
Sebenarnya, aura siapa ini yang memberinya perasaan seperti ini?
Lion menatap Aron dengan sedikit bingung, karena Aron tidak mengenal empat orang yang ada di depannya, bagaimana mungkin dia bisa merasa familier dengan aura keempat orang itu?
Tiba-tiba, mata Aron yang menyipit seketika membelalak, dan cahaya dingin muncul di matanya.
“Nuri, ini adalah aura Nuri…”
Aron tiba-tiba teringat, aura ini adalah aura Nuri, meskipun sangat lemah tapi Aron masih dapat merasakannya.
Tapi mengapa aura Nuri bisa muncul di tubuh empat pemuda itu?
Lantas???
Aura pembunuh di tubuh Aron seketika meledak dengan menakutkan, jika Nuri dilecehkan oleh empat pemuda di depannya maka masuk akal jika aura Nuri ada pada empat pemuda ini.
Lion yang ada di samping merasakan aura pembunuh yang meledak dari tubuh Aron secara tiba-tiba dan langsung terkejut.
Bahkan Nia yang berada tidak jauh dari sana juga tanpa sadar menoleh ke arah Aron, dia tidak mengerti mengapa Aron meledakkan aura yang begitu menakutkan.
Namun tidak lama kemudian, aura pembunuh di tubuh Aron pun hilang.
Pemikiran tadi hampir saja membuat Aron kehilangan akal sehatnya, hanya saja setelah dipikir-pikir lagi, kemungkinan seperti itu sangat tidak mungkin, bagi Aliansi Seni Bela Diri
Nuri adalah sumber daya yang paling berharga, jadi Aliansi Seni Bela Diri tidak mungkin akan melakukan hal-hal yang menyakiti Nuri.
__ADS_1
“Lantas…”
Aron mengernyitkan keningnya lagi : “Lantas empat pemuda ini mempunyai darah Nuri di dalam tubuh mereka?”
Saat ini Aliansi Seni Bela Diri telah mengetahui bahwa darah Nurk dapat membantu kultivasi, dan meningkatkan kecepatan berkultivasi, mungkin saja empat orang ini berkultivasi dengan mengandalkan darah Yuki, jadi itulah sebabnya tubuh mereka menguarkan aura Nuri.
Pasti seperti itu, pasti…
Aron menoleh melihat ke arah Aliansi Seni Bela Diri, tatapan matanya dipenuhi dengan keinginan membunuh yang sulit disembunyikan!
Sekarang Aliansi Seni Bela Diri mungkin menggunakan darah Nuri untuk membina para ahli, dan memikirkan hal ini membuat hati Aron terasa sangat sedih!
“Sialan…”
“Saudara Aron, sebenarnya ada apa denganmu?”
Lion bertanya dengan bingung.
“Tidak apa-apa…”
Aron menggelengkan kepalanya.
Pada saat ini, Naveen yang berada di atas panggung mulai memberi pengarahan terhadap apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan di pelatihan kali ini, tentu saja mereka harus menandatangani surat bahwa hidup dan mati mereka tidak dijamin dan apabila mereka meninggal di area pelatihan, itu tidak ada hubungannya dengan Keluarga King, Keluarga King juga tidak perlu bertanggungjawab atas hal itu!
Setelah pengarahan selesai, kerumunan itu mulai berangkat, mereka harus naik pesawat terlebih dulu menuju ke Kota Lamar, lalu naik kapal menuju ke Pulau Naga!
__ADS_1
Di atas kapal pesiar, di dalam sebuah ruangan yang mewah, Arthur dengan satu tangannya sedang duduk tenang sambil menyeruput tehnya.
Tidak lama kemudian, pintu ruangan dibuka dan August berjalan masuk, diikuti dengan empat pemuda yang dilatih oleh Aliansi Seni Bela Diri.
Arthur mengangkat kepalanya dan berkata dengan ringan : “Tuan Muda August, silakan duduk…”
August duduk di depan Arthur, dan bertanya pada Arthur : “Ketua Arthur, kapan kita akan menyerang Aron?”
“Tidak tergesa-gesa, sekarang baru berangkat, masih belum terlambat untuk membunuh Aron saat tiba di Pulau Naga nanti…”
Arthur tersenyum dingin : “Kita begitu banyak orang, walau Aron memiliki keterampilan yang luar biasa, dia juga tidak akan bisa pergi hidup-hidup kali ini.”
August yang mendengar ini hanya bisa menahan keinginannya untuk membunuh Aron hingga tiba di Pulau Naga.
Kapal pesiar itu berlayar, dan karena berbagai fasilitas yang ada di dalam kapal pesiar ini kerumunan orang itu tidak merasa bosan
M
Aron dan Lion berada di dalam kamar, karena Aron tidak ingin berurusan dengan para Tuan Muda dari komunitas bela diri Kota Dama, jadi dia terus berada di dalam kamarnya dan berbaring.
Lion juga menemani Aron dan tidak pergi ke mana-mana!
Menjelang malam, tiba-tiba kapal pesiar yang tadinya melaju dengan cepat tiba-tiba menjadi pelan dan bergoyang dua kali.
__ADS_1