
Aron merenung sejenak, dia tahu masalah pembantaiannya terhadap Jet dan Devin akan ditekan oleh Aliansi Seni Bela Diri, mengenai mengapa Aliansi Seni Bela Diri meredam masalah ini pasti untuk mencegah masalah kecil menjadi besar, takut akan terjadi keributan dan rahasia mereka terungkap.
“Mereka ingin membuat masalah besar menjadi kecil, dan masalah kecil tidak dianggap? Saya tidak akan mengikuti keinginan mereka…”
Tatapan mata Aron dipenuhi dengan niat membunuh.
Pada saat ini, Eddyt bergegas menghampiri, melihat Aron sudah sadar dia berkata dengan sangat senang : “Tuan Aron, akhirnya kamu sadar, bagus sekali, saya sudah melaporkan masalah Wiwanto yang mempraktikkan teknik kultivasi jahat kepada Tuan Gino, dan memberitahukan kepada Tuan Gino bahwa di dalam Aliansi Seni Bela Diri sepertinya bukan hanya Wiwanto seorang yang merupakan kultivator iblis!”
“Lalu apa kata Tuan Gino?” tanya Aron.
“Dia…” Eddyt terlihat sedih : “Tuan Gino sepertinya tidak percaya dengan perkataanku!”
“Kalau berganti menjadiku, saya juga tidak akan percaya begitu saja, karena Aliansi Seni Bela Diri memiliki akar yang kuat di Kota Dama, 80% keluarga dan klan di komunitas bela diri tergabung dengan Aliansi Seni Bela Diri, sekarang kita tidak memiliki bukti konkrit, Tuan Gino bagaimana mungkin menyelidiki Aliansi Seni Bela Diri hanya berdasarkan perkataanmu!”
Aron berkata dengan perlahan.
“Lalu…lalu apa yang harus kita lakukan? Lantas harus membiarkan Aliansi Seni Bela Diri merajalela dan tidak melakukan apapun terhadap mereka?”
Eddyt berkata dengan kesal.
“Ingin seseorang menunjukkan sosok aslinya memerlukan banyak hal untuk mengacaukan mereka…”
__ADS_1
Tatapan Aron melihat keluar dengan dalam, dan sebuah pemikiran terlintas di benaknya.
“Tuan Aron, apa yang ingin kamu lakukan? Sekarang kamu sudah hampir melenyapkan seluruh Klan Petir dan Keluarga Tanu, memiliki dendam dengan Aliansi Seni Bela Diri, sekarang hal terpenting yang harus kamu lakukan adalah meninggalkan Kota Dama secepat mungkin dan mencari tempat untuk bersembunyi, setelah kekuatanmu memadai, kamu bisa kembali lagi…”
Eddyt membujuk Aron.
“Tuan Aron, yang dikatakan oleh Ketua Detasemen Eddyt benar, sekarang kamu seharusnya segera meninggalkan Kota Dama, ini sudah menjadi tempat terlarang, tidak tahu berapa banyak orang yang ingin membunuhmu!"
Khu juga membujuk Aron.
Aron tersenyum ringan : “Saya tidak akan kabur, kali ini saya akan melawan Aliansi Seni Bela Diri dengan terbuka, jika saya kabur kali ini maka orang-orang di sisiku akan menderita…”
Aron tahu, jika dirinya kabur maka orang-orang di sekitarnya akan menderita, Lembah Tanpa Bayangan adalah contohnya.
Lembah Tanpa Bayangan adalah cabang dari Kuil Naga Langit miliknya, namun sudah dua kali hampir lenyap karena dirinya, dan Aron tidak dapat menerima hal itu.
Perkataan Aron membuat Eddyt dan Khu terdiam, karena yang dikatakan oleh Aron benar, jika sekarang Aron memilih kabur, maka Lembah Tanpa Bayangan benar-benar akan musnah, dan Keluarga Darminto yang dekat dengan Aron juga akan mengalami penderitaan berat.
“Aron, apa yang akan kamu lakukan setelah ini?” Nuri bertanya pada Aron.
“Ketua Detasemen Eddyt, tolong hubungi wartawan di Kota Dama, saya akan mengumumkan sesuatu…”
__ADS_1
Aron berkata pada Eddyt.
“Tuan Aron, kamu ingin…”
Eddyt hendak bertanya apa yang ingin diumumkan oleh Aron, tapi sebelum menyelesaikan kalimatnya, Aron mengibaskan tangannya untuk menyela.
Melihat Aron tidak mau memberitahu, Eddty juga tidak bertanya lagi lalu mengangguk dan pergi!
“Khu…”
Aron menatap Khu dan memanggilnya dengan namanya saja.
Khu tercengang karena biasanya Aron akan memanggilnya dengan Tuan Khu, dia tidak tahu apa yang terjadi kali ini.
“Tuan Aron…”
Khu bergegas maju dan menundukkan kepalanya dengan hormat!
“Kamu bawalah orang-orang Lembah Tanpa Bayangan yang tersisa dan ajak Nuri dan Lina untuk ikut bersamamu, lalu satukan kekuatan Klan Petir dan Keluarga Tanu di bawah kendalimu, saya akan memberitahukan kepada seluruh komunitas bela diri Kota Dama, Lembah Tanpa Bayangan adalah kekuatanku, dan saya ingin menancapkan akar di komunitas bela diri Kota Dama…”
Mata gelap Aron bersinar dengan cahaya dingin yang tegas, dia tampaknya akan melakukan pergerakan besar di Kota Dama.
__ADS_1