
Arthur menatap Robi dengan penuh kekaguman, dia tidak menyangka Robi yang masih muda memiliki kemampuan analisis seperti ini.
“Persilahkan Naveen masuk!”
Arthur juga ingin melihat apakah Naveen memang sesuai dengan yang dikatakan oleh Robi, datang untuk mendiskusikan tindakan balasan dengannya.
Segera, Naveen berjalan masuk dan saat dia melihat Robi, dia mengernyitkan keningnya.
Robi juga menangkap perubahan ekspresi Naveen dan berkata kepada Arthur : “Ketua Aliansi, saya masih ada urusan, saya akan pergi dulu…”
Setelah selesai berbicara, Robi berjalan keluar namun Arthur menghentikannya : “Wakil ketua Aliansi, sekarang kamu adalah bagian dari Aliansi Seni Bela Diri, duduk dan dengarkanlah…”
Setelah selesai berbicara, Arthur berkata pada Naveen : “Kepala Keluarga Keluarga King, ada urusan apa kamu mencariku?”
Melihat penampilan Arthur saat ini, Naveen mencibir di dalam hatinya.
Tadi dia sudah melihat bagaimana Arthur merangkak dan melarikan diri dengan matanya sendiri, tapi sekarang dia malah bersikap berwibawa.
Namun Naveen kali ini datang untuk meminta bantuan Arthur, jadi dia hanya bisa berkata dengan sopan : “Ketua Arthur, kali ini saya datang untuk mendiskusikan masalah Aron dengan Ketua Arthur.”
__ADS_1
“Masalah Aron?” Arthur berpura-pura tidak tahu, dan mengernyitkan keningnya : “Masalah Aron yang apa?”
“Ketua Arthur, kali ini Keluarga King akan menyelenggarakan pelatihan dan Tuan Gino memerintahkan agar Aron juga diikutsertakan dalam pelatihan, kamu juga tahu August putraku memiliki dendam dengan Aron, jika Aron ikut dalam pelatihan kali ini, maka kedua orang itu pasti akan berkelahi.”
“Hingga hari ini, kekuatan Aron sudah menjadi terlalu kuat dan August pasti tidak bisa melawannya, jadi saya ingin berdiskusi dengan Ketua Arthur, pada saatnya kita bekerja sama untuk membunuh Dave bersama-sama di pelatihan.”
“Dengan begitu, kita berdua akan sama-sama diuntungkan, sedangkan jika kita membunuh Aron di area pelatihan maka Tuan Gino sekalipun tidak akan bisa menyalahkan kita.”
Naveen langsung berbicara terus terang kepada Arthur.
Arthur menatap Robi dengan kaget, dia tidak menyangka dugaan Robi ternyata benar.
Arthur menganggukkan kepalanya.
“Ketua Arthur, Aron itu penuh dengan konspirasi, jika mereka adalah beberapa orang junior saya khawatir mereka tidak akan bisa melawan Aron.” Naveen berkata pada Arthur, dia berhenti sejenak lalu melanjutkan : “Lantas, Ketua Arthur tidak ingin turun tangan membunuh Aron? Dia sudah membuatmu kehilangan satu tangan.”
Kemarahan Arthur langsung memuncak saat mendengar hal ini : “Bagaimana mungkin saya tidak mau, saya sangat tidak sabar untuk mencabut semua tulang Aron dengan tanganku sendiri.”
“Hanya saja, pelatihan ini dihadiri oleh para junior dari berbagai keluarga dan klan bela diri, jika saya pergi, sepertinya akan menimbulkan kritik, terlebih lagi jika saya pergi, Aron akan ketakutan dan tidak berani ikut.”
__ADS_1
Naveen tersenyum ringan : “Ketua Arthur, pelatihan ini diselenggarakan oleh Keluarga King, boleh pergi atau tidak bukankah itu hanya memerlukan satu kalimat dari Keluarga King, terlebih lagi saya bisa diam-diam menyembunyikan Ketua Arthur, setelah kapal berlayar pergi, Ketua Arthur baru muncul dan pada saat itu walau Aron mengetahuinya dia juga tidak akan bisa kabur lagi.
Mata Arthur bersinar dan seketika menjadi sedikit bersemangat : “Bagus, ini adalah ide yang bagus, pada saatnya setelah membunuh Aron, kita bisa langsung melemparkannya ke laut, walau dia merupakan kultivator abadi,
saya mau lihat bagaimana dia bisa hidup kembali di dalam lautan…”
Arthur tahu bahwa Aron adalah seorang kultivator abadi dan memiliki kemampuan untuk memulihkan tubuh fisiknya, pada saatnya mereka melemparkan Aron ke tengah lautan, walau Aron memiliki kemampuan regenerasi, juga tidak ada gunanya, Aron hanya akan terkubur di dasar laut!
“Karena Ketua Arthur sudah setuju, maka saya akan mempersiapkannya, dua hari kemudian kita bersiap untuk berangkat…”
Naveen melihat Arthur yang setuju seketika bangkit berdiri dan berpamitan!
Setelah Naveen pergi, suasana hati Arthur menjadi sangat baik : “Hahaha, kali ini Aron tidak akan bisa lolos lagi…”
Robi menatap Arthur yang tertawa terbahak-bahak, menunjukkan.
senyuman di wajahnya, matanya berkilat dengan cahaya yang menyeramkan, tidak ada yang tahu apa yang sedang dipikirkan olehnya.
__ADS_1