
Tuan Gino yang melihat pemandangan ini seketika matanya berbinar, dan wajahnya tampak dipenuhi dengan ekspresi terkejut!
“Aron ini ternyata sudah mendapatkan esensi dari Teknik Pedang Sembilan Bayangan, entah pertemuan aneh seperti apa yang ditemukan oleh anak ini…”
Tuan Gino bergumam.
“Tuan Gino, Teknik Pedang Sembilan Bayangan ini dipelajari oleh Aron dari Ichiro Watanabe, sepertinya orang-orang dari Negara Partan ini memang memiliki kemampuan…”
Junior mengira Tuan Gino tidak tahu dari mana Aron mempelajari Teknik Pedang Sembilan Bayangan ini, jadi dia angkat bicara.
Namun tidak disangka Tuan Gino tersenyum : “Teknik Pedang Sembilan Bayangan yang dipelajari dari Ichiro Watanabe hanyalah sepotong sampah, itu bahkan tidak sampai sepersepuluh dari kekuatan Teknik Pedang Sembilan Bayangan yang asli.”
“Seharusnya salah seorang pewaris Teknik Pedang Sembilan Bayangan mewariskan Teknik Pedang Sembilan Bayangan ini kepada Negara Partan, sedangkan esensi asli dari Teknik Pedang Sembilan Bayangan diciptakan oleh Odin, pendekar pedang pertama di Negara Arunika, jadi bagaimana mungkin itu menjadi milik Negara Partan!”
Tuan Gino menjelaskan kepada Junior, dan Junior baru memahami bahwa Teknik Pedang Sembilan Bayangan yang dipelajari oleh Ichiro Watanabe adalah sesuatu yang diturunkan oleh Negara Arunika.
“Sudahlah, ayo kita pergi…”
Tuan Gino perlahan berjalan menuruni gunung.
“Tuan Gino, lantas kamu tidak mau mengawasi Aron? Apabila…”
Junior tidak mengerti kenapa Tuan Gino hendak pergi saat ini, apabila Aron sampai terbunuh, lalu bagaimana?
__ADS_1
“Tidak ada apabila, anak ini jauh lebih kuat dari yang saya kira!”
Tuan Gino tersenyum ringan lalu bertanya pada Junior : “Bagaimana kabar di Keluarga Watanabe?”
“Keluarga Watanabe mengirimkan beberapa kelompok pembunuh secara diam-diam, dan semuanya dihabisi di perbatasan, jadi sekarang mereka menjadi lebih patuh.”
Junior menjawab.
Ternyata selama beberapa waktu ini, Keluarga Watanabe tidak mencari masalah dengan Aron bukan karena Keluarga Watanabe sudah menyerah, namun karena mereka semua dihentikan oleh anak buah Tuan Gino.
“Ya, kamu harus lebih hati-hati dalam mencegah Keluarga Watanabe ini, jangan sampai mereka merasa terpojok dan mengerahkan Pembunuh Kurokin.”
Tuan Gino memperingatkan Junior.
Junior menganggukkan kepalanya.
Tuan Gino dan Junior pun pergi, sedangkan Danta sedang menatap Aron dengan penuh kemarahan, dia tidak menyangka Aron akan memiliki kemampuan pedang yang begitu luar biasa!
Danta terlihat menunjuk ke udara, sebuah cahaya langsung menembus ruang kosong diikuti dengan pedang cahaya yang muncul di tangan Danta!
“Tebasan Dewa Langit…”
Danta berteriak dengan marah, pedang itu langsung diayunkan dari tangan Danta, aura pedang yang menyilaukan bersinar hingga mencapai panjang puluhan meter.
__ADS_1
Aron tidak terburu-buru, Pedang Naga di tangannya mengeluarkan suara dengungan, dan aura yang haus akan darah terpancar dari bilah Pedang Naga.
Aron terus mengerahkan kekuatan Naga Ilahi ke dalam pedang.
“Teknik Pedang Sembilan Bayangan, pedang pertama…”
Pedang Naga di tangan Aron diarahkan ke atas, dalam sekejap angin kencang dan energi pedang yang menakutkan langsung melintasi langit!
Bruak bruak bruak…
Serangkaian ledakan terdengar, tiba-tiba langit menjadi gelap, seolah matahari dan bulan kehilangan sinarnya!
Aura pedang Danta yang mencapai puluhan meter hancur di bawah energi pedang Aron, dan berubah menjadi beberapa bagian lalu menghilang.
Danta merasa telapak tangannya terguncang dan pedang cahayanya hanya tersisa beberapa inci saja!
Danta sangat marah, pedang cahaya di tangannya kembali meningkat dan kali ini sebuah aura pedang yang sangat kuat menerjang ke arah Aron.
Kali ini Danta tidak berbelas kasihan, dia mengerahkan seluruh kekuatan spiritualnya.
Aron yang memegang Pedang Naga di tangannya langsung berhadapan dengan Danta, dua orang itu bertarung dengan kekuatan spiritual di dalam tubuh mereka, pertarungan seperti ini sangat menguras kekuatan spiritual.
Orang-orang yang berada tidak jauh dari sana tercengang, mereka tidak menyangka kekuatan Aron sudah meningkat pesat lagi.
__ADS_1
Dalam waktu singkat, dua orang itu sudah bertarung lebih dari ratusan jurus, kekuatan spiritual mereka terkuras dalam jumlah besar, ini membuat Danta terengah-engah dan raut wajahnya sangat jelek, dia tidak menyangka menghadapi seorang Aron akan membuat dia terlihat begitu menyedihkan.