
Dia harus menghindar terlebih dulu, sekarang Aron memiliki Menara Setan dan Lukisan Pegunungan dan Sungai Sembilan Puluh ribu mil, tidak peduli di mana pun, dia bisa berkultivasi.
Asalkan kekuatan Aron meningkat sedikit lagi, maka dia sudah tidak perlu takut pada orang-orang di Kota Dama.
Setelah naik pesawat menuju Kota Sanur, Aron mengirimkan pesan kepada Jekson.
Saat pesawat mendarat di Bandara Kota Sanur, Jekson sudah menunggu untuk menjemput Aron.
Selain Jekson, Kurniawan dan Jhonatan juga ikut bersama, serta beberapa tokoh penting di Kota Sanut lainnya.
Seluruh bandara penuh dengan orang-orang yang menyambut Aron.
Aron turun dari pesawat dan terkejut dengan pemandangan yang menyambutnya.
"Tuan Aron…”
Jekson segera menghampiri dan membungkukkan badannya!
Sudah lebih dari satu bulan mereka tidak bertemu, dan Aron sudah berbulan-bulan tidak pulang ke Kota Sanur.
“Tuan Aron…”
Banyak tokoh-tokoh penting di Kota Sanur menghampiri dan membungkuk pada Aron.
Ruat wajah Aron tampak sedikit jelek, kali ini dia pulang bukan untuk pamer atau apa pun, dia datang untuk bersembunyi, sekarang dengan keramaian ini sepertinya keberadaannya akan segera diketahui.
“Jekson, suruh mereka semua untuk bubar…”
__ADS_1
Aron berjalan dengan cepat menuju mobil lalu berkata pada Jekson.
Jekson melihat Aron yang tidak senang seketika menyuruh anak buahnya untuk membubarkan orang-orang itu.
Kurniawan dan Jhonatan juga ikut masuk ke dalam mobil.
Keduanya menatap Aron dan membuat Aron yang ditatap tidak tahu harus berbuat apa.
Meskipun keduanya tidak berbicara, tapi Aron memahami tatapan mata mereka.
Mereka pasti ingin bertanya mengapa Nuri dan Lina tidak ikut dengannya.
Aron tidak punya pilihan lain selain memberitahu Indrawan dan Jhonatan tentang situasinya saat ini.
Saat mereka mendengar kepulangan Aron kali ini untuk menghindari pengejaran, raut wajah keduanya seketika berubah.
Jhonatan juga bukan seorang ahli bela diri, jadi dia tidak tahu apa yang sudah dilakukan Aron di Kota Dama.
“Paman Jhonatan, ada beberapa hal yang terpaksa harus saya lakukan…”
Aron juga tidak ingin masalah menjadi seperti ini, namun ibu kandungnya sendiri masih berada di Keluarga King, Nuri juga diculik oleh Aliansi Seni Bela Diri, apa yang bisa dilakukan oleh Aron?
“Sudahlah, kita bicarakan lagi setelah tiba di rumah!”
Kurniawan berkata lalu meminta Jekson untuk segera mengemudi.
Sekelompok orang itu pergi ke kediaman Kurniawan, saat masuk ke dalam rumah, Aron melihat barang-barang antik yang memenuhi rumah itu, menunjukkan Kurniawan sangat menyukai barang-barang antik!
__ADS_1
“Vision terbilang lumayan baik, dalam beberapa waktu ini dia tidak jarang mengirimkan barang-barang antik ke sini, Aron coba lihat apakah ada yang kamu sukai atau berguna?”
Kurniawan menunjuk pada barang-barang antik yang memenuhi rumah.
Aron melirik sekilas lalu menggelengkan kepalanya, kekuatannya saat ini terlalu kuat untuk mengandalkan energi spiritual yang lemah dari barang-barang antik ini untuk berkultivasi.
“Aron, sepertinya kepulanganmu ke Kota Sanur kali ini, kamu tidak akan bisa menyembunyikan diri lebih dari beberapa hari, bukan? Orang-orang itu pasti bisa menebak kamu berada di sini…”
Jhonatan bertanya dengan khawatir.
“Saya hanya akan tinggal dua hari saja, setelah memikirkan tempat yang tepat saya akan segera pergi!”
Aron juga tahu, menetap di Kota Sanur bukanlah solusi jangka panjang!
Orang-orang dari Kota Dama pasti akan mencari sampai ke sini, terlebih lagi komunitas bela diri Provinsi Canna kalau sampai tahu dia kembali, maka mereka juga akan mengincarnya.
Bagaimanapun, Kristal Naga yang ada di dalam tubuhnya terlalu menggoda dan membuat orang-orang tidak ingin melewatkannya.
“Tuan Aron, saya rasa kamu bisa pergi ke Kota Lamar untuk mencari Vision itu!”
Saat ini, Jekson angkat bicara.
“Mencari dia?” Aron menatap Jekson dengan heran : “Walau saya pergi ke Kota Lamar, dengan kekuatan keluarga dan klan bela diri di Kota Dama, juga akan segera terbongkar.”
“Tuan Aron, saya tidak memintamu untuk menetap di Kota Lamar, bukankan Vision sering melaut, kamu bisa membawa sebuah kapal besar lalu menyiapkan perbekalanmu dan tinggal di laut untuk sementara waktu, dengan begitu tidak akan ada yang bisa menemukanmu!”
Jekson menjelaskan.
__ADS_1