Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Tekad Lina


__ADS_3

Hanya saja setelah mengamatinya sekian lama, Aron masih tidak dapat melihat intinya, jadi dia hanya bisa menyimpan mutiara duyung ini untuk sementara waktu.


Aron mendorong pintu istana dan banyak Pil Hewan Buas yang memancarkan sinar yang samar.


Kesadaran spiritual Aron mulai memancar dan mulai melakukan pencarian, dia ingin melihat apakah ada orang lain di dalam Kota Nirvana.


Saat Aron mencari ke atas, dia menemukan tidak ada jalan keluar dari Kota Nirvana dan dia juga tidak dapat merasakan keberadaan Pulau Naga.


"Bagaimana mungkin Pulau Naga bisa hilang?"


Aron terkejut dan mencoba memancarkan kesadaran spiritualnya dari sini tapi dia menemukan tubuhnya sudah sangat lemah dan kekuatan mentalnya sama sekali tidak dapat mendukungnya.


Aron yang tidak berdaya tidak punya pilihan selain berkultivasi dan memulihkan kekuatannya.


Untung saja di sini ada banyak Pil Hewan Buas sebagai sumber daya, ini sudah cukup untuk memulihkan kekuatannya.


Memikirkan hal ini Aron duduk bersila dan Seni Konsentrasi Jiwa mulai digerakkan dengan cepat.


Sejumlah besar energi spiritual mengalir ke dalam tubuh Aron…


Dalam sekejap mata, sepuluh hari telah berlalu, dan Tahun Baru tinggal beberapa hari lagi.


Dan dalam sepuluh hari itu, komunitas bela diri Kota Dama telah mengalami perubahan secara diam-diam, dan kekuasaan Aliansi Seni Bela Diri hampir mencapai puncaknya.

__ADS_1


Ekspansi Aliansi Seni Bela Diri kali ini secara mengejutkan tidak dihentikan oleh pihak pemerintahan, ini juga membuat orang mulai berdiskusi!


Saat ini di dalam Lembah Pengobatan, Khu dan Empat Tetua Iblis semuanya ada di sini.


Mereka membawa semua orang untuk berkumpul di sini demi melindungi Danu dan Lina serta yang lainnya!


Baik Khu maupun Empat Tetua Iblis merupakan bawahan Aron, dan mereka tahu tugas mereka sendiri, baik Aron benar-benar mati atau tidak, mereka harus melindungi teman dan keluarga Aron.


Hati Lina mulai goyah, setelah sekian lama masih tidak ada tanda-tanda keberadaan Aron, dan Aliansi Seni Bela Diri mulai bersiap untuk menyerang Lembah Iblis, pada saat kritis seperti ini, kalau Aron benar-benar masih hidup dia pasti akan muncul.


“Aron, kamu…apakah kamu benar-benar sudah mati?”


Lina menatap ke arah timur dan meneteskan air matanya.


“Aron, jika kamu benar-benar mati, maka saya pasti akan pergi menemanimu, kamu harus menungguku…”


Raut wajah Lina tampak pucat pasi dan dia sudah membuat keputusan di dalam hatinya!



Aliansi Seni Bela Diri Kota Dama!


Arthur sedang duduk di kursi utama aliansi, dan merasa sangat senang!

__ADS_1


Aron sudah mati, sekarang Aliansi Seni Bela Diri sudah berkembang hingga titik seperti ini, Arthur sedang menunggu hadiah dari atasannya.


Awalnya Arthur sangat meremehkan Robi, tapi setelah hal ini, dia menemukan Robi adalah orang yang berbakat, yang menangani masalah dengan begitu terorganisir!


Hal ini membuat Arthur terlihat lebih santai, hanya saja Arthur tidak tahu semakin dia merasa santai maka dia semakin berada dalam bahaya, saat seseorang kehilangan nilainya, maka itu sudah saatnya untuk dia kehilangan nyawanya.


“Ketua Arthur, sekarang hampir semua klan dan keluarga bela diri di seluruh komunitas bela diri Kota Dama telah bergabung dengan Aliansi Seni Bela Diri, apakah setelah ini sudah merupakan saat yang tepat untuk memberi pelajaran kepada orang-orang yang dekat dengan Aron."


Robi berjalan masuk ke aula utama Aliansi Seni Bela Diri dan berkata pada Arthur.


“Robi, apakah kamu punya rencana bagus lagi?”


Arthur bertanya kepada Robi.


Dia sudah terbiasa membiarkan Robi yang membuat rencana akhir-akhir ini.


“Hingga saat ini Keluarga Dayo dan Keluarga Zefri selalu enggan untuk bergabung dengan Aliansi Seni Bela Diri, dan kedua keluarga ini memiliki pengaruh di Kota Dama, jadi jika kita menyerang dan memusnahkan kedua keluarga itu, pasti akan membuat pihak pemerintah merasa tidak puas, jadi saya rasa…”


Robi mendekat pada telinga Arthur dan membisikkan sesuatu!


Arthur yang mendengarnya tiba-tiba tertawa terbahak-bahak : “Robi, kamu benar-benar hebat, hal seperti ini bahkan bisa terpikirkan olehmu, kamu tangani saja…”


Arthur melambaikan tangannya dengan puas.

__ADS_1


Robi menyeringai lalu berbalik dan meninggalkan Aliansi Seni Bela Diri!


__ADS_2