Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Rumah Chika


__ADS_3

“Nona Besar…..”


Melihat Chika tiba, beberapa pelayan itu bergegas menyapa.


“Dimana ayahku? Beritahu dia tamunya sudah tiba….”


Chika berkata kepada pelayan.


“Baik!” Pelayan itu mengangguk!


Chika menyambut Mars dengan gembira dan menelantarkan Aron, dan ini membuat Mars sedikit canggung, dan terus menatap Aron dengan tatapan bersalah!


Aron tidak menganggap serius masalah seperti ini, dia duduk dengan tenang di samping tanpa ekspresi apa pun!


Tidak lama kemudian, seorang pria tua berjanggut yang mengenakan setelan jas tunik berjalan masuk, pria tua itu terlihat sangat baik dan ramah, dan cukup mirip dengan Chika, orang ini adalah ayahnya Chika, Jon Mandra!


“Ayah, ini yang kuceritakan kepadamu, seniorku yang menyelamatkan nyawaku Mars……”


Melihat Jon berjalan masuk, Chika bergegas menyambutnya dan berkata sambil menunjuk Mars……”


Mars dan Aron sedikit tercengang saat melihat ayahnya Chika, usia Jon sepertinya sudah lebih dari cukup untuk menjadi kakeknya Chika!


Jon melirik Mars dan Aron lalu berkata dengan wajah tersenyum : “Terima kasih kepada kalian berdua sudah menyelamatkan putri saya, hari ini saya sudah mempersiapkan sedikit makanan sederhana, saya harap kalian berdua tidak keberatan!”


“Paman Jon, Anda terlalu sungkan, sebenarnya yang menolong adik kelas adalah Tuan Aron….”


Mars berkata dengan ekspresi canggung.


“Tidak peduli siapa itu, putri saya diselamatkan oleh kalian berdua, ayo silahkan duduk!

__ADS_1


​Jon mempersilahkan dengan sopan!


Segera, beberapa orang itu duduk dan Chika sengaja duduk di samping Mars, terlihat jelas kalau dirinya sangat menyukai Mars!


Selama perjamuan, Chika terus mengajukan pertanyaan kepada Mars dan mengabaikan Aron.


Jon juga terlihat sangat antusias terhadap Mars, sedangkan Aron hanya seperti pelengkap saja, tapi Aron tidak memperdulikannya dan makan dengan diam!


“Paman Jon, saya dengar dari adik kelas kalau Paman dijuluki Mata Ajaib, dan bisa mengetahui identitas serta asal usul seseorang hanya dengan melihat sekali, apakah saya bisa meminta Paman Jon untuk membantuku melihat sebentar?”


Setelah berkenalan, Mars bertanya pada Jon.


“Ayah, coba bantu baca fisiognominya senior, saya rasa senior memiliki takdir sebagai orang kaya dan akan melakukan banyak hal besar di masa depan…”


​Chika juga berkata dari samping.


Jon tersenyum ringan : “Tuan Muda Mars memang punya nasib kaya dan mulia, dan keluarganya saat ini juga sudah sangat kaya, hanya saja……”


“Hanya saja Keluarga Darmanto memiliki akan mengalami penurunan, dan membutuhkan dukungan dari seorang penolong, jika ada penolong yang muncul dan Keluarga Darmanto bisa memanfaatkan kesempatan itu maka kemakmuran Keluarga Darmanto akan terjamin selama ratusan tahun!”


Jon berkata dengan ringan.


“Paman Jon, siapa penolong itu?” Mars melirik Aron sekilas lalu bertanya pada Jon.


Kalau Aron adalah penolong yang dimaksud, maka rasa hormatnya kepada Aron akan meningkat, kalau Aron bukan penolong itu, maka Keluarga Darmanto juga tidak perlu membuang-buang energi untuk Aron.


“Hahaha, ini adalah rahasia langit yang tidak boleh dibocorkan, sampai disini saja…..”


Jon membelai janggutnya dan tertawa!

__ADS_1


Mars tersenyum, dan tidak enak hati untuk bertanya lagi, dan saat ini dia hanya bisa menganggap Aron sebagai penolong itu!


“Ayah, coba kamu lihat orang ini juga, saya melihat dia memiliki latar belakang yang buruk, tapi dia sangat beruntung dalam hal wanita, hanya saja dia akan segera mengalami bencana berdarah dan saat ingin melihat lebih jelas, malah tidak bisa melihat menembusnya!”


Chika berkata pada Jon sambil menunjuk Aron.


Jon tidak melihat Aron sama sekali dan menggelengkan kepalanya!


“Ayah, apa maksudmu? Lantas orang ini tidak akan selamat?”


Chika berkata dengan kaget.


Karena Jon sering kali menggelengkan kepalanya saat melihat seseorang yang sudah sekarat, dia tidak mau membaca fisiognomi mereka, karena dia rasa sudah tidak ada gunanya lagi, meskipun dia bisa melihat yang baik dan buruk, tapi dia tidak mempunyai kemampuan untuk mengubah takdir!


“Tidak berani melihat……”


Jon mengatakan tiga kata itu dengan ringan!


“Tidak berani melihat?” Chika terkejut karena dia belum pernah mendengarkan ayahnya mengatakan kata-kata ini sama sekali!


Aron juga sedikit tercengang saat mendengar tiga kata yang diucapkan oleh Jon, dia mengangkat kepalanya dengan perlahan untuk melihat Jon lalu kembali menundukkan kepalanya lagi!


“Ayah, kenapa kamu tidak berani melihatnya?” Chika bertanya dengan tatapan bingung!


“Jangan bertanya lagi, ayo bicarakan saja hal lain, saya juga akan memperingatkanmu, kedepannya kamu tidak diizinkan untuk membaca fisiognomi dengan asal!”


Jon berkata kepada Chika dengan wajah yang sedikit marah.


“Oh, saya sudah tahu!” Chika menganggukkan kepalanya!

__ADS_1



__ADS_2