Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Dokter Terkenal


__ADS_3

Semua orang melihat ke arahnya dan menemukan seorang pria paruh baya yang berjalan masuk sambil memapah seorang pria tua berusia enam puluh tahunan dengan penuh hormat.


Pria paruh baya itu adalah adiknya Jordi, Jeremy Teguh, dan pria berusia enam puluh tahunan itu adalah Heri, Direktur Rumah Sakit Nasional Cemerlang.


Saat anggota Keluarga Teguh melihat Heri mereka bergegas berdiri untuk menyambutnya dan mempersilahkan Heri duduk di kursi utama.


Kedatangan Heri membuat anggota Keluarga Teguh seketika melupakan keberadaan Aron, karena mereka juga sempat meragukan status Aron sebagai tabib, bagaimanapun usia Aron masih terlalu muda, sedangkan Heri adalah dokter ternama di Provinsi Murra.


Hanya saja dia sudah tua, dan setelah pensiun Heri tidak lagi mengobati pasien, walau mengeluarkan uang sebanyak apapun, Heri tidak akan memeriksanya, dan pernah ada seseorang yang hendak membayar 100 miliar agar Heri mau membantu memeriksa penyakitnya tapi Heri menolaknya.


Sedangkan kali ini Jeremy mengundang Heri, dan ini membuat seluruh anggota Keluarga Teguh memiliki harapan.


Heri menatap semua anggota Keluarga Teguh dengan wajah sombong dan berkata : “Jeremy, saya berjanji untuk mengobati kakakmu, kamu jangan lupa persyaratanku, kalau kamu berani membohongiku, jangan lihat saya sudah tua, untuk menghadapi Keluarga Teguh hanya semudah membalikkan telapak tanganku….”


“Direktur Heri, saya berjanji padamu dan pasti akan menepatinya, setelah kamu menyembuhkan penyakit kakakku, saya akan segera membawamu melihat ginseng puluhan ribu tahun itu, kalau Direktur Heri menyukainya maka kami akan menjualnya kepada Direktur Heri….”


Jeremy bergegas menjamin.

__ADS_1


Ternyata Heri setuju untuk kemari juga karena ginseng puluhan ribu tahun, sepertinya dia ingin mendapatkan ginseng puluhan ribu tahun itu juga.


“Direktur Heri, asalkan kamu bisa menyembuhkan penyakit ayahku, maka persyaratan apa saja bisa dibicarakan….”


Jeffry bergegas buka suara.


Mereka sekarang meletakkan seluruh harapan mereka pada Heri, kalau Heri saja sudah tidak punya cara, sepertinya orang lain tidak akan mungkin punya cara.


Melihat anggota Keluarga Teguh berkata seperti itu, Heri mengangguk dan sangat puas terhadap sikap anggota Keluarga Teguh.


Iman melihat anggota Keluarga Teguh menjanjikan ginseng puluhan ribu tahun itu kepada Heri, dia langsung tidak senang.


Jeffry melirik Imam dan berkata dengan tidak enak hati : “Paman Imam, kami tidak kenal dengan tabib yang kamu bawa, tidak ada yang bisa mempercayainya, sedangkan Direktur Heri adalah dokter paling terkenal di Provinsi Murra, seharusnya kamu juga pernah mendengarnya, tentu saja kami akan mengutamakan Direktur Heri….”


Iman masih ingin mengatakan sesuatu tapi Aron langsung menghentikannya : “Tidak perlu bicara pada mereka lagi, penyakit kepala keluarganya ini tidak bisa diobati oleh siapapun selain saya, biarkan saja orang lain mencoba, tidak masalah….”


Aron tahu kalau Jordi sama sekali tidak sakit, dia tidak memiliki penyakit apapun, bisa memiliki gejala seperti ini, jujur saja gejala yang dialami oleh Jordi ini tidak bisa disembuhkan dengan suntik ataupun makan obat.

__ADS_1


Perkataan Aron membuat Heri yang duduk di sofa menatapnya dengan dingin, saat dia melihat Aron hanya seorang pemuda berusia dua puluh tahunan tapi bicaranya sangat sombong, dan mengatakannya langsung di depan wajahnya jelas menunjukkan kalau dia sama sekali tidak menganggapnya.


“Hm, masih muda tapi cara bicaranya begitu arogan, saya sudah berlatih kedokteran selama beberapa dekade, saat saya sedang mengobati pasien sepertinya kamu juga masih memanjat pohon entah di hutan mana….”


Heri menegur Aron dengan dingin.


“Bocah, datang dari mana kamu? Berani bicara sesombong itu di hadapan Direktur Heri, kamu harus tahu kalau Direktur Heri sudah terkenal di Provinsi Murra, tidak ada penyakit yang tidak bisa dia sembuhkan, kalau Direktur Heri saja tidak bisa menyembuhkannya maka tidak akan ada orang yang bisa menyembuhkannya….”


Jeremy melirik Aron sekilas dan berkata dengan wajah penuh penghinaan.


“Benar, saya belum pernah mendengar ada penyakit yang tidak bisa disembuhkan oleh Dokter Heri!”


“Kamu masih muda, apa yang kamu pahami, sebaiknya kamu kembali saja ke asalmu….”


Anggota Keluarga Teguh yang lainnya juga mulai berkata dengan dingin pada Aron.


__ADS_1


__ADS_2