Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Segera tinggalkan kota Sudan!!


__ADS_3

“Tahu, saya yang memberitahu mereka alamat penginapan…..”


Benny mengangguk.


“Bagus kalau begitu kamu pergi beritahu Yusman dan suruh dia bawa orang untuk pergi menakut-nakuti mereka bertiga, sebaiknya buat mereka ketakutan dan kabur…”


Ian memerintahkan.


“Kenapa? Tiga orang itu kan datang bersama paman pertama?” Benny tampak bingung.


“Saya tidak tahu apakah pamanmu dibius oleh orang atau bagaimana, kenapa dia tiba-tiba membawa orang lain untuk merebut bisnis, tiga orang ini datang untuk ginseng puluhan ribu tahun, paman pertamamu akan memberikan ginseng puluhan ribu tahun kepada orang lain, ini harganya puluhan triliun, mana boleh diberikan begitu saja kepada orang lain, minta Yusman usir ketiga orang itu dan pada saatnya kita akan mendapatkan ginseng puluhan ribu tahun, dan setelah mendapatkan uang saya akan membelikanmu Porsche…”


Ian bersandar di telinga Benny dan berbisik.


Benny yang mendengar kata “Porsche” seketika menganggukkan kepalanya seperti seekor ayam yang mematuk nasi : “Ayah, jangan khawatir saya pasti akan mengurusnya dengan benar….”


Setelah berkata, Benny langsung berlari keluar untuk mencari Yusman.

__ADS_1


Yusman adalah seorang preman terkenal di radius ratusan mil ini, dia memiliki ratusan pengikut di bawahnya, dan biasanya mencari nafkah dengan memungut biaya perlindungan, sejak Keluarga Hardi memulai bisnis bahan obat, mereka juga sudah diperas oleh Yusman, hanya saja dengan berkembangnya Keluarga Hardi, mereka sering memberikan uang kepada Yusman dan para preman tersebut untuk meminta mereka menjaga toko milik Keluarga Hardi.


Setelah sekian lama, Keluarga Hardi juga sudah akrab dengan Yusman, dan Yusman juga menjadi pengawal pribadi Keluarga Hardi, sehingga tidak ada orang yang berani macam-macam dengan Keluarga Hardi, hanya saja ada satu pengecualian, yaitu Keluarga Teguh.


Keluarga Teguh berkembang lebih awal, dan mereka berkecimpung dalam bisnis kayu, semua orang yang bekerja untuk menebang kayu bekerja keras dan mempertaruhkan nyawa, sehingga Yusman tidak berani memprovokasi Keluarga Teguh, kelompok penebang kayu yang bekerja untuk Keluarga Teguh saja sudah cukup kuat untuk menghajar sekelompok preman itu.


Setelah Aron membawa Jekson dan Lyla berkeliling, dia kembali ke penginapan, karena kota itu tidak besar dengan kekuatan mereka bertiga, mereka mengelilinginya dengan cepat.


Namun saat Aron dan yang lainnya baru memasuki pintu penginapan, tiba-tiba ada sekelompok preman yang memegang tongkat menghadang jalan mereka.


Aron melirik orang-orang di hadapannya, dan mereka semua adalah orang biasa, bahkan bukan ahli bela diri, dan dia langsung tahu kalau orang-orang ini hanyalah preman kecil.


Jekson sudah menjadi ketua mafia selama bertahun-tahun, dan dia sudah memiliki wibawa seorang bos, saat dia melangkah ke depan saja, orang-orang di depannya kaget saat mereka melihat Jekson dan langsung mundur dua langkah tanpa sadar.


​"Apa yang kamu lihat?”


Pada saat ini, di antara sekelompok orang itu seorang pria dengan bahu besar dan kepala botak berteriak pada Jekson.

__ADS_1


Orang ini adalah Yusman, dan saat melihat bawahannya takut pada Jekson yang seorang diri, Yusman tidak bisa menahan diri dan berjalan keluar.


“Melihatmu, kenapa?”


Jekson juga bertanya dengan nada menghina.


“Apa kalian tahu kalau ini adalah wilayahku? Segera tinggalkan Kota Sudan, jangan sampai saya melihat kalian bertiga lagi, kalau tidak saya akan mematahkan kaki kalian….”


Yusman berkata dengan kejam.


“Sialan, memberimu muka, malah berani mengira dirimu lebih hebat, saat saya berkecimpung di dunia seperti ini kalian saja masih main kencing dan lumpur….”


Jekson mana pernah diperlakukan seperti ini sebelumnya, dia langsung mengumpat dan berencana untuk menyerang.


Namun pada saat itu tatapan Aron melihat sosok yang tidak asing, Benny, keponakan Iman yang sedang bersembunyi di balik pohon besar dan diam-diam mengamati situasi di depannya.


Walau sekarang sudah gelap dan jaraknya tidak dekat, setelah Aron memasuki tahap Inedia penglihatannya jelas berbeda dengan orang biasa, dan hanya sekilas saja dia sudah bisa menemukan Benny.

__ADS_1


Melihat Benny, Aron seketika mengerti, dia mengulurkan tangannya untuk menghentikan Jekson lalu berkata pada Yusman : “Kakak, kami baru pertama kali datang kemari, sepertinya kami tidak pernah menyinggungmu, kenapa kamu mengusir kami?”


__ADS_2