannya hal seperti ini akan semakin banyak terjadi, apa yang harus terjadi akan terjadi…”
Eddyt dan Junior menatap Tuan Gino, dua orang itu tampak sedikit kaget karena ini sama sekali tidak seperti gaya Tuan Gino!
Di masa lalu, jika ada insiden buruk seperti ini Tuan Gino pasti akan sangat marah dan mengambil tindakan sendiri.
Namun dua orang itu tidak berani bertanya, hanya melakukan sesuai yang diperintahkan.
…
Gunung Kimi, ribuan kilometer dari Kota Dama!
Kuil Kimi terletak di gunung ini, di mana gurunya August, Guru Atta merupakan pemimpin kuil ini, dan saat ini August sedang menetap di kuil ini!
August dibawa oleh Guru Atta kembali ke gunung dan tidak pernah turun dari gunung sejak dua bulan lalu, saat pertarungannya dengan Aron menghancurkan seluruh tulang-tulang di dalam tubuhnya.
Sekarang August masih terbaring di ranjang dan sekujur tubuhnya dibalut perban, sudah dua bulan berlalu tubuhnya juga tidak mengalami perubahan sedikit pun!
__ADS_1
Guru Atta juga telah mencoba segalanya tapi sepertinya tidak ada yang berhasil.
Jangankan untuk membuat August mencapai ranah Master Guru, sekarang untuk membuat August dapat berdiri saja sudah sulit.
“Guru, sebenarnya kapan saya bisa berdiri lagi, kapan saya bisa berdiri lagi?”
August berteriak, terbaring di ranjang selama dua bulan sudah membuat dia mulai runtuh.
“August, kamu jangan khawatir, Guru pasti akan memikirkan caranya!”
Guru Atta hanya bisa menghibur August.
“Guru, jangan membohongiku, apakah saya sudah tidak akan bisa berdiri lagi selamanya? Apakah saya tidak bisa membalaskan dendamku pada Aron lagi selamanya?”
August bertanya dengan enggan kepada Guru Atta.
Guru Atta hanya menghela nafasnya, dia tidak mengatakan apa pun tapi raut wajahnya sudah menjelaskan semuanya.
Dia sudah berusaha semampunya, namun tetap tidak bisa menyembuhkan August, sekarang dia juga merasa serba salah, bagaimana dia bisa mempertanggungjawabkannya pada Naveen.
Melihat Guru Atta bersikap seperti itu, August tiba-tiba berteriak histeris : “Kenapa? Kenapa? Kenapa Tuhan bersikap tidak adil padaku…”
“Saya akan membunuh Aron, saya akan membuat dia merasakan rasanya terbaring di atas ranjang, saya akan membunuhnya…”
August terlalu bergejolak, sehingga semua perban di tubuhnya terlepas dan Guru Atta bergegas menahan August.
__ADS_1