
Dia seolah-olah dapat melihat setiap helai rumput dalam lukisan itu, semuanya hidup dan anak penggembala itu sedang berlarian dengan bahagia.
Aura yang dipancarkan oleh lukisan itu adalah aura yang sama dengan yang dirasakan Aron di awal, yang terus menarik perhatian Aron ternyata adalah lukisan ini.
“Sialan, sudah menghabiskan begitu banyak tenaga kenapa hanya ada sebuah lukisan?”
Tommy yang melihat hanya ada sebuah lukisan di tengah ruangan itu seketika mengumpat dengan kesal.
“Tommy, coba lihat apakah anak penggembala di lukisan ini sedang bergerak?”
Aron bertanya pada Tommy.
“Tidak!” Tommy mengernyitkan keningnya : “Kak Aron, apakah matamu baik-baik saja, bagaimana bisa orang yang ada di dalam lukisan bergerak!”
“Apa yang istimewa dari lukisan ini? Kenapa ada orang yang melindungi lukisan ini dengan formasi sihir?”
Lion juga tampak kebingungan.
Aron mengernyitkan keningnya saat dia menyadari orang lain tidak dapat melihat setiap helai rumput dalam lukisan itu bergerak, hanya dia yang dapat melihatnya.
Gelombang kesadaran spiritual perlahan-lahan menuju ke Lukisan Pegunungan dan Sungai Sembilan Puluh ribu mil, namun saat baru mendekat tiba-tiba ada daya hisap yang besar yang menyedot kesadaran spiritual itu ke dalam lukisan.
Aron merasa tubuhnya seolah-olah tersedot masuk ke dalam dunia lukisan itu, melihat langit biru, rumput hijau yang halus dan anak penggembala yang berada tidak jauh dari sana.
__ADS_1
Di sini, Aron merasakan energi spiritual yang kental di sekelilingnya, dan keberadaan energi spiritual yang ada di sini terasa seperti oksigen yang berada di dunia nyata.
“Apakah ini halusinasi? Ini terlalu realistis, bukan?”
Aron membelalak dan wajahnya penuh keterkejutan.
Anak penggembala saat ini melihat Aron dan tiba-tiba berjalan menghampiri Aron.
“Dari mana kamu datang?” anak penggembala itu bertanya pada Aron.
“Saya…” Aron terdiam sejenak, dia tidak tahu bagaimana dia harus menjawab, dia sendiri tidak tahu dari mana dia datang.
“Adik kecil, tempat apa ini?”
Aron tidak menjawab pertanyaan anak penggembala, dan dia bertanya balik kepada anak penggembala itu.
“Pulau Parbat?” Aron mengernyitkan keningnya, dia pernah mendengar tentang Pulau Parbat, bukankan Pulau Parbat adalah Negeri Dongeng yang melegenda?
Lantas dirinya sedang berada di negeri dongeng?
Namun saat Aron hendak bertanya pada anak penggembala itu lagi, anak penggembala itu berlari dan melompat-lompat, hingga menghilang.
Aron sangat takjub, saat dia hendak melihat ke sekeliling, tubuhnya tiba-tiba bergetar dan Tommy muncul di hadapannya, sekelilingnya kembali berubah menjadi ruangan makam, bukan Pulau Parbat.
__ADS_1
“Kak Aron, ada apa? Kamu menatap lukisan itu tanpa berkedip, seperti termenung…”
Tommy bertanya pada Aron.
Aron juga tidak tahu apa yang terjadi padanya, dia seperti baru saja berhalusinasi, tapi terasa begitu nyata, suara anak penggembala itu masih terngiang-ngiang di telinganya.
“Pulau Parbat?”
Aron bergumam dengan suara pelan.
Namun pada saat itu, tiba-tiba seseorang berteriak keras : “Cepat lihat, lukisannya berubah…”
Semua orang bergegas menatap lukisan itu dan menemukan pemandangan di lukisan itu sudah berubah sepenuhnya, tidak terlihat lagi gunung dan sungai, anak penggembala itu juga hilang, dan yang muncul saat ini adalah hutan yang lebat!
Hutan itu dipenuhi dengan banyak hewan, namun di mata Aron, semua hewan-hewan ini hidup dan sedang berlarian.
Aron yang melihatnya kembali mengeluarkan kesadaran spiritualnya, lalu tubuhnya seperti muncul di hutan itu dan binatang-binatang terus menatapnya dengan waspada.
Aron berkeliling dan menemukan tidak ada orang, jadi dia mencari tempat untuk duduk, mengaktifkan Seni Konsentrasi Jiwa dan energi spiritual yang tidak terhitung jumlahnya mulai masuk ke dalam tubuh Aron.
Dantian Aron yang sudah kosong melompong segera terisi oleh kekuatan spiritual yang bagaikan air, mengalir ke dalam Dantiannya Aron.
Kristal Naga yang ada di dalam tubuh Aron juga mulai menghisap energi spiritual dari alam dengan ganas.
__ADS_1
Tidak ada yang menyadari perubahan Aron, tatapan mereka semua tertuju pada Lukisan Pegunungan dan Sungai Sembilan Puluh ribu mil itu.
Saya