
Sebelum Danu sempat menjawab, tiba-tiba ada empat orang yang mengenakan pakaian yang sama persis dan mengenakan semacam helm di kepala mereka berjalan mendekat, hanya sepasang mata mereka berempat yang terlihat.
Melihat empat orang yang tiba-tiba muncul, Aron kaget sejenak, karena dia bisa merasakan aura keempat orang ini jauh lebih kuat daripada dirinya, dan mereka sepertinya satu tingkat lebih kuat dibandingkan dengan Badak Basi.
Sepertinya di Kota Dama memang banyak orang-orang hebat yang tersembunyi, hanya dalam waktu satu malam Aron sudah bertemu dengan begitu banyak ahli, dan semuanya bisa membunuhnya dalam sekejap.
Sedangkan saat Danu melihat empat orang itu, dia tidak menunjukkan ekspresi sedikitpun, dia hanya menatap merekberempat dengan tenang.
Empat orang itu berjalan ke hadapan Aron dan Danu, salah satu di antara mereka melirik sekilas Badak Basi yang sudah mati, lalu berkata pada Danu : “Danu, kamu tahu aturan di Kota Dama, di pusat kota para kultivator tidak boleh bertarung kan, kalau sampai melukai orang tidak bersalah bagaimana?”
“Tim Alpha, Badak Basi yang memulai terlebih dulu, apa kamu lihat luka-luka ini? Ini adalah ulah dari Badak Basi….”
Danu menunjuk luka-luka yang ada di tubuh Aron.
“Tidak perlu menjelaskan padaku, saya sudah tahu sejak awal, hanya saja saya akan memperingatkanmu, saya tidak akan peduli bagaimana Keluarga King bertarung, tapi kalau sampai melukai orang tidak bersalah, maka jangan salahkan saya tidak segan-segan….”
__ADS_1
Tim Alpha berkata dengan dingin.
“Saya mengerti!” Danu mengangguk, dan jelas dia sedikit takut pada orang yang ada di depannya ini!
Melihat Danu sudah setuju, Tim Alpha melambaikan tangannya ke arah mayat Badak Basi yang ada di atas tanah, dan entah mantra apa yang dia gunakan, mayat Badak Basi itu seketika menghilang dengan kecepatan yang terlihat oleh mata telanjang, dan lubang besar yang ada di atas tanah juga seketika kembali seperti semula.
Dan ini membuat Aron tercengang, dia benar-benar tidak bisa melihat betapa kuatnya orang yang ada di hadapannya ini?
Hanya saja Aron sudah menebak identitas orang-orang yang ada di depannya, mereka seharusnya adalah bagian dari orang-orang yang disebutkan oleh Hendy dan Eddyt, yang tidak dikekang oleh siapapun, dan bertanggung jawab atas keamanan Kota Dama.
Empat orang itu datang dengan cepat dan pergi dengan lebih cepat lagi, mereka tidak menatap Aron dari awal hingga akhir, karena Aron hanya seperti seekor semut di mata mereka.
Aron mengejar Danu, dan menghalangi jalan Danu : “Beritahu saya, siapa sebenarnya saya? Lalu siapa kamu? Apakah kamu mengenal Liu?”
Aron bertanya dengan cemas.
__ADS_1
“Saya sudah bilang, kamu akan mengerti semuanya setelah hari ke lima belas bulan Purnama, kamu bertanya padaku sekarang, saya tidak akan menjawabnya, segera bawa pulang pil obat yang kuberikan kepadamu, tubuhmu ini, benar-benar terlalu lemah….”
Danu menatap Aron dan menggelengkan kepalanya.
Setelah menghindari Aron, Danu terus berjalan keluar dari gang, namun kali ini Aron tidak lagi menghalangi Danu karena dia tahu, Danu tidak akan memberitahunya, dia menghalanginya juga tidak ada gunanya, dan kalau Danu ingin pergi, dia juga tidak bisa menahannya!
“Qi tenggelam, Yin dan Yang berputar di dalam Dantian, daging dan darah terpisah, semua organ di dalam rusak, dan lahir kembali dalam Pil Pengolahan Tubuh….”
Danu menggumamkan sesuatu sambil berjalan, tapi Aron bisa mendengarnya dengan jelas!
Mendengar perkataan Danu, awalnya Aron sedikit mengernyit, dia sama sekali tidak mengerti apa yang dikatakan oleh Danu, tetapi setelah beberapa saat, Aron mengeluarkan pil obat yang diberikan oleh Danu dan matanya seketika bersinar.
“Pil Pengolahan Tubuh, ini adalah Pil Pengolahan Tubuh?”
Keterkejutan terlihat di wajah Aron, sepertinya yang digumamkan oleh Danu tadi adalah formula untuk pengolahan tubuh, dan digunakan untuk latihan pengolahan tubuh.
__ADS_1
Setelah memahami hal ini, Aron ingin berterima kasih kepada Danu, tapi saat dia mengangkat kepalanya lagi, sosok Danu sudah tidak terlihat.
Aron membawa Pil Pengolahan Tubuh itu kembali ke penginapan dengan gembira, dan langsung mengunci pintu kamar penginapannya, Aron duduk bersila di atas tempat tidur, dan mengeluarkan Pil Pengolahan Tubuh yang diberikan oleh Danu lalu langsung menelannya.