
Lembah Tanpa Bayangan!
Dengan bantuan Nuri dan Lina, Khu hanya memerlukan waktu satu hari untuk mengakuisisi seluruh kekuatan Klan Petir dan Keluarga Tanu di bawah komando Lembah Tanpa Bayangan!
“Tuan Aron, Nona Nuri dan Nona Lina sungguh luar biasa, kekuatan dua gadis itu sekarang tidak kalah dariku, masih begitu muda sudah memiliki kekuatan seperti ini, benar-benar wanita luar biasa…”
Khu telah melihat kemampuan dua wanita itu dan terus memuji!
Ini membuat Nuri dan Lina yang dipuji menjadi sedikit malu.
“Saat kalian mengakuisisi kekuatan Klan Petir dan Keluarga Tanu, apakah mendapat halangan dari orang-orang Aliansi Seni Bela Diri?”
Tanya Aron.
“Tidak, tidak ada sedikit pergerakan pun, jangankan Aliansi Seni Bela Diri, bahkan keluarga dan klan lainnya juga tidak bergerak, ini sedikit aneh, perlu diingat para keluarga dan klan bela diri ini memiliki hidung setajam anjing, setelah mengetahui masalah ini pasti akan turun tangan untuk mencari keuntungan.”
Khu Tang berkata dengan sedikit aneh.
Aron berpikir keras, pergerakan sebesar ini tidak mungkin tidak diketahui oleh Aliansi Seni Bela Diri, baik Arthur maupun Wiwanto tidak ada yang menghentikan, sepertinya mereka sama sekali tidak menganggap serius dirinya.
Ini juga bagus, semakin pihak lain meremehkannya maka akan semakin menguntungkan baginya, Aron dapat memiliki banyak waktu untuk berlatih dan meningkatkan kekuatannya.
“Beberapa hari ini saya akan mengasingkan diri, kalau tidak ada urusan penting jangan ganggu saya, setelah Ketua Detast Eddyt berhasil menghubungi para wartawan, baru bangunkan saya…”
Aron berencana memanfaatkan waktu semasa situasi masih tenang untuk berlatih.
__ADS_1
Dengan adanya Lukisan Pegunungan dan Sungai Sembilan Puluh ribu mil, Aron akhirnya tidak perlu memusingkan tentang kekurangan energi spiritual, namun dia tidak tahu apakah energi spiritual di dalam Lukisan Pegunungan dan Sungai Sembilan Puluh ribu mil akan habis atau tidak.
“Saya mengerti!”
Khu menganggukkan kepalanya.
“Nuri, Lina, kalian berdua juga ikut saya pergi berlatih!”
Aron berkata pada Nuri dan Lina.
“Kamu pergi saja dulu, saya dan Lina mau pergi berjalan-jalan dan berbelanja…”
Kata Nuri.
“Mau membeli apa? Hari sudah gelap!”
Tanya Aron.
Nuri berkata lalu menarik Lina meninggalkan Lembah Tanpa Bayangan!
Melihat Nuri dan Lina yang pergi, hati Aron merasakan perasaan tidak enak.
“Penguasa, dengan kekuatan Nona Nuri dan Nona Lina, sebagian orang akan sulit mendekati mereka, kamu tidak perlu khawatir…”
Khu dapat melihat kekhawatiran di wajah Aron dan berkata dengan suara pelan.
__ADS_1
Aron yang memikirkan itu merasa masuk akal, dengan kekuatan Nuri dan Lina walau seorang Great Grand Master tingkat tujuh juga dapat mereka hadapi dengan mudah.
Aron meminta Khu untuk mencari ruang tertutup, lalu mengeluarkan Lukisan Pegunungan dan Sungai Sembilan Puluh ribu mil dari Cincin Penyimpanan, dan sebuah gelombang kesadaran spiritual langsung masuk ke dalam lukisan dan Aron langsung berkultivasi!
Di sisi lain, Nurj dan Lina bergandengan tangan berjalan di sepanjang jalanan Kota Dama yang ramai, melihat pemandangan malam yang indah, keduanya tampak penuh kegembiraan.
Walau mereka sudah datang berkali-kali ke Kota Dama tapi mereka belum pernah berjalan-jalan dengan baik di Kota Dama.
“Lina, ada kawasan pejalan kaki di depan, ayo kita lihat-lihat…”
Nuri melihat kerumunan orang di depan dan menarik Lina berjalan kesana.
“Nuri, kita pulang selarut ini, tidak akan membuat Aron cemas bukan?”
Lina takut jika mereka pergi terlalu lama, akan membuat Aron cemas.
“Dia pasti sudah berlatih sekarang, mana mungkin cemas, tidak apa-apa!”
Nuri menarik Lina berjalan ke kerumunan.
Ini adalah kawasan pejalan kaki yang paling ramai di Kota Dama, di dalamnya dipenuhi dengan berbagai macam barang dan berbagai macam jajanan di kedua sisinya.
Melihat jajanan, mata Nuri dan Lina seketika bersinar.
Setelah hampir dua jam di kawasan pejalan kaki, Nuri dan Lina berjalan pulang dengan perut kenyang!
__ADS_1