Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Pulih


__ADS_3

Arthur dan August juga menghampiri dengan penasaran, di bawah ledakan seperti itu sepertinya tidak akan ada yang tersisa.


Namun saat mereka menunduk dan melihat ke bawah, mereka menemukan Aron yang terbaring di tengah-tengah kawah itu, tubuhnya berlumuran dengan darah, tulang-tulang putihnya juga terlihat!


Tubuhnya penuh dengan luka dan berlumuran darah, sudah tidak terlihat bentuk seorang manusia lagi.


“Aron ini memiliki tubuh fisik yang sangat kuat, di bawah badai petir seperti ini tubuhnya masih tidak hancur berkeping-keping!”


“Sekuat apa pun, apa gunanya, bukankah dia tetap akan mati, seperti kata pepatah, orang yang sombong akan mendapatkan kesialan, dia bisa memprovokasi siapa saja tapi dia malah memilih memprovokasi Aliansi Seni Bela Diri dan Keluarga King!”


“Aron ini sudah pasti akan mati, tubuhnya sudah seperti ini walau dewa penyelamat datang sepertinya juga tidak akan bisa menyelamatkan nyawanya lagi…”


Semua orang mulai berbisik dan berdiskusi.


Sementara August menyeringai saat dia melihat penampilan Aron, dia akhirnya membalaskan dendamnya, meskipun tidak bisa menyiksa Aron dengan baik, tidak bisa mendapatkan harta karun yang dimiliki oleh Aron, tapi asalkan melihat Aron mati, dia sudah merasa tenang.


Saat ini Arthur sedang melihat Aron yang tidak bergerak di dalam kawah itu, namun dia tidak berpikiran seperti orang lainnya yang mengira Aron sudah mati.


“Ewan, turun dan periksa, lalu bawa mayat Aron kemari…”


Arthur harus memastikannya sendiri, jika tidak dia akan langsung membakar mayat Aron dan melihat bagaimana Aron bisa hidup kembali.


Ewan yang sudah mencium bau gosong mengernyitkan keningnya tanpa sadar, orang itu sudah menjadi seperti ini, tidak mungkin masih hidup!

__ADS_1


Namun ini adalah perintah Arthur, mereka tidak boleh mengabaikannya, dan hanya bisa melambaikan tangannya lalu bersiap turun ke kawah itu bersama yang lainnya untuk mengangkat mayat Aron ke atas!


Tapi di saat Ewan hendak turun ke bawah, tubuh Aron tiba-tiba bergerak!


Melihat hal ini, semua orang menarik nafas panjang.


“Bergerak, dia bergerak…”


Seseorang berteriak.


Aron berusaha sekuat tenaga untuk menopang tubuhnya dan perlahan-lahan bangkit berdiri.


Meskipun saat ini tubuh Aron sudah penuh dengan luka-luka, dan sudah tidak terlihat lagi bentuknya, namun sepasang mata Aron bersinar terang, kemarahan yang membara terlihat jelas di matanya!


Bahkan di titik ini Aron tidak mati dan ini membuat Arthur semakin berhati-hati.


Tubuh Aron memancarkan cahaya keemasan yang samar-samar, dia melangkah satu langkah demi satu langkah untuk keluar dari kawah itu dengan susah payah.


Semua orang menatap penampilan Aron dan berinisiatif membukakan jalan, banyak di antara mereka yang bahkan menunjukkan kekaguman di tatapan mereka!


Sedangkan Nia tiba-tiba tidak memedulikan ancaman Arthur dan mengulurkan tangannya untuk menarik Aron naik ke atas!


Namun Arthur tidak mengatakan apa pun, sekarang walau Aron bisa naik lagi ke atas dia juga tidak akan bisa lolos dari kematiannya!

__ADS_1


Aron sudah berada dalam kondisi seperti ini, siapa pun yang maju sudah dapat membunuhnya.


Aron menatap August dengan dingin, formasi di dalam tubuhnya sudah hancur terkena serangan badai petir tadi.


Sekarang kekuatan spiritual Aron perlahan-lahan pulih dan cahaya keemasan mulai menyinari tubuhnya!


“Formasi sihirnya sudah hancur, kekuatan Aron sudah pulih, serang…”


Suara cemas terdengar di benak August!


August mengangguk lalu tubuhnya memancarkan cahaya hitam, dan dia melompat.


“Aron, kali ini saya mau lihat apakah kamu akan mati atau tidak…”


August melayangkan tinjunya ke arah Aron, dan berniat menghancurkan seluruh tubuh Aron!


Sedangkan Aeon juga mengambil kesempatan ini untuk melompat dan tubuhnya yang berada di udara berputar.


August mengernyitkan keningnya, dia tidak tahu apa yang dilakukan Aron, namun tetap menghantamkan tinjunya ke dada Aron!


Sebuah kekuatan besar langsung membuat Aron terlempar.


Kali ini, Aron tidak menggunakan kekuatan spiritual untuk menahannya, dan membiarkan August menghantamkan seluruh kekuatannya pada tubuhnya.

__ADS_1



__ADS_2