Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Di atas kebahagiaan di selimuti kesedihan Intan


__ADS_3

Tidak lama setelah Aron dan yang lainnya pergi, Teflon membawa sekelompok besar bawahan Keluarga King untuk mengepung penginapan tempat Aron menginap, hanya saja sayang sekali Aron sudah pergi sejak tadi dan Teflon terlambat selangkah!


Aron pergi dan melakukan perjalanan siang malam menuju Lembah Pengobatan, jika ingin mencari tempat untuk bersembunyi maka pilihannya hanya ada Lembah Pengobatan, sebagai Penguasa Lembah Pengobatan sudah sepantasnya dia menetap di Lembah Pengobatan…


Saat Aron tiba di Lembah Pengobatan, Alfat yang melihat Aron kembali dengan sedikit tergesa-gesa tidak banyak bertanya, Aron langsung meminta Alfat untuk menyiapkan tempat yang tenang untuk dirinya sendiri dan dia duduk bersila lalu memulai kultivasi!


Sekarang Aron sudah mencapai Tahap Inedia, tidak akan ada masalah jika dia tidak makan atau minum, dan dengan adanya Kristal Naga, Aron tidak akan berhenti berkultivasi karena kekurangan energi spiritual!


Merasakan energi spiritual yang memancar dari Kristal Naga mengalir dalam Dantiannya, dan Aron memasuki keadaan yang kacau balau.



Kota Dama, Kediaman Keluarga King!


Sebagai kepala keluarga, Naveen duduk di kursi utama, Teflon sedang berlutut di hadapan Naveen, menundukkan kepalanya seolah sedang dihukum.


“Kepala keluarga, Khu Tang dari Lembah Tanpa Bayangan menutup mulutnya dengan erat, dia bahkan tidak mau mengatakan kemana perginya Aron…”

__ADS_1


Teflon berkata dengan suara rendah.


Tidak menemukan Aron, Teflon membawa bawahan Keluarga King pergi ke Lembah Tanpa Bayangan untuk mencari, karena saat itu Aron dibawa pergi oleh Khu, tapi kini Khu juga tidak mengetahui keberadaan Aron.


“Khu pasti tahu kalau Aron sudah menelan Kristal Naga, kenapa dia melepaskannya begitu saja? Ini sedikit aneh…”


Naveen menyipitkan matanya dan merasa ada yang tidak beres.


“Kepala keluarga, Khu memang membiarkan Aron pergi, tapi menurut Khu, Aron adalah teman putranya, Tommy, jadi Tommy memohon agar dia melepaskannya…”


Teflon menjelaskan.


Naveen terkejut saat mengetahui kalau putra dari adik perempuannya masih hidup, karena dia sudah mengurung adik perempuannya selama dua puluh tahun lebih, dia ingin mendapatkan informasi dari mulut adiknya sendiri tapi sayangnya adik perempuannya membungkam mulut dan tidak mengatakan apapun selama dua puluh tahun lebih.


Sekarang mengetahui keponakannya masih hidup, mungkin ini adalah terobosan, di dunia ini ibu mana yang akan melihat putranya mati begitu saja di hadapannya tanpa melakukan apapun?


Naveen ingin memulai dengan Aron, kalau Aron benar-benar adalah keponakannya, maka dia akan menggunakan nyawa Aron untuk mengancam adik perempuannya sendiri.

__ADS_1


Teflon menerima perintah itu dan segera pergi, sedangkan Naveen bangkit berdiri dan berjalan ke penjara bawah tanah yang ada di halaman belakang kediaman Keluarga King.


Saat ini di dalam penjara bawah tanah, seorang wanita berusia empat puluh tahunan sedang dikurung di dalam, meskipun kondisi di dalam penjara ini sangat keras tapi senyuman masih terlihat di wajah wanita itu.


Wanita itu adalah ibu kandung Aron, Intan King, dan juga adik perempuan dari Naveen.


“Nona, saatnya makan…”


Saat itu, seorang pelayan datang membawakan makanan yang sudah ditata rapi di atas meja!


Pelayan itu melihat sekeliling lalu berkata dengan suara berbisik-bisik kepada Intan : “Nona, Danu sudah diam-diam mengirim pesan yang mengatakan kalau Tuan Muda sudah mendapatkan Kristal Naga dan kekuatannya sudah meningkat drastis, mungkin tidak perlu lama lagi kalian ibu dan anak sudah bisa bertemu…”


Setelah Intan mendengarnya, senyuman di wajahnya menjadi sedikit menegang dan dia tiba-tiba menghela nafasnya : “Saya malah tidak berharap dia pergi mengambil Kristal Naga atau apapun itu, selama dia bisa hidup dengan damai saja sudah cukup, sekarang Keluarga King sudah mengetahui berita tentangnya, mereka tidak akan membiarkannya begitu saja…”


“Nona, kamu jangan terlalu khawatir, dengan adanya Kepala pelayan Liu dan Danu yang melindungi Tuan Muda, dia akan baik-baik saja…”


Pelayan itu menghiburnya.

__ADS_1



__ADS_2