
Saat sedang berjalan-jalan, ponsel Danu tiba-tiba berdering, jadi dia mengeluarkannya dan raut wajahnya menjadi sedikit aneh.
Selama dia berada di Lembah Pengobatan, tidak ada orang yang menghubunginya!
“Paman Danu, siapa yang mengirim pesan kepadamu? Apakah itu pesan spam?”
Elen yang ada di sampingnya bertanya.
Selama ini, dia yang terus menemani Danu berjalan-jalan, karena Elen juga tidak perlu berlatih, sedangkan Nely setiap hari selalu mencoba yang terbaik untuk berlatih, dan di seluruh Lembah Pengobatan, saat Alfat dan yang lainnya melakukan alkimia untuk memurnikan pil obat yang bagus, Nely pasti akan menjadi orang pertama yang datang dan memintanya!
Alfat dan yang lainnya tidak bisa melakukan apa pun pada Nely, bagi mereka Nely adalah pacarnya Aron, dan Aron adalah Penguasa Lembah, jadi Nely secara alami adalah Nyonya dari Penguasa Lembah Pengobatan!
“Siapa tahu…”
Danu berkata sambil membuka pesan itu.
Saat sebuah video muncul, Danu seketika terdiam.
Saat dia melihat video yang memperlihatkan Intan dicambuk dengan ganas, tubuhnya tanpa sadar gemetar, dan kemarahan memenuhi matanya.
Kalau Danu tidak kehilangan kekuatannya saat ini, dia pasti sudah pergi ke kediaman Keluarga King tanpa ragu!
Walau itu artinya mempertaruhkan nyawanya sendiri, dia tetap akan memberi pelajaran kepada Keluarga King!
“Paman Danu, ada apa?”
Melihat Danu menjadi sedikit aneh, Elen bergegas bertanya kepadanya.
__ADS_1
“Oh, tidak apa-apa…”
Danu segera menyimpan kembali ponselnya.
Dia tidak ingin ada yang tahu, terutama Aron, jika Aron sampai tahu maka dia akan menjadi sangat marah, mungkin dia juga akan langsung pergi ke Keluarga King tanpa memikirkan akibatnya, pada saatnya walau Aron memiliki kekuatan yang hebat, dia juga tidak akan bisa melarikan diri dari Keluarga King!
Keluarga King begitu tersembunyi hingga beberapa tetua mereka saja sudah mencapai tingkat Great Grand Master puncak, belum lagi Naveen sendiri, sekarang tidak ada yang tahu sudah sampai di mana kekuatan Naveen.
Elen menatap Danu dengan aneh, namun dia tidak bertanya lagi, dan melangkah maju dan memapah Danu yang gemetaran!
Sedangkan saat ini, Aron yang sedang mengasingkan diri di dalam ruangan untuk berkultivasi, tiba-tiba membuka matanya dengan kaget, dan keningnya dipenuhi dengan keringat dingin!
Tubuhnya juga menjadi basah kuyup, saat dia berkultivasi dia tidak pernah mengalami hal seperti ini!
Entah kenapa, saat ini Aron merasa jantungnya berdebar-debar, seolah ada sesuatu yang menarik-nariknya!
Aron mengernyitkan keningnya dan raut wajahnya menjadi jelek!
Dia ingin berkonsentrasi dalam kultivasinya tapi dia tidak bisa menenangkan hatinya.
Aron perlahan-lahan bangkit berdiri dan berjalan keluar dari kamar, dia ingin menenangkan diri.
Di saat ini, di depan pintu Lembah Pengobatan, Eldert sedang membawa pasukannya berjaga di depan pintu.
Seorang pria berjubah Tao mendekat dengan langkah cepat.
“Siapa? Ini adalah Lembah Pengobatan, orang lain tidak diizinkan masuk ke dalam…”
__ADS_1
Melihat ada yang datang, Elder segera berteriak untuk menghentikannya!
“Saya adalah Guru Atta, secara khusus datang ke Lembah Pengobatan untuk meminta pertolongan medis…”
Orang yang datang adalah gurunya August, Guru Atta, demi mempercepat pemulihan August dia hanya bisa datang ke Lembah Pengobatan secara langsung.
Saat mendengar nama Guru Atta, Elder seketika bersikap penuh hormat.
“Ternyata Guru Atta ya, mohon tunggu sebentar, saya akan segera memanggilkan Tetua…”
Elder berkata lalu bergegas berbalik dan berlari ke dalam Lembah Pengobatan.
Guru Atta di sisi lain, mencari sebuah batu besar dan duduk untuk beristirahat!
Guru Atta bahkan tidak berhenti sepanjang perjalanan kemari agar bisa tiba dengan cepat.
Dapat dilihat bahwa Guru Atta sangat peduli terhadap August, dia sudah menganggap August seperti putranya sendiri.
Segera, Alfat datang dengan tergesa-gesa, dan saat melihat Guru Atta dia segera menghampiri : “Guru Atta, apa yang kamu butuh kan sampai-sampai datang langsung kemari, kamu bisa berpesan kepada bawahanmu saja, saya bisa langsung mengantarkannya kepada Guru Atta.”
Guru Atta tersenyum, dan merasa sangat senang dalam hati saat melihat sikap Alfat.
“Tetua Alfat, seorang muridku dipukuli hingga terluka oleh orang lain, seluruh tulang di dalam tubuhnya hancur, jadi saya secara khusus datang kemari dan berharap bisa mendapatkan obat dari Lembah Pengobatan untuk menyembuhkan muridku…”
Tanya Guru Atta.
__ADS_1