
Febri melihat antusias yang tidak terlalu tinggi mulai buka suara lagi!
Kali ini, nafas semua orang menjadi cepat dan mata mereka memerah, walau hanya sebuah kayu busuk, tapi kalau Febri mengatakan akan menyuntikkan mantra feng shui ke dalamnya itu juga menjadi barang tidak ternilai!
Melihat semua orang kembali bersemangat, Oyong dan Febri bertukar pandang dan merasa puas!
“Bos Oyong, barang ini adalah milikmu, cepat buka harga terendahnya!”
Boyca bertanya dengan tidak sabar.
Melihat Boyca begitu mendesak, Aron yang awalnya ingin berdebat dengan Toni menutup mulutnya dan menyeringai, karena semua orang ingin ditipu untuk apa dia peduli!
“Baik, karena semuanya sudah melihat kekuatan dari Pa Kua ini, dan Guru Febri juga sudah mengatakan hal demikian, maka saya akan membuka harga dasarnya, harga terendahnya dimulai dari 100 miliar, dan penambahan harga paling rendah 10 miliar, harga paling tinggi akan mendapatkannya…”
Oyong mengulurkan satu jarinya dan berkata.
“Saya menawar 200 miliar……”
Begitu Oyong selesai bicara, Boyca langsung menggandakan harganya dengan tidak sabar!
Begitu Boyca selesai bicara, langsung ada orang yang menawar lagi!
“Saya menawar 210 miliar….”
__ADS_1
“Saya menawar 250 miliar….”
“Saya menawar 280 miliar…”
“300 miliar!”
Hanya dalam waktu singkat, penawaran sudah meningkat hingga 300 miliar, dan masih terus meningkat, perlu diingat semua orang yang duduk di sini adalah konglomerat di Kota Dama, hanya beberapa ratus miliar tidak ada artinya bagi mereka!
Melihat orang-orang itu terus menawar, Aron menyeringai dan terus duduk bersandar pada kursi, memejamkan matanya dan beristirahat!
Basri melirik Aron dan hatinya merasa sangat gelisah, senjata ajaib seperti ini sangat langka, dan Febri juga mengatakan kalau dia akan menyuntikkan mantra feng shui untuk membuat keluarga semakin makmur dan itu sangat menggoda!
Hanya saja Aron tidak berbicara, jadi Basri tidak berani menawar, dan saat melihat Aron memejamkan matanya, dan mengisi ulang energinya, Basri sangat cemas bagaikan seekor semut yang masuk ke dalam pot!
Saat ini harganya masih terus naik dengan liar, dan wajah orang-orang itu mulai memerah, mereka bersikeras menaikkan harganya dan bahkan menelpon keluarga untuk mengumpulkan uang, sepertinya mereka akan bertarung semaksimal mungkin!
“Saya menawar 3 triliun, hari ini Keluarga Bara bertekad untuk mendapatkannya….”
Boyca seketika menaikkan harganya sebanyak 1 triliun, dia tahu kenaikan harga yang sedikit-sedikit hanya akan membuat orang menggila!
Dan ternyata memang benar, setelah Boyca selesai bicara, suasananya menjadi hening!
Meskipun semua orang ini tidak kekurangan uang, tapi harganya tiba-tiba meningkat 1 triliun, keberanian semacam ini mengagetkan orang-orang!
__ADS_1
Melihat semuanya akhirnya menjadi hening, Oyong menyapu sekeliling dan berkata : “Hadirin, apakah ada yang mau menawar lagi, kalau tidak ada, maka Pa Kua ini akan menjadi milik Bos Boyca!”
Oyong sengaja memperlambat kecepatan bicaranya, dan berharap seseorang tidak bisa menahan diri dan menawar lagi, meskipun 3 triliun sudah melebihi harapannya, tapi siapa yang mengeluh uang terlalu banyak, kalau bisa dijual lebih mahal pasti akan dijual lebih mahal!”
“Hadirin, hari ini Keluarga Bara akan mengingat kebaikan kalian semua, saat kakakku keluar, pasti akan mengundang kalian semua ke perjamuan, saya berharap hadirin dapat mengalah agar Pa Kua ini menjadi milik Keluarga Bara….”
Boyca juga takut akan ada yang menawar lagi, jadi dia segera memberi hormat!
Dan tentu saja Boyca juga menggunakan nama kakaknya, ini juga merupakan sebuah ancaman kecil bagi mereka!
Karena kakaknya Boyca sudah mengurung diri bertahun-tahun, siapa yang tahu kekuatannya sudah mencapai tahap seperti apa, oleh karena itu tidak ada orang yang mau melawan Keluarga Bara!
“Karena Bos Boyca sudah berkata seperti itu, maka saya tidak akan berebut lagi….”
“Saya juga tidak akan berebut lagi, hanya sebuah senjata ajaib, saya percaya kedepannya Bos Oyong masih akan membawakan senjata ajaib yang lebih hebat lagi…..”
“Bos Boyca, kami semua akan memberimu muka, kamu tidak boleh melupakan jasa kami hari ini….”
Semua orang mulai angkat bicara.
“Tenang saja, masalah hari ini pasti akan saya jelaskan kepada kakakku, hadirin sudah memberi muka kepada Keluarga Bara, jika suatu hari nanti hadirin sekalian mengalami masalah, Keluarga Bara pasti akan membantu….”
Boyca bangkit berdiri dan membungkuk kepada semua orang!
__ADS_1
Lagipula orang-orang yang duduk di dalam sini adalah tetua dari keluarga besar di Kota Dama, Boyca juga tidak berani terlalu berlagak!