
Namun Danta tidak mengatakan apa pun, hanya terdiam sejenak sebelum menjabat tangan Robi.
“Robi, apakah Aron sudah kembali ke Kota Dama, apa kamu tahu?”
Arthur menoleh dan bertanya kepada Robi tentang keberadaan Aron
“Aron ada di Kota Dama, hanya saja beberapa hari ini tidak ada tanda-tanda keberadaan Aron, tidak tahu apakah dia sedang bersembunyi!”
Robi menjawab.
“Hm, walau dia bersembunyi di ujung dunia saya juga tetap bisa menemukannya…”
Arthur melihat lengannya yang patah dan berkata dengan ekspresi menyeramkan.
Setelah berkata, Arthur mengibaskan tangannya : “Saya akan mengobrol sebentar dengan Kak Danta, kamu keluarlah, jika ada sesuatu saya akan memanggilmu lagi…”
“Baik…” Robi mengangguk lalu berjalan keluar dari aula utama!
Setelah Robi pergi, Arthur duduk di kursi utama dan berkata pada Danta : “Kak Danta, nanti setelah kamu membunuh Aron, bermainlah beberapa hari di Kota Dama, saya pasti akan menjamu kamu dengan baik…”
Danta tersenyum tipis : “Adik Arthur, saya rasa kamu harus lebih waspada saat ini, sekarang sepertinya kamu akan segera menjadi orang buangan.”
Arthur tercengang : “Kak Danta, apa maksud perkataanmu? Apakah kamu melihat sesuatu?”
“Saya tidak melihat apa pun, hanya memperingatkanmu saja!” Danta menggelengkan kepalanya : “Saya akan beristirahat dulu, kamu utus seseorang untuk mencari tahu di mana keberadaan Aron…”
Arthur melihat Danta yang tidak mau mengatakan apa pun, hanya bisa mengatur kamar untuk Danta lalu memerintahkan seseorang untuk mencari tahu tentang Aron.
__ADS_1
…
Keesokan paginya!
Arthur masih tertidur dan tiba-tiba dibangunkan oleh sebuah suara teriakan keras!
“Tua bangka Arthur, saya tahu kamu sudah kembali ke Kota Dama, segera keluar untuk menerima kematianmu…”
Aron berdiri di depan pintu Aliansi Seni Bela Diri dan berteriak keras.
Teriakannya itu langsung membuat Arthur bergegas bangun dan Danta juga segera bangun dengan tergesa-gesa!
“Aron ini benar-benar sangat mengganggu, berani-beraninya dia datang langsung kemari…”
Arthur berkata sambil menggertakkan giginya.
Danta berkata dengan santai.
Tidak lama kemudian, Danta berjalan keluar dan Arthur mengikuti di belakangnya!
Aron melihat dua orang yang berjalan keluar dari Aliansi Seni Bela Diri, salah satu di antaranya hanya memiliki satu tangan dan itu pasti adalah Arthur, sedangkan seorang pria kekar di samping Arthur pasti adalah Danta!
Sebuah kesadaran spiritual memancar dari tubuh Aron dan langsung menuju ke arah Danta.
Tatapan Danta dilintasi kilat dingin : “Hm, keterampilan kecil…”
Setelah mendengus, cahaya keemasan bersinar di mata Danta dan langsung menembus kesadaran spiritual milik Aron!
__ADS_1
Aron menyipitkan sepasang matanya : “Memang benar-benar seorang kultivator abadi…”
Aron menatap Danta dengan keserakahan dan nafsu di matanya, dia tidak sabar untuk membelah perut Danta dan mengeluarkan Jiwa Barunya!
“Kamu adalah Aron?”
Danta menatap Aron yang ada di depannya dan bertanya dengan suara dingin.
B“Benar, saya adalah tuanmu, Aron, lalu kamu itu apa?”
Meskipun Aron sudah mengetahui Danta, tapi dia berpura-pura tidak tahu dan sengaja memancing emosi Danta.
Ternyata benar saja, Danta langsung marah setelah mendengar perkataan Aron.
“Baiklah, dasar bocah dengan mulut lancang, hari ini saya pasti akan mengambil Kristal Nagamu dan mengorek Jiwa Barumu…”
Tubuh Danta seketika memancarkan aura yang kuat.
Aura ini jelas lebih kuat daripada milik Arthur, dan membawa gelombang kekuatan spiritual yang sangat kuat!
Aron menatap Danta dengan dingin, tidak disangka Danta tidak hanya datang untuk membunuh dirinya tapi juga mengincar Jiwa Baru yang ada di dalam tubuhnya.
Sepertinya sekarang mereka berdua memiliki tujuan yang sama saat ini, yaitu untuk mengambil Jiwa Baru satu sama lain!
Di saat Danta hendak bergerak, Arthur tiba-tiba menghentikannya.
“Kak Danta, jangan menyerang di sini, kalau tidak pihak pemerintahan akan ikut campur.”
__ADS_1
Arthur menghentikan Danta lalu menatap Aron : “Aron, apakah kamu punya keberanian untuk bertarung di pinggir kota?”