Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Berniat menumpas Orang-orang lembah Ilusi


__ADS_3

​“Kalau begitu terima kasih banyak Ketua Detasemen Eddyt, kalau ada waktu ke Kota Dama saya pasti akan mencari Ketua Detasemen Eddyt untuk minum!” Aron tersenyum ringan!


“Hahaha, tidak masalah, saya akan menunggumu kapan saja!”


Eddyt tertawa lalu saat dia hendak pergi, dia tiba-tiba teringat sesuatu dan berkata pada Aron : “Saya dengar Tuan Aron berurusan dengan Lembah Ilusi dari barat daya ya?”


“Iya, saya membunuh beberapa orang dari Lembah Ilusi!” Aron mengangguk.


“Pantas dibunuh, Lembah Ilusi ini semakin lama semakin keterlaluan, saya sudah mengutus orang untuk menyelidiki Lembah Ilusi beberapa hari ini, dan orang-orang ini telah menjangkau orang-orang biasa, sekarang di wilayah Barat Daya, sudah banyak laporan tentang gadis hilang, dan anggota Detasemen Perlindungan Hukum di Barat Daya juga banyak yang dibunuh tanpa alasan yang jelas, saya curiga kalau ini adalah perbuatan Lembah Ilusi, benar-benar keterlaluan.”


Eddyt berkata dengan ekspresi marah di wajahnya.


Mendengar perkataan Eddyt, membuat Aron teringat saat dia membunuh Doddy dan Master Aring, dia menemukan banyak gadis yang dikurung di villa Keluarga Rangga, dan ada banyak mayat gadis-gadis yang terkubur di tanah yang berada tidak jauh!


“Saya akan jujur dengan Ketua Detasemen Eddyt, saya berencana pergi ke Barat Daya dan bertemu dengan Lembah Ilusi, kalau bukan karena masalah Roy, sekarang saya mungkin sudah sampai di Barat Daya!” Aron berkata dengan jujur.


Eddyt yang mendengarnya seketika merasa senang : “Kalau begitu kebetulan sekali, setelah saya pulang saya akan mengutus bawahanku agar mereka mencari Tuan Aron di Provinsi Canai, lalu berangkat ke Barat Daya bersama dengan Tuan Aron, kalau ada Tuan Aron yang ikut saya akan merasa tenang!”


“Baik!” Aron mengangguk, lagipula kalau orang-orang dari Detasemen Perlindungan Hukum tidak pergi dia sendiri juga akan pergi, dengan begitu bukankah dia bisa memanfaatkan peluang juga!


Setelah Eddyt dan yang lainnya pergi, Jekson berkata dengan sedikit marah : “Tuan, anda terlalu membiarkan bocah itu, seharusnya memberi pelajaran kepadanya!”


“Sudahlah, kalian berlatihlah!” Aron tersenyum ringan!

__ADS_1


Setelah Jekson dan Lyla pergi, Nuri dan Lina baru bergegas turun dari lantai atas!


“Aron, apa mereka datang untuk menangkapmu?”


Nuri menatap dan bertanya pada Aron dengan sedikit cemas.


Aron menggelengkan kepalanya dan tersenyum ringan : “Bukan, jangan khawatir!”


“Aron, saya yang membunuh Roy, kalau orang dari Detasemen Perlindungan Hukum ingin menangkapmu, saya akan menjelaskan kepada mereka, saya tidak akan membiarkan kamu dijadikan kambing hitam!”


Lina berkata dengan tegas!


“Sudahlah, jangan berpikir sembarangan lagi, saya sudah bilang mereka tidak datang untuk menangkapku, dan Roy itu pantas mati, dibunuh juga tidak masalah!”


“Menikmati apanya? Lina membeli celana motif leopard, apa kamu ingin menikmatinya? Lagipula kamu juga sudah pernah melihatnya, melihat sekali lagi tidak masalah kan!”


Nuri berkata pada Aron dengan ekspresi meledek!


“Nuri, bicara apa kamu!” wajah Lina memerah!


“Uhuk uhuk……” Aron terbatuk-batuk dan menggelengkan kepalanya : “TIdak mau lihat lagi, saya mau mengajari Jekson dan yang lainnya berlatih saja….”


Aron bergegas berlari keluar, hati wanita itu bagaikan jarum di dasar lautan, Aron benar-benar tidak mengerti apa yang dipikirkan oleh para wanita!

__ADS_1


Karena tahu Keluarga Bara tidak akan datang untuk mencari masalah sementara waktu, Aron membawa Nuri dan Lina kembali ke Kota Sanur, untuk berlatih Jekson dan Lyla juga ikut menemani!


Lagipula Kota Sanur adalah rumah Aron, dia tidak bisa terus menetap di Kota taka, Nuri juga harus menemani Joani dan Lila kebetulan bisa menemani Indrawan.


Setelah menetap beberapa hari di Kota Sanur, Serikat Raja Obat yang memiliki bahan obat akan terus mengirimkannya kepada Aron!


Leonard juga memberitahukan kabar baik, tambang baru sudah digali sedalam sepuluh meter dan sudah menemukan batu-batu yang diinginkan oleh Aron, namun jumlahnya masih sangat sedikit, dan setelah terkumpul banyak Leonard akan mengirim mobil untuk mengantarkannya pada Aron!


Jekson dan Lyla dibimbing oleh Aron, dan kekuatan mereka meningkat pesat, ditambah lagi dengan bantuan Pil obat, sekarang Lyla sepertinya sudah tidak memiliki saingan di seluruh Provinsi Canai!


“Tuan Aron, anda berada di mana?”


Hari ini, Aron yang sedang mendengarkan musik di villa Perumahan Bumi Sejuk mendapatkan telepon dari Mars!


“Saya sudah kembali ke Kota Sanur!” kata Aron.


“Orang dari Detasemen Perlindungan Hukum Kota Dama sudah datang, dan katanya ingin pergi ke Barat Daya bersama dengan Tuan Aron.”


Mars bertanya.


“Benar, bawalah mereka ke Kota Sanur, kita berangkat bersama!” Setelah berkata Aron menutup panggilannya!


Segera, Mars membawa belasan orang ke area Perumahan Bumi sejuk, dan memarkirkan mobilnya di depan villa Aron!

__ADS_1


__ADS_2