
“Tuan Aron kamu tidak apa-apa kan!” tanya Mars.
“Cepat lihat bagaimana keadaan orang yang ada dalam mobil!”
Aron menggelengkan kepalanya!
“Oh!” Mars bergegas pergi memeriksa!
Dia menemukan di dalam Mercedes Benz itu hanya ada seorang wanita, dan saat ini airbag mobil sudah terbuka dan gadis itu terbaring di setir mobil dan sepertinya sudah pingsan.
Mars membuka pintu mobil dengan paksa dan menggendong wanita itu keluar!
Wanita itu tampaknya masih muda, sekitar dua puluh tahunan, dan mengenakan gaun berwarna biru muda tetapi ada banyak bercak darah di gaun itu, dan wajah wanita itu tampak pucat!
Aron berjalan mendekat, dan meletakkan tangannya di tangan wanita itu dengan ringan, energi spiritual mengalir masuk ke dalam tubuh wanita itu, dan wanita itu bergerak dan perlahan membuka matanya!
Setelah melihat Mars dan Aron, wanita itu menunjukkan sedikit takut, dan bergegas bangkit, lalu menjauh dari mereka berdua!
“Nona, tidak perlu takut, tadi kamu baru mengalami kecelakaan dan kami yang menyelamatkanmu!”
Mars bergegas menjelaskan kepada wanita itu!
Wanita itu melihat mobilnya lalu mengernyitkan keningnya dan mencoba mengingat kembali, baru menurunkan kewaspadaannya : “Kalau begitu terima kasih pada kalian, saya mungkin sedikit mengantuk, dan menyebabkan kecelakaan!”
“Tadi saya sudah memeriksa, tubuhmu tidak apa-apa, hanya ada beberapa bagian tubuhmu yang tergores, kamu bisa menelpon dan meminta bantuan!”
Setelah berkata Aron menatap Mars dan berkata : “Ayo kita pergi!”
“Tunggu sebentar!” Wanita itu berteriak memanggil dan bergegas menghalangi Aron dan Mars : “Ponselku rusak, tidak bisa menelpon untuk meminta bantuan, kalian mau kemana?”
“Ke Kota Tiku!” kata Mars.
__ADS_1
“Bagus sekali, saya berasal dari Kota Tiku, apa kalian bisa sekalian mengantarkan saya? Saya bisa membayar kalian……”
Wanita itu berkata dengan bahagia.
“Ada urusan yang harus kami tangani, akan merepotkan, kamu bisa menunggu penyelamatan sendiri!”
Setelah berkata, Aron langsung membuka pintu mobil dan masuk ke dalam!
Mars yang melihat ini hanya bisa tersenyum tidak berdaya kepada wanita itu dan masuk ke dalam mobil!
“Kenapa kamu begitu tidak punya simpati? Lantas kamu tega membiarkan seorang wanita tinggal disini sendirian? Kalau bertemu dengan orang jahat bagaimana?”
Wanita itu langsung menghadang di depan mobil dan berteriak tidak puas pada Aron!
Aron menurunkan jendela mobil : “Lantas kamu tidak takut kalau kami ini orang jahat?”
“Tidak, kalian berdua bukan orang jahat, saya ini bisa fisiognomi dan bisa menilai kalian melalui wajah kalian, kalian berdua adalah orang baik!”
Aron tersenyum kecil, dia tahu wanita ini hanya menggunakan kata-kata seperti ini untuk menyenangkan mereka berdua, seorang wanita berusia dua puluh tahunan bisa fisiognomi itu tidak terlalu mungkin!
“Tuan Aron………”
Mars menatap Aron dengan tatapan bertanya dan sepertinya dia berharap bisa membawa wanita itu!
“Naiklah!” Aron berkata dengan ringan!
Wanita itu membuka pintu mobil bagian belakang dengan senang : “Terima kasih ya……..”
Mars meneruskan mengemudi dan wanita itu duduk di kursi penumpang belakang sambil mengoceh dan memperkenalkan dirinya!
“Nama saya Chika Mandra , saya lulusan dari Universitas Dama di Kota Dama, dan saya baru lulus tahun ini, siapa nama kalian berdua? Ada urusan apa kalian pergi ke Kota Tiku?”
__ADS_1
Chika bertanya pada Aron dan Mars.
“Kamu mahasiswa dari Universitas Dama?” Mars yang sedang mengemudi sedikit kaget.
“Tentu saja, saya masih memiliki kartu mahasiswa saya kalau kamu tidak percaya saya bisa menunjukkannya!”
Chika mengeluarkan kartu mahasiswanya dan menunjukkannya pada Mars!
“Wah ternyata benar, saya juga lulusan dari Universitas Dama, hanya saja saya angkatan ke 84, lima angkatan di atasmu!”
Mars berkata sambil menyetir.
“Benarkah? Kalau begitu kamu seorang kakak senior? Kebetulan sekali, tidak disangka saya akan bertemu dengan kakak senior di sini, perlu diingat untuk bisa lulus ujian masuk ke Universitas Dama itu sangat sulit, dan jarang bisa bertemu dengan teman satu kampus…..
Chika yang mengetahui kalau Mars adalah alumni dari kampus yang sama menjadi semakin cerewet.
“Rumahku di Kota Dama!” Mars tersenyum!
“Oh saya kira kalian juga berasal dari barat daya, jarak Kota Dama dari sini sangat jauh, untuk apa kalian datang ke Kota Tiku? Liburan?”
Tanya Chika.
“Iya!” Mars tidak tahu bagaimana menjawabnya, jadi dia hanya bisa menganggukkan kepalanya!
“Sejak Lembah Ilusi mendirikan tempat pemandian air panas, banyak orang yang datang ke Kota Tiku untuk liburan, dengar-dengar tempat pemandian air panas itu bisa menyembuhkan penyakit, ada beberapa orang yang menderita kanker sembuh, tidak tahu itu benar atau tidak, tapi saya belum pernah kesana!”
Chika terus mengomel!
“Kamu tahu Lembah Ilusi?” Aron yang sejak tadi memejamkan matanya dan tidak mengatakan apapun tiba-tiba membuka mata dan menatap Chika.
__ADS_1