
Melihat Aron meraih manik itu, kura-kura besar itu segera menggerakkan kakinya dengan liar, seolah memohon pada Aron untuk melepaskannya.
Aron menatap manik di tangannya dan melepaskan kura-kura besar itu: “Karena kamu memberiku hadiah, maka saya akan mengampunimu kali ini...”
Melihat Aron melepaskannya, kura-kura itu mengangguk sebagai tanda berterima kasih pada Aron, tapi saat Aron terus menyelam ke bawah, kura-kura besar itu menghentikan Aron dengan panik.
Aron tidak mengerti kenapa kura-kura itu menghalangi dirinya?
Tepat saat Aron kebingungan, raungan tiba-tiba terdengar dari dasar mata air, disusul dengan gelombang kejut yang sangat besar dan langsung membuat sepasang telinga Aron mati rasa, dia hampir saja pingsan.
Sedangkan kura-kura besar itu segera berenang menjauh dengan panik setelah mendengar raungan itu, dia berenang menuju permukaan air dengan cepat.
Aron menggelengkan kepalanya untuk menyadarkan dirinya, dan Aron sedikit ragu saat melihat mata air yang kedalamannya tidak terlihat itu.
Raungan yang terdengar dari bawah itu sangat kuat, Aron tidak tahu bahaya apa yang ada di bawah sana, tapi rasa penasarannya yang kuat membuat Aron tidak mau menyerah begitu saja, jadi dia memberanikan diri dan menyelam ke bawah.
Saat Aron menyelam lebih dalam lagi, ruang di bawah menjadi semakin luas, dan cahaya menyinari kedalaman air dengan jelas.
“Apa itu?”
Tiba-tiba Aron melihat sebuah pedang yang memancarkan cahaya biru muda tertancap di atas batu besar di dasar lubang mata air, dan energi spiritual di dalam air yang begitu kaya ternyata dipancarkan dari pedang ini.
__ADS_1
Pedang pusaka, ini pasti pedang pusaka...
Aron sangat gembira, kebetulan sekarang dia membutuhkan senjata, dan saat melihat pedang itu Aron merasa sangat menyukainya.
Aron berenang ke arah pedang itu dengan cepat, dan saat dia hanya berjarak belasan meter dari pedang itu, dia menemukan dua kata yang terukir di atas pedang itu, Pedang Naga...
“Pedang Naga?” Aron tercengang: “Lantas pedang ini bisa membunuh Naga?”
Aron sedikit tidak percaya, di masyarakat zaman sekarang, Naga sudah menjadi legenda sejak lama, dan legenda juga mengatakan kalau naga itu sangat kuat dan bisa menyemburkan air serta memuntahkan api, apakah mungkin pedang ini bisa membunuh seekor naga?
Namun tidak peduli apakah pedang itu bisa membunuh naga atau tidak, pedang ini jelas bukan pedang biasa, Aron sudah langsung jatuh cinta pada pandangan pertama.
Segera setelah itu, dasar air berguling sejenak, dan sesosok manusia yang terbentuk dari kondensasi tetesan air perlahan-lahan terlihat.
Orang ini sedang memegang pisau di tangannya, tidak terlihat jelas di dasar air, Aron hanya bisa melihat sosok seseorang dengan samar.
“Barangsiapa yang menyentuh Pedang Naga, akan dibunuh tanpa ampun...”
Disusul dengan suara serak seorang lelaki tua, sosok manusia yang tidak terlihat jelas itu tiba-tiba mengayunkan pisaunya dengan ganas.
Sebuah bilah air terbentuk dan mengarah ke arah Aron dari dasar air.
__ADS_1
Aron kaget dan segera mengelak ke samping.
Bam bam bam...
Terdengar suara yang memekakkan telinga, diikuti dengan sebuah lubang besar yang terbentuk di dasar air bagaikan dihantam oleh meriam.
Perlu diingat saat ini sedang berada di dasar air, adanya perlawanan di dalam air, tapi pisau itu masih memiliki kekuatan yang begitu besar, ini menunjukkan betapa kuatnya monster air yang terbentuk dari kondensasi tetesan air itu.
“Hm, hanya sebuah kesadaran spiritual juga berani menghalangiku…”
Tubuh Aron mengeluarkan cahaya keemasan yang samar-samar, disusul dengan teriakan marahnya, dia melayangkan sebuah tinju pada monster air itu.
Bam……
Suara keras terdengar, dan monster air itu hancur berkeping-keping setelah dihantam oleh pukulan Aron, dan berubah menjadi tetesan air yang tidak terhitung jumlahnya, dan bercampur dengan mata air.
“Rentan sekali...” Aron mendengus dingin.
Tapi segera, sosok monster air itu kembali terbentuk di belakang tubuh Aron, dan mengayunkan pisaunya ke arah bahu Aron.
Tubuh Aron seolah terbentur dengan keras, dan dia jatuh ke dasar mata air dalam sekejap, lumpur dan pasir yang ada di dasar juga seketika berhamburan, dan membuat mata air yang jernih menjadi keruh.
__ADS_1