
Sebenarnya di dalam hatinya, dia tidak keberatan menambahkan Lina di antara dia dan Aron, karena dia dan Lina adalah teman baik, dan pada saatnya kalau mereka bertiga benar-benar bersama, dia juga akan memiliki seorang pendamping.
Meski Nuri menerima Lina tidak berarti dia menerima wanita lain, jika itu berganti menjadi Elen bersaudara, Nuri pasti akan keberatan.
Suasana menjadi canggung untuk beberapa saat, dan pada saat ini Neli tiba-tiba berteriak, kedua tangannya menekan kepalanya dengan erat, dan ekspresinya tampak kesakitan.
“Kakak...kakak... ada apa denganmu?”
Elen yang melihatnya bergegas memapah Neli dan bertanya padanya.
“Ayah angkat sedang memanggilku, saya mau menghubungi ayah angkat...”
Neli mengernyitkan keningnya dan berkata dengan ekspresi bingung.
Dalam situasi seperti ini, dia tidak tahu bagaimana dia harus melapor kepada Raja Poison, jika dia melaporkan hal yang sebenarnya, dengan temperamen Raja Poison maka dia pasti akan mati dengan tragis.
Tapi jika dia membohongi Raja Poison, tidak perlu lama Raja Poison pasti akan mengetahuinya karena sekarang dia tidak mempunyai kemampuan untuk membawa Aron kembali.
“Kakak, bagaimana kalau kamu jangan kembali ke Desa Poison lagi, terlepas dari apakah ayah dan ibu dibunuh oleh Desa Poison, bisa dibahas setelah kita memeriksa lebih lanjut...”
__ADS_1
Elen tidak ingin membiarkan Helen kembali ke Desa Poison, kalau ayah dan ibunya benar-benar dibunuh oleh orang dari Desa Poison, maka Neli menganggap musuh sebagai ayah.
“Tidak bisa, kalau saya tidak bergegas kembali maka ayah angkat akan mengaktifkan kelabang dan membuat saya merasa sangat tidak nyaman, dan setelah beberapa saat, jika kelabang itu mati maka saya juga akan mati...”
Neli menggelengkan kepalanya, ada begitu banyak orang di Desa Poison yang pada dasarnya dikendalikan oleh Raja Poison dengan cara ini.
“Tidak masalah, Paman Danu bisa membantumu memaksa kelabang itu untuk keluar, Paman Danu adalah seorang kultivator yang sangat hebat...”
Elen terus membujuk Neli.
Neli masih menggelengkan kepalanya: “Ayah angkat sudah membesarkanku selama beberapa tahun ini, saya tidak boleh meninggalkan dia begitu saja...”
“Kakak, kalau ayah dan ibu benar-benar dibunuh oleh orang dari Desa Poison, bagaimana denganmu? Lantas kamu mau menganggap musuh sebagai ayah? Lalu, Raja Poison juga memintamu untuk menangkap Aron, sekarang kamu tidak bisa membawa Aron kembali, hukuman apa yang akan kamu terima?”
Neli terdiam sejenak lalu berkata dengan ringan: “Mengenai ayah dan ibu, saya akan menanyakannya pada ayah angkat langsung, dan mengenai saya tidak bisa membawa Aron kembali, Ayah angkat sudah membesarkanku selama bertahun-tahun, saya percaya dia tidak akan melakukan apapun padaku.”
Neli masih bersikukuh untuk kembali ke Desa Poison, karena dirinya sudah tumbuh besar di Desa Poison.
“Salomo tidak akan berbohong, karena dia mengatakan ayah dan ibumu terkena racun lebah Desa Poison, maka itu sudah dapat dipastikan, kalau kamu kembali untuk bertanya seperti ini akan sangat berbahaya...”
Danu berkata pada Neli.
__ADS_1
“Saya harus kembali dan bertanya dengan jelas walaupun berbahaya...”
Neli tampaknya sudah membuat keputusan!
“Saya akan kembali bersamamu...” Aron tiba-tiba berdiri dan membuka mulut.
“Aron, kamu gila ya, apakah kamu mencari jalan kematianmu sendiri?”
Nuri yang mendengar Aron akan kembali bersama dengan Neli ke Desa Ikigaru seketika menjadi panik.
“Karena Raja Poison ingin berurusan denganku, maka walau saya bisa lolos kali ini, pasti ada lain kali, bukankah lebih baik saya langsung pergi ke Desa Poison untuk menemuinya, kekuatan Raja Poison itu juga tidak lebih kuat dari Dika, Dika saja sudah saya bunuh, hanya Raja Poison saja untuk apa ditakuti...”
Aron berkata dengan acuh tak acuh.
Neli menatap Aron dengan tatapan kosong, dia tidak menyangka Aron akan mengambil inisiatif dan ikut bersamanya kembali ke Desa Poison.
“Kamu jangan meremehkan kekuatan ayah angkat, meskipun dia hanya memiliki kekuatan setara dengan seorang master, tapi dia ahli dalam menggunakan racun, dan...dan...”
Neli ragu-ragu sejenak dan tidak melanjutkan perkataannya, sepertinya masih ada rahasia di tangan Raja Poison dan Neli tidak berani mengungkapkannya.
“Saya kebal terhadap semua racun, tidak ada yang perlu ditakuti, kamu bawa saja saya bersamamu...”
__ADS_1
Masih ada satu alasan penting mengapa Aron meminta Neli untuk membawanya ke Desa Poison, karena semua hewan beracun yang ada di Desa Poison itu merupakan sumber daya kultivasi yang sangat baik untuk Aron.