Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Aron Datang


__ADS_3

Dan beberapa orang dari Desa Poison ini memang mendapat permintaan dari Boyca, Boyca memberikan keuntungan yang tidak bisa mereka tolak, jadi orang-orang dari Desa Poison akhirnya setuju untuk membantu Boyca menyingkirkan Aron!


“Karena kalian ingin berhadapan dengan Tuan Aron, maka kalian tidak boleh pergi, karena Tuan Aron akan segera sampai….”


Eddyt berkata pada Pengurus Utama.


Eddyt bukan sengaja mengkhianati Aron, tapi Eddyt tahu hanya mengandalkan beberapa orang dari Desa Poison ini mereka tidak akan bisa melawan Poison.


Dan benar saja, perkataan Eddyt membuat Pengurus Utama tercengang : “Aron itu benar-benar akan kemari?”


“Tentu saja, saya sudah menelpon Tuan Aron!”


Eddyt mengangguk.


Pengurus Utama melihat Eddyt dan tiba-tiba mencibir : “Kalau begitu maka kami akan menunggunya, apa kamu memanggil Aron untuk menghalangi kami? Nanti setelah Aron tiba, saya akan menunjukkan padamu betapa naif dan konyol pemikiranmu itu, walaupun kekuatan Aron tidak lemah, tapi kalau berhadapan dengan kami berlima, dia tidak akan punya kekuatan untuk melawan.”

__ADS_1


Pengurus Utama tidak takut pada Aron sama sekali, meskipun Aron memiliki kemampuan untuk membunuh Picak, dan bisa memaksa ulat bonekanya keluar dan membunuh ulat bonekanya, tapi di mata Pengurus Utama, itu tidak ada apa-apanya.


Meskipun kekuatan bertarung sendirian mereka tidak terlalu tinggi tapi hal yang paling menakutkan tentang mereka adalah kalau mereka bekerja sama, mereka sudah mengasah kemampuan ini lebih dari sepuluh tahun dan kelimanya sudah memiliki koneksi satu sama lain seolah-olah mereka adalah satu orang.


Melihat tatapan percaya diri dari Pengurus Utama,Eddyt tiba-tiba merasa sedikit bingung, dia tidak tahu keputusannya memanggil Aron kemari itu benar atau salah, kalau Aron benar-benar tidak bisa melawan mereka berlima, maka bukankah dirinya akan menjadi asisten pembunuh?


Tepat saat Eddyt sedang kebingungan, dan memikirkan apakah dia harus menelpon Aron lagi atau tidak, Aron sudah tiba.


“Ketua Detasemen Eddyt……”


Eddyt yang melihat Aron bergegas menyambutnya : “Tuan Aron, kamu harus hati-hati, lima orang dari Desa Poison ini sangat sulit dihadapi, saat kamu melihat sesuatu yang tidak beres kamu harus lari, jangan pedulikan kami, mereka tidak akan berani membunuh kami, tapi mereka bisa membunuhmu, saya rasa Keluarga Bara sudah membantu mereka….”


Eddyt memperingatkan Poison, dan berharap kalau Aron tidak bisa menang maka kabur saja, jangan mengantar nyawa begitu saja!


Aron melirik lima orang dari Desa Poison itu sekilas dan tersenyum pada Eddyt : “Tidak masalah, saya akan memperhatikannya, hanya saja saya akan mengatakannya dulu, kalau mereka berani mencoba membunuhku dan saya membunuh mereka, apakah itu akan membuat masalah untuk Ketua Detasemen Eddyt?”

__ADS_1


“Tidak, saya akan meminta seseorang untuk merekamnya, kalau mereka benar-benar mencoba membunuh Tuan Aron, dan Tuan Aron membunuh mereka itu adalah bentuk perlindungan diri, kalau orang-orang di Desa Poison tidak setuju maka saya akan menunjukkannya kepada mereka, namun saat kalian bertarung, saya sepertinya tidak bisa membantu apa-apa…..”


Eddyt tahu kalau benar-benar bertarung hidup dan mati, maka identitasnya ini tidak cocok untuk ikut campur, bahkan kalau dia benar-benar ikut campur dengan kekuatannya ini, juga tidak akan berguna.


“Saya sendiri sudah bisa!” Aron berkata dengan sangat percaya diri, setelah pengolahan tubuh, Aron belum pernah bertarung, saat ini dia sangat ingin tahu seberapa jauh batasan yang sudah dicapai oleh tubuhnya.


​“Ketua Detasemen Eddyt, kamu cepat juga dalam mencari orang, baru setengah hari saja kamu sudah bisa menemukan orang-orang ini…”


Aron berkata dan menatap Eddyt dengan kagum.


“Setengah hari?” Eddyt tercengang : “Tuan Aron, ini sudah hari ketiga, saya sudah mengerahkan semua tenagaku untuk menemukan orang-orang ini, dan kalau saya tidak menemukan mereka malam ini, besok kamu sudah akan pergi dan saya tidak tahu harus bagaimana lagi!”


“Huh………..”


Aron kehilangan kata-kata, dia tidak tahu waktu yang berlalu saat dia sedang melakukan pengolahan tubuh, saat membuka mata langit masih gelap dan dia mengira hanya beberapa jam yang berlalu, tidak disangka sudah tiga hari, dan dia sudah melakukan pengolahan tubuh selama tiga hari penuh…..

__ADS_1



__ADS_2