
“Jangan bicara lagi, saya sudah pernah mendengar kalau Tuan Aron yang diundang ini sudah pernah membunuh dua Great Grand Master seorang diri!”
“Hal seperti itu juga kamu percayai, kenapa saya tidak pernah dengar di Kota Sanur ada ahli seperti ini, dan masih begitu muda!”
Beberapa pasukan Detasemen Perlindungan Hukum diam-diam berdiskusi!
“Tutup mulut kalian semua!” Albert memelototi mereka dan berteriak, membuat mereka kaget dan tidak berani berbicara.
Namun semua kata-kata ini juga sudah sampai di telinga Eddyt.
Mike menatap Eddyt dan mencibir : “Eddyt, apakah kamu sudah dengar, menjadikan seorang bocah sebagai instruktur tidak akan ada yang mau menaatinya, bagaimana kalau kamu memanggilnya kemari, agar saya dan dia bisa bertarung, kalau dia bisa menahan tiga pukulanku, saya akan segera enyah, tapi kalau tidak bisa, maka kamu harus mengusirnya, dan masalah kompetisi saya yang akan berpartisipasi…”
“Mike, kamu juga terlalu sombong, kalau kamu benar-benar bertarung dengan Tuan Aron, jangankan tiga pukulan, dengan satu tangan pun Tuan Aron bisa membunuhmu…”
Eddyt tidak mengatakan apapun tapi Albert sudah tidak tahan lagi dan berteriak keras pada Mike.
Raut wajah Mike menjadi dingin dan menatap Albert dengan tajam : “Nyalimu besar sekali berani berbicara seperti itu padaku?”
Setelah selesai berbicara, sosok Mike langsung bergerak dan menuju ke hadapan Albert.
__ADS_1
Piak!
Sebuah tamparan dilayangkan, Albert langsung terhempas dan menabrak lantai dengan keras.
“Mike…” Eddyt melihat Mike yang tiba-tiba menyerang segera berteriak dengan marah.
“Panggil bocah itu keluar, kami akan mencoba bertarung saya ingin lihat sehebat apa bocah ingusan itu…”
Mike menatap Eddyt dan berkata dengan sangat sombong.
Eddyt memapah Albert dan tidak mengatakan apapun, hanya saja alisnya mengernyit.
Albert melihat Eddyt tidak mengatakan apapun, bergegas berkata : “Ketua Detasemen, saya akan mengundang Tuan Aron kemari, pasti tidak akan membiarkan orang itu menyombongkan diri di Detasemen Perlindungan Hukum…”
Alasan Eddyt enggan membiarkan Dave dan Mike bertarung adalah karena dia takut Dave dan Keluarga Tantra akan berkonflik dan akan membuat Dave semakin sulit berada di Kota Gama.
Albert yang mendengarnya hanya bisa menghentikan langkah kakinya, dia memegang wajahnya sendiri yang memerah dan membengkak lalu menatap Mike dengan kemarahan tapi tidak ada yang bisa dia lakukan.
Dia hanya memiliki kekuatan seorang Grand Master, menghadapi seorang Great Grand Master seperti Mike, dia sama sekali tidak punya cara untuk melawan.
__ADS_1
“Ketua Majelis Eddyt, karena kamu sudah menjadikan saya salah satu bagian dari Detasemen Perlindungan Hukum, maka menghadapi masalah seperti ini tentu saja harus memanggil saya…”
Saat ini, Aron perlahan berjalan menghampiri!
“Tuan Aron…” Saat melihat Aron, Albert seketika menjadi bersemangat.
“Tuan Aron, kamu tidak pergi beristirahat?”
Eddyt berjalan menghampiri dan bertanya dengan penuh hormat.
“Ketua Detasemen Eddyt, saat mencapai kekuatan seperti ini, jangankan perjalanan beberapa jam walau tiga hari tiga malam tidak tidur pun tidak masalah!”
Aron berkata dan tersenyum tipis.
“Kamu adalah instruktur yang diundang oleh Eddyt?” Mike menatap Aron dan bertanya dengan wajah dingin.
“Benar!” Aron mengangguk.
“Melihat usiamu yang baru dua puluh tahunan sudah mencapai kekuatan Grand Master, bisa dibilang luar biasa, tapi walau begitu kamu tidak pantas menjadi instruktur di Detasemen Perlindungan Hukum, saya rasa kultivasi mu juga tidak mudah, enyahlah sekarang, maka saya akan mengampunimu…”
__ADS_1
Mike dapat melihat aura yang ada di tubuh Aron hanyalah aura seorang Grand Master, dan tidak ada yang perlu ditakuti!
“Mengampuniku?” Aron menyeringai : “Entah Roddy itu punya hubungan apa denganmu?”