Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Aron Datang


__ADS_3

“Kevin...!!, Kevin…….”


Aron berteriak keras dan kondisi cemas, dia tahu kalau Nuri pasti sedang dalam bahaya, dan dia ingin segera kembali ke Provinsi Canai!


Tidak lama kemudian, seorang bawahan dari Keluarga Galang membuka pintu dan masuk, sepertinya dia sudah lama menunggu di luar!


“Tuan Aron, Tuan Muda Kevin sedang sibuk mengurus masalah penambangan di jalur tambang dan sedang tidak berada disini!”


Bawahan itu bergegas menjelaskan pada Aron.


“Dimana Tuan besar kalian?” tanya Aron.


Tepat setelah Aron selesai bicara, dia melihat Leonard dan Angela yang bergegas menghampiri!


“Tuan Aron, apakah Anda sudah selesai berlatih?” Leonard yang melihat Aron sudah bangun segera berkata dengan gembira : “Sekarang jalur tambang yang baru ditemukan sudah dibor dan digali, tapi akan memerlukan waktu yang lama untuk bisa melihat hasilnya, batu yang dibutuhkan oleh Tuan Aron juga harus menunggu beberapa hari!”


“Saya ada urusan mendadak dan harus kembali ke Provinsi Canai, segera siapkan mobil untukku!”


Wajah Aron terlihat sangat cemas, dan keringat dingin sudah terlihat di keningnya!


​Melihat ekspresi Aron yang cemas, Leonard tidak berani ragu-ragu dan berkata : “Tuan Aron, saya punya sebuah helikopter pribadi, kalau Tuan Aron tergesa-gesa, anda bisa menggunakan helikopter!”


“Bagus sekali!” Aron merasa senang dalam hatinya, dia tidak menyangka bos tambang begitu kaya, sampai mempunyai helikopter pribadi!


Tidak lama kemudian, helikopter sudah disiapkan, dan Aron langsung naik ke helikopter dan terbang menuju Provinsi Canai!


Angela melihat Aron yang terbang jauh dan tatapannya tidak beralih untuk sekian lama!

__ADS_1


Melihat putrinya seperti itu, Leonard menepuk pundak Angela : “Putriku, Tuan Aron itu bukan orang yang tidak memiliki impian tinggi, dia bisa menyukaimu atau tidak, itu tergantung usahamu!”


Angela mengangguk : “Saya akan berusaha!”


Di sisi lain, Nuri dilindungi oleh ratusan orang di dalam ruangan, Lyla dan Jekson sudah terluka, untunglah Aron memberikan Pil Peremajaan Ekstra kepada mereka, yang meningkatkan kebugaran fisik mereka, jadi luka mereka tidak memberikan dampak yang terlalu besar!


Mars yang memiliki status sebagai Tuan Muda Keluarga Darminto membuat Tronton tidak bisa bertindak terlalu kasar, jadi Mars hanya terluka ringan dan tidak mengalami masalah apapun.


Setelah Lina dibawa pergi, suasana hati Nuri sangat jelek, dia tidak tahu penderitaan apa yang dialami oleh Lina saat ini, tapi bagi Mars, Lina yang dibawa pergi tidak membawa pengaruh apapun terhadapnya, yang harus dia lindungi adalah Nuri, bukan Lina!


“Aron, kenapa kamu belum kembali, Lina sudah dibawa pergi, dia pasti akan dilecehkan oleh Roy, dengan temperamen Lina, dia pasti tidak akan kembali hidup-hidup, kamu harus cepat pulang dan selamatkan dia!”


Nuri yang berada di dalam kamar tidak berhenti berdoa!


Nggggg.. nguung... nguuung…….


“Tuan Aron, sudah sampai, saya akan mencari tempat untuk mendarat!”


Pilot itu berkata pada Aron.


“Tidak perlu!” Aron langsung membuka pintu helikopter.


“Tuan Aron, saat ini kita masih berada di ketinggian seratus meter dari atas tanah, kalau…….”


Pilot itu belum sempat menyelesaikan perkataannya, dan Aron sudah melompat ke bawah, dan membuat pilot itu seketika terkejut!


Sedangkan Mars yang berada di bawah, langsung mendongak dan melihat ke atas langit saat mendengar suara helikopter!

__ADS_1


Bam…….


Suara hantaman yang keras terdengar, dan sebuah lubang besar tercetak di atas lantai batu biru di villa, dan membuat batu biru itu pecah dan berserakan!


Debu menghilang dan sosok Aron berdiri dengan tegak di dalamnya!


“Tuan…..Tuan Aron?”


Mars kaget setengah mati, dia melompat langsung dari pesawat, apakah dia masih manusia biasa?


Benar, seorang kultivator, Aron adalah seorang kultivator abadi, dia bukan manusia!


Setelah Mars tersadar, tatapannya pada Aron penuh dengan kekaguman!


“Apakah sesuatu terjadi pada Nuri?” Aron bertanya dengan dingin.


“Tidak, Nona Nuri ada di dalam kamar……”


Mars yang merupakan Tuan Muda dari Keluarga Darminto di Kota Dama, saat ini bicara terbata-bata, seolah tidak memiliki sikap seorang Tuan Muda!


Aron bergegas masuk ke dalam kamar, dan setelah Nuri mendengar ada pergerakan, dia juga hendak bangun untuk memeriksa dan menemukan Aron yang bergegas masuk.


“Aron?” Melihat Aron, Nuri langsung meneteskan air mata, dan langsung memeluk Aron!


“Apa yang terjadi?” Aron memeluk Nuri dan menepuk pundaknya dengan ringan!


“Kenapa kamu baru pulang sekarang, Lina sudah dibawa pergi, dia dibawa pergi oleh Roy, mereka memintamu untuk pergi berlutut dan meminta maaf pada mereka untuk melepaskan Lina, saya takut….saya takut Lina akan dilecehkan oleh tangan busuk si Roy, Ken itu benar-benar binatang!”

__ADS_1


Nuri berkata sambil menangis sedih, belum lagi Rindu dengan Aron hilang, Datang masalah baru Lina yang dilecehkan dan di bawa pergi...


__ADS_2