
Aron, kamu benar-benar tidak tahu malu, kamu meminta Paman Danu meramu pil obat untukmu tapi kamu malah diam-diam menyerap energi spiritualnya….”
Elen menendang pantat Aron dengan keras.
Aron tersadar dan kaget, lalu bergegas menghentikan Seni Konsentrasi Jiwanya dan menatap Danu dengan canggung.
Aron sebenarnya tidak bermaksud apa-apa, hanya saja secara tidak sadar Seni Konsentrasi jiwanya mulai bekerja.
Hanya saja Danu tidak mengatakan apapun, dia juga tidak berhenti, dan setelah beberapa saat, Danu menarik kembali kekuatan spiritualnya dan pada saat itu tiga pil hitam terjatuh dari udara ke atas lantai.
Meskipun pil itu tampak hitam, tapi dia memancarkan cahaya yang redup, pada saat ini walau lampu di ruangan dimatikan, pil itu akan menyala dengan sangat terang.
Dani mengibaskan tangannya dan tiga Pil Xisui itu langsung berpindah ke tangan Danu, dan Danu memberikan pil itu kepada Aron : “Ini tiga butir Pil Xisui, untuk tubuh orang biasa satu butir saja sudah cukup, bisa memasuki dunia kultivasi abadi atau tidak itu tergantung dengan bakat dan keberuntungannya, kamu tidak boleh memberi terlalu banyak kepada pacarmu, tubuh orang biasa tidak akan tahan….”
__ADS_1
Aron memegang Pil Xisui itu dan sedikit tidak percaya, ini adalah pil obat biasa yang dikatakan oleh Danu, di mata Aron ini ratusan kali lebih kuat dibandingkan dengan Pil Peremajaan Ekstra yang dia ramu, apalagi Pil Peremajaan.
Aron selalu mengira bahwa dirinya sangat ahli dalam alkimia, namun saat melihat Danu melakukan alkimia dia baru menyadari kalau dirinya bahkan mungkin belum mencapai level awal.
Melihat Aron seperti itu, Danu tahu apa yang sedang dia pikirkan lalu menepuk bahu Aron dengan pelan : “Tidak semua kultivator mahir dalam alkimia, saya juga hanya mempelajari beberapa, dan….Liu Khang yang membawamu ke jalan kultivasi juga tidak belajar alkimia, jadi saya hanya mengajarimu beberapa teknik alkimia yang paling dasar, dan yang lainnya kamu tidak mengerti juga tidak masalah, di dalam dunia kultivasi ada alkemis khusus dan mereka benar-benar mahir dalam alkimia, kamu bisa belajar dari mereka dan bisa mempelajari teknik alkimia yang tingkat tinggi.”
Saat mendengar ucapan Danu, Aron seketika mengerti : “Apakah alkemis di dunia kultivasi itu mirip dengan ahli obat di dunia seni bela diri?”
Danu berkata pada Aron, dan Aron seperti seorang siswa sekolah dasar yang mendengarkan dengan cermat, dia selalu ingin tahu tapi tidak ada orang yang memberitahukan kepadanya, sekarang akhirnya ada orang yang membukakan jendela pengetahuan tentang dunia kultivasi kepadanya.
“Kenapa saya malah tanpa sadar memberitahumu sebanyak ini, besok kamu harus bertarung dengan baik, dan perlahan-lahan kamu akan mengetahuinya….”
Danu kembali menepuk pundak Aron dan berbalik lalu pergi.
__ADS_1
“Paman Danu, barusan kenapa Aron bisa menyerap energi spiritual yang terpancar dari dalam tubuhmu tadi?”
Pada saat ini, Elen bertanya dengan sangat bingung.
Dalam pemahamannya, tidak peduli apapun metodenya, itu hanya akan menyerap energi spiritual yang ada di alam, untuk membantu kultivasi, dan dia belum pernah melihat orang yang dapat menyerap energi spiritual dari tubuh orang lain.
Perlu diketahui kalau energi spiritual yang dipancarkan dari tubuh orang lain diubah sesuai dengan keahlian mereka sendiri, dan disimpan di dalam Dantian, itu berbeda dengan energi spiritual yang ada di alam yang dapat diserap oleh semua kultivator.
Perkataan Elen membuat Aron kembali canggung tapi dia juga bertanya dengan penasaran : “Lantas kalian tidak bisa?”
Aron belum pernah bertemu dengan kultivator sebelumnya, jadi dia tidak tahu bagaimana cara orang lain berkultivasi, apakah sama dengannya, juga bisa menyerap hal lain selain energi spiritual.”
__ADS_1