Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Kemampuan tidak berguna lagi


__ADS_3

Devin menoleh dan melihat Aron yang membantai di sepanjang perjalanan, seluruh murid keluarga Tanu tampaknya sudah dibantai habis, dia tiba-tiba berhenti dan berteriak : “Semua murid Keluarga Tanu, dengarkan perintah, tidak ada yang boleh kabur lagi, semuanya tetaplah bersamaku dan bunuh Aron ini…”


Devin berteriak marah dan membuat banyak murid Keluarga Tanu yang menghentikan langkah mereka, terutama para tetua yang sudah mencapai ranah Great Grand Master, semuanya berkumpul di sekeliling Devin.


Terlihat Pedang Naga di tangan Aron mengayun dengan kekuatan penuh, bagaikan badai yang langsung menebas mati murid-murid Keluarga Tanu.


Tubuh Aron diselimuti oleh cahaya keemasan dan sisik-sisik yang terlihat seperti baju besi.


Kakinya menginjak mayat-mayat itu dan dalam sekejap Aron sudah tiba di hadapan Devin bagaikan dewa kematian.


Melihat Aron yang seperti itu, raut wajah Devin berubah menjadi sangat jelek.


Bahkan dengan beberapa Great Grand Master yang melindungi di sekelilingnya, hati Devin masih merasa ketakutan.


Tapi saat ini dia tidak bisa kabur lagi, hanya bisa bertarung sampai mati!


Setelah menarik nafas dalam-dalam, dan menahan rasa takut di dalam hatinya, Devin berkata dengan dingin : “Aron, kamu membunuh putraku, membantai murid Keluarga Tanu, hari ini saya akan bertarung sampai mati denganmu…”


Raut wajah Aron menjadi dingin dan berkata dengan perlahan : “Kamu tidak pantas bertarung sampai mati denganku, satu tebasan pedangku sudah cukup untuk membunuhmu…”


Saat berbicara, tubuh Aron kembali meledakkan auranya dan kekuatan spiritual yang tidak ada habisnya seketika menghembus bagaikan badai, merasakan aura dari tubuh Aron, Devin dan murid Keluarga Tanu yang lainnya merasa terguncang.


“Aron, sebenarnya kita bisa membicarakannya…”

__ADS_1


Devin melihat aura tubuh Aron yang begitu menakutkan mencoba untuk berkompromi.


“Persetan denganmu…”


Aron mengumpat dengan marah dan mengayunkan pedangnya.


Devin merasakan energi pedang yang menakutkan dan tidak berani melawan, dia segera menghindar ke samping.


Tapi walau Devin sudah berusaha sekuat tenaga untuk menghindar, energi pedang yang begitu besar tetap menebas tubuh Devin dan membuat luka-luka sayatan, darah segar bercucuran.


Melihat luka-luka di tubuhnya, Devin mengernyitkan keningnya.


“Aron, kamu…kamu sebenarnya sudah mencapai kekuatan seperti apa? Kenapa kekuatan pedangmu begitu besar?”


​Tapi Aron jelas-jelas hanya terlihat seperti Great Grand Master yang baru menerobos ranah, kenapa dia bisa meledakkan kekuatan yang begitu luar biasa?


Devin juga bukannya tidak pernah bertemu dengan pembunuh seperti ini, banyak ahli bela diri jenius pernah menantang lawan yang memiliki kekuatan satu dua tingkat di atas dirinya, tapi orang-orang seperti Aron yang dapat menerobos sebuah ranah besar seperti ini benar-benar sangat jarang, Devin sama sekali tidak pernah melihatnya.


“Kamu tidak perlu tahu tentang kekuatanku, kamu hanya perlu tahu kamu akan segera bertemu lagi dengan putramu!”


Aron berkata dengan raut wajah sedingin es.


“Hm, kamu tidak perlu sesombong itu, kamu kira saya hanya memiliki kekuatan seperti ini?”

__ADS_1


Devin mendengus dingin.


“Kalau kamu punya kemampuan, gunakan saja!”


Aron menatap Devin dengan dingin, sepasang matanya itu seperti menatap seseorang yang akan segera mati.


Melihat tatapan Aron, Devin tahu dirinya sudah tidak memiliki jalan untuk mundur, sosoknya mundur dan dia berteriak dengan keras : “Formasi…”


Mendengar perintah Devin, empat Great Grand Master Keluarga Tantra langsung mengeluarkan pedang pendek dan menancapkannya dengan keras di tanah, diikuti oleh empat sinar yang keluar dari pedang pendek itu!


Dengan empat cahaya itu, sebuah energi yang agung menyebar dengan cepat.


Tekanan yang menakutkan, mengandung niat membunuh yang tidak berakhir, segera sebuah formasi sihir yang besar terbentuk dan menyelimuti Aron serta Devin.


Aron menatap formasi sihir itu terbentuk dan menyeringai.


Saat terakhir kali Devin bertarung dengannya, dia menggunakan formasi ini, dan sekarang dia menggunakan cara yang sama lagi.


“Apakah kamu tidak punya kemampuan baru untuk ditawarkan? Terakhir kali, formasi sihirmu ini tidak bisa menahanku, kali ini juga tidak akan berguna untuk melawanku!”


Aron berkata dan mencibir Devin.


__ADS_1


__ADS_2