Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Gelang VS Pedang


__ADS_3

Aron menatap Raden, tatapan matanya setenang air, saat ini dia menatap Raden seolah menatap seorang badut, kekuatan Naga Ilahi yang ada di tubuhnya memberikan kepercayaan diri secara mutlak kepada Aron!


Di saat Raden tiba di hadapan Aron, tiba-tiba Pedang Naga yang ada di tangan Aron bersinar tenang dan cahaya apinya menerjang langit, kemudian pedang itu menebas ke arah kompas yang ada di atas kepala Raden dengan ganas!


Aron tahu, kekuatan Raden tidak akan terlalu kuat tanpa bantuan dari senjata ajaib itu!


Krek…


Tebasan pedang itu langsung membelah kompas Raden menjadi dua bagian, cahaya dari kompas itu menghilang dalam sekejap dan semua kekuatan sihirnya juga menghilang!


Raden berteriak, tubuhnya seketika jatuh dengan keras dan tubuhnya juga menyusut kembali menjadi kurus, aura di tubuhnya juga turun dengan drastis!


“Senjata ajaibku…”


Melihat kompas yang sudah benar-benar hancur, hati Raden merasa sangat sakit!


Raden menatap Aron dengan erat dan tubuhnya bergetar, tatapan matanya dipenuhi dengan keinginan membunuh!


“Saya akan menghabisimu…”


Raden mengumpulkan seluruh energi di dalam tubuhnya dan berniat untuk bertarung mati-matian dengan Aron!


Kekuatan yang mengerikan mulai menyebar ke seluruh tubuh Raden, diikuti dengan raungan marah dia menghantamkan serangannya ke arah Aron!


“Cepat kembali…”

__ADS_1


Robi yang melihat itu bergegas meminta Raden untuk mundur, tanpa senjata sihirnya Raden sama sekali bukan lawan Aron, apalagi sekarang Aron memiliki kekuatan Naga Ilahi yang mendukungnya.


Tapi saat ini Raden sudah seperti orang gila, dia tidak bisa mendengar perkataan Robi lagi.


Menghadapi Raden yang menggila, Aron perlahan-lahan mengayunkan tinjunya.


Hanya satu pukulan yang sederhana, tapi mengandung kekuatan yang begitu menakutkan.


Bam…


Raden yang berhadapan dengan tinju Aron seketika merasa menyesal, karena dia dapat merasakan kekuatan yang tidak tertandingi menembus lengannya dan langsung masuk menuju ke organ dalamnya!


Kekuatan itu langsung membuat Raden terhempas mundur seperti layang-layang putus dan tubuhnya menghantam tanah dengan keras, membuat sebuah lubang besar muncul di tanah!


Saat dia melihat Aron, tatapan Raden sudah dipenuhi dengan kepanikan!


“Pedang Nagaku ada di sini, apakah kamu masih menginginkannya?”


Aron mengangkat Pedang Naga di tangannya tinggi-tinggi dan sebuah energi menakutkan menyelimuti radius ribuan meter!


Bam…


Raden benar-benar ditekan hingga ke lantai oleh aura yang menakutkan itu, seperti seekor anjing yang sudah mati!


“Saya…saya…”

__ADS_1


Raden tidak tahu bagaimana cara menjawab Aron, dia yang sekarang mana berani menginginkan Pedang Naga milik Aron lagi!


Robi yang ada di samping, dengan kilatan di matanya dan tidak tahu sedang memikirkan apa!


​“Apakah kamu masih menginginkan Kristal Naga yang ada di dalam tubuhku?”


Adon menatap Robi dengan tatapan menggoda dan bertanya.


Raut wajah Robi memucat, aura di tubuhnya meningkat : “Aron, walau kamu memiliki kekuatan Naga Ilahi juga tidak perlu begitu arogan, hari ini Kristal Naga yang ada di tubuhmu pasti akan kuambil.”


Robi menggertakkan giginya, lalu mengeluarkan Gelang Semesta, disaat Gelang Semesta itu muncul sebuah aura kuno mulai menyelimuti tubuh Robi!


“Kamu kira Gelang Semesta milikku ini hanya sebuah alat untuk melarikan diri?”


Robi mencibir lalu melemparkan Gelang Semesta ke arah Aron, Gelang Semesta itu tiba-tiba terangkat dan beberapa aura melesat keluar dari Gelang Semesta!


Aron yang melihat itu segera mengayunkan Pedang Naganya dan menciptakan sebuah perisai di depannya.


Dang dang dang…


Serangkaian suara terdengar dan beberapa energi menghantam penghalang Aron, tapi semuanya terhalang.


Robi mengernyitkan keningnya dan kembali melemparkan Gelang Semesta ke atas kepala Aron, tekanan dari dalam Gelang Semesta langsung menekan ke arahnya!


__ADS_1


__ADS_2