Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Satria mengorbankan diri


__ADS_3

Satria melambaikan tangannya dan tidak lama kemudian kedua tangannya menyatu dan membentuk sebuah segel raksasa berwarna merah!


“Walau membutuhkan kerja keras seumur hidupku, saya juga akan membunuhmu…”


Raut wajah Satria menjadi sangat muram, segel di tangannya menjadi semakin terang.


“Satria ini sudah gila ya? Sampai-sampai mulai membakar esensi darahnya sendiri?”


“Mungkin Satria tahu jika dia tidak melakukan ini, akan sulit untuk menghadapi Aron!”


“Lagi pula akhirnya akan mati, Satria berniat untuk mati bersama?”


Semua orang yang melihat Satria mulai menunjukkan keterkejutan.


Karena bisa berlatih hingga tahap Master Guru benar-benar tidak mudah, terlebih lagi Satria adalah Master Guru senior, itu benar-benar tidak mudah.


Tapi membakar esensi darahnya sendiri, mengorbankan usaha kerasnya seperti ini, bukanlah sesuatu yang dapat dilakukan oleh banyak orang.


“Ini adalah Segel Setan Darahnya Satria, dia menggunakan esensi darahnya sendiri untuk memanggil Setan Darah untuk bertarung!”


“Namun setelah menggunakan matra ini, walau tidak mati sepertinya dia juga akan menjadi orang cacat.”


“Sekarang Aron berada dalam bahaya…”


​Ada orang yang mengetahui mantra Satria dan berkata dengan ringan.


Semua orang yang mendengarnya segera membelalak, mereka takut akan ketinggalan adegan menarik ini.

__ADS_1


Aron menatap Satria dan segel yang semakin bersinar di sepasang tangannya lalu mengernyitkan keningnya.


Aron seolah bisa merasakan aura kematian yang begitu pekat di dalam segel itu.


Seolah-olah ada setan di dalam segel itu yang akan menerobos keluar dari dalam segel itu kapan saja.


Tidak lama kemudian, segel berwarna merah darah itu menjadi semakin besar, dan pada akhirnya segel itu menjadi sebesar manusia, bagaikan cermin!


Dan di tengah-tengah segel itu, seekor binatang buas yang ganas dan penuh dengan taring mulai mendesis.


Kerumunan orang itu menyaksikan dengan takjub, tatapan mata mereka dipenuhi rasa tidak percaya, tidak ada orang yang pernah melihat Satria menggunakan Segel Setan Darah.


“Saya bersedia mengorbankan nyawaku, berikan saya kekuatan yang tidak terbatas…”


Satria berteriak kepada binatang buas yang ada di tengah segel itu.


Hal ini mengejutkan kerumunan orang dan banyak di antara mereka yang penakut langsung melarikan diri.


Binatang buas itu terus meneteskan darah, tubuhnya memancarkan aura yang menakutkan dan membuat kerumunan orang itu merasa sulit bernafas!


“Pergi dan bunuh…”


Satria menunjuk Aron lalu menggigit ujung jarinya dan langsung menjentikkannya pada dahi binatang buas itu.


“Roar…”


Binatang itu mengaum dan sepasang matanya yang bagaikan lonceng tembaga menatap Aron.

__ADS_1


Dia kemudian melesat bagaikan sebuah gunung besar yang menerjang ke arah Aron.


Bruak bruak bruak…


Tubuh binatang buas yang besar itu menghantam ke arah Aron.


Aura berdarah, aura pembunuh memenuhi seluruh langit, binatang buas itu melompat tinggi dan membuat angin kencang yang tidak berujung, angin kencang itu menyapu aura berdarah dari tubuh binatang buas itu dan terus bergerak mendekati Aron.


Tubuh Aron terlihat sangat kecil di hadapan binatang buas raksasa itu.


Aron menatap binatang buas raksasa itu, cahaya keemasan di tubuhnya tidak berhenti bersinar, Kristal Naga di dalam tubuhnya juga tidak berhenti memancarkan kekuatan Naga Ilahi.


Aron mengumpulkan semua kekuatan Naga Ilahi dan memancarkannya dari dalam tubuhnya!


Kekuatan Naga Ilahi berubah menjadi seekor naga emas yang melayang-layang di atas kepala Aron!


Kerumunan orang yang melihat pemandangan ini sekali lagi kembali terpana oleh Aron.


Melihat binatang buas yang menerjang ke arahnya, Naga Emas di atas kepala Aron mengaum dan menerjang ke arah binatang buas itu.


Dapat terlihat saat naga emas menerjang ke arah binatang buas itu, binatang buas itu tampak berhenti sejenak.


Bruak bruak bruak…


Tubuh Naga Emas langsung bertabrakan dengan binatang buas itu.


Dalam sekejap, langit dan bumi bergetar, tanah bergemuruh, dan bergetar.

__ADS_1


Perlu diketahui, kekuatan energi yang berasal dari tabrakan antara naga emas dan binatang buas ini bukanlah sesuatu yang dapat dipancarkan oleh dua orang Master Guru saat bertarung.


__ADS_2