
Kabut hitam mengepul dari telapak tangan pria berjas dan siap menyerang Raul.
Namun pada saat ini, air kolam yang awalnya tenang tiba-tiba bergejolak, tidak lama kemudian, sebuah pilar air yang menyembur dari kolam dan diikuti dengan sebuah lubang besar, gelap dan tidak berdasar yang menyebabkan air di sekelilingnya berputar-putar namun tidak ada setetes air pun yang jatuh ke dalamnya.
Tidak lama kemudian, Naga Es kembali muncul dari lubang gelap, dan Kristal Naga yang berada di kepala Naga es mulai memancarkan cahaya yang menyilaukan, bahkan menyaingi sinar matahari.
Pemandangan ini membuat mata semua orang yang melihatnya memancarkan keserakahan yang mendalam, mereka tahu benda yang berada di kepala Naga Es itu pastilah Kristal Naga.
“Kristal Naga?”
Sutai dan Roddy juga tanpa sadar berseru kaget saat melihat benda yang seperti permata di kepala Naga Es itu.
Mereka berdua datang terlambat dan tidak melihat Kristal Naga tadi, saat kedua orang itu melihat Kristal Naga tatapan mata mereka menjadi panas, Kristal Naga ini adalah harta yang tidak tertandingi nilainya bagi mereka.
Bahkan pria berjas yang sudah terluka berat, saat melihat Kristal Naga yang tidak berhenti bersinar di dalam kepala Naga Es juga tidak bisa menahan diri untuk menghentikan langkahnya dan tatapannya dipenuhi dengan keserakahan.
Naga Es itu naik ke udara dan membuka mulut besarnya, sepasang matanya menyapu kerumunan.
Setelah menemukan pria berjas yang tidak jauh dari sana, Naga Es itu langsung melesat menuju ke arah pria berjas, ternyata dia sedang mencari pria yang membuat dirinya terluka.
__ADS_1
Pria berjas melihat Naga Es yang melesat ke arahnya seketika menjadi pucat, saat ini dia sudah tidak memiliki kekuatan untuk melawan Naga Es, apalagi saat ini banyak orang yang sedang memperhatikannya di sekitar.
Naga Es melesat dengan cepat sehingga pria berjas yang sudah terluka parah tidak memiliki kesempatan untuk menghindar dan sekujur tubuhnya langsung disemprot oleh cairan hitam dari Naga Es, tidak lama kemudian, tubuh pria berjas itu membeku dan menjadi patung es.
Semua orang yang melihat pemandangan itu tidak bisa menahan diri untuk tidak bergidik ngeri, namun berhadapan dengan Kristal Naga yang ada di kepala Naga Es tidak satupun dari mereka yang mundur.
Mereka datang kemari untuk menemukan benda pusaka, sekarang benda pusaka sudah muncul bagaimana mungkin mereka menyerah.
“Semua orang dari Keluarga Tanu dengarkan perintah, ikuti saya untuk membunuh Naga Es ini dan ambil benda pusaka!”
Roddy yang melihat Kristal Naga di kepala Naga Es menggertakkan giginya dan memberi perintah.
Naga Es yang awalnya ingin mundur dan masuk kembali ke dalam lubang melihat sekelompok orang yang tiba-tiba menyerangnya juga menundukkan kepalanya dan mengaum, dia membuka mulut besarnya dan bersiap untuk bertarung.
Aron yang berada jauh di samping melihat pemandangan seperti ini dan mengernyitkan keningnya, dengan bawahan yang dibawa oleh Roddy, sama sekali tidak mungkin menjadi lawan dari Naga Es.
Ting ting tang tang…
Dalam sekejap mata, semua senjata bawahan Keluarga Tanu menebas tubuh Naga Es, senjata-senjata itu dipenuhi dengan energi, kekuatannya sangat besar dan ada kilatan api, tubuh Naga Es dipenuhi dengan tanda-tanda putih bahkan luka-luka kecil, tapi semuanya pulih dengan cepat.
__ADS_1
Sh sh…
Naga Es itu mengaum dan ekornya yang besar langsung menyapu ke arah Roddy dan yang lainnya.
Melihat Naga Es menyerang, semua orang dari Keluarga Tanu segera mundur namun ada beberapa orang di antaranya yang tersapu dan menabrak tanah dengan keras lalu terluka berat.
Roddy yang melihat situasi ini menunjukkan raut wajah yang muram, hanya saja dia tidak berencana menyerah, karena iming-iming untuk mendapatkan Kristal Naga terlalu besar.
“Sutai..!!! kamu hanya akan menonton dari samping? Saya beritahu padamu, kalau kita bertarung sendirian maka akan dibunuh oleh Naga Es, siapapun tidak akan bisa mendapatkan Kristal Naga, jadi kenapa kita tidak bersekutu dan setelah mendapatkan Kristal Naga kita membaginya secara merata antara kita berdua?”
Roddy tahu jika hanya mengandalkan kekuatan mereka sendiri, maka tidak akan bisa menang melawan Naga es, jadi dia berencana bersekutu dengan Klan Petir.
Sutai menatap Roddy, sebenarnya dia sudah mempunyai pemikiran seperti ini sejak awal, meskipun mereka saling tidak menyukai tapi selain bersekutu mereka tidak punya pilihan lain.
“Baik, kita bersekutu untuk membunuh Naga Es lalu mengambil Kristal Naga…”
Sutai mengangguk.
__ADS_1