
Tapi Aron tidak menginginkan jalur tambang milik Keluarga Wizard, dan setelah berpesan dia pun turun gunung!
Fiktor menyeka keringat dingin di keningnya, dan menarik nafas lega, dia hampir kencing di celana dan tak mampu untuk bersuara!
Rombongan Aron saat ini berjalan ke tepi Hutan Hantu, dan saat bersiap turun gunung, dari kejauhan mereka melihat Master Goda dan murid-muridnya belum pergi, mereka berkumpul di pinggir hutan, ternyata mereka tidak punya pemandu dan tidak berani memasuki kawasan dalam hutan dengan gegabah, jadi mereka terus menunggu bantuan atau orang yang yang terbiasa di hitan itu!
Melihat Leonard dan rombongannya datang mendekat, Master Goda sedikit terkejut!
“Pak Leonard, kalian….kalian ini?”
Master Goda ingin bertanya, bagaimana cara Leonard dan yang lainnya berhasil melarikan diri dari kekejaman keluarga Serosa, tapi dia tidak tahu bagaimana cara membuka mulut!
Leonard menatap Master Goda dengan dingin dan berkata : “Edward sudah dibunuh oleh Tuan Aron, kedepannya di Kota Honru tidak ada lagi Keluarga Serosa!”
“Apa?” Master Goda menatap Aron dengan kaget : “Bagaimana dengan Master Irman?”
“Hm, Master Irman itu juga sudah dibunuh oleh Tuan Aron!” Leonard mendengus dingin.
__ADS_1
“Bagaimana mungkin? Master Irman itu adalah…..”
“Tidak mungkin bagimu, karena kemampuanmu tidak sebanding, Tuan Aron membunuh Master Irman dengan mudah, lain kali kalau tidak punya kemampuan, tidak usah keluar dan mempermalukan diri dirimu sendiri…..”
Leonard berkata lalu bergegas menghampiri Aron : “Tuan Aron, hati-hati…….”
Melihat punggung Leonard dan yang lainnya, Master Irman menjadi canggung, tapi dia tetap mengikuti dari belakang untuk turun dari gunung!
Setelah sampai di Kota Honru, Leonard langsung mengundang Aron ke rumahnya, dia tidak inggin membiarkan Aron tinggal di penginapan!
Aron tidak menolak, dan meminta Leonard untuk mencari sebuah villa terpisah untuk dirinya sendiri, karena Aron harus berkultivasi dan tidak boleh diganggu oleh orang lain!
Keesokan harinya, setumpuk Batu Spiritual sudah berada di halaman villa yang ditempati oleh Aron, melihat Batu Spiritual itu, Aron menyeringai dan mungkin saja dia bisa mengandalkan Batu Spiritual ini untuk menerobos ke Tahap tertinggi kultivator kali ini!
Kalau dirinya benar-benar bisa menembus ke tahap itu, lalu pergi ke Pulau Naga yang berbahaya maka Aron akan cukup penuh dengan informasi untuk asa usulnya, karena Liu Kang memintanya untuk mencapai Tahap Pembangunan Fondasi sebelum hari 17 purnama, lalu pergi ke Pulau Naga, tapi mungkin Liu Kang saja tidak menyangka kecepatan kultivasi Aron akan meningkat pesat secepat ini!
Saat Aron melamun dan memikirkan peningkatan Kultivasi nya, terdengan suara indah nan mendayu menyebut namanya.
__ADS_1
“Aron, kamu tidak menginginkan batu permata, untuk apa mencari setumpuk batu kasar seperti ini?”
Angela berjalan ke halaman villa Aron dan bertanya dengan bingung.
“Kamu tidak mengerti, bagi kalian ini hanyalah tumpukkan batu kasar, tapi bagi saya ini adalah harta karun!”
Aron berkata sambil tersenyum!
“Saya tidak mengerti padamu!” Angela memutar matanya lalu berkata : “Ayahku memintaku untuk memberitahumu, untuk sementara batu seperti ini hanya ada sebanyak ini, tidak tahu apakah di bawah tanah masih ada atau tidak, peralatan sudah mulai dipersiapkan dan akan segera menggali, kalau setelah digali dan di bawah masih ada, ayahku akan meminta orang untuk terus mengirimkannya padamu!”
“Baik, saya sudah tahu, beberapa hari ini saya akan berlatih, sebaiknya kamu tidak menggangguku!”
Aron berkata pada Angela!
“Oh!” Angela terlihat sedikit kecewa, dia berbalik lalu pergi!
Aron tahu niat dari Leonard, dia terus meminta Angela yang menyampaikan berita padanya, lalu meminta Angela mengantarkan makanan untuknya, hanya untuk memicu percikan perasaan antara dirinya dengan Angela, hanya saja Aron sudah punya Nuri, dia tidak akan meninggalkan dirinya!
__ADS_1
Angela berjalan kembali, dan Aron duduk bersila memandang Batu Spiritual yang bagaikan bukit di depannya, merasakan energi spiritual yang seperti lautan, dan Aron mulai berkultivasi!
Energi spiritual yang begitu besar, Aron menghisapnya dengan cepat, setiap pori-pori tubuhnya terbuka, dan menyerap dengan sembrono, sedangkan dalam Dantian Aron, Seni Konsentrasi Jiwa secara maksimal, dan terus menerus memurnikan energi spiritual yang diserapnya!