
Aura itu baru saja dipancarkan oleh seorang Great Grand Master puncak yang ada di samping Lion.
“Omong kosong, pertandingan yang diselenggarakan oleh Aliansi Seni Bela Diri selalu adil dan jujur, bagaimana mungkin melakukan hal seperti itu!”
Wiwanto segera menegur dengan keras.
Dia tidak boleh membiarkan Lion merusak reputasi Aliansi Seni Bela Diri Kota Dama!
Kalau tidak Aliansi Seni Bela Diri Kota Dama akan menjadi bahan lelucon di dunia bela diri di masa depan!
“Saya omong kosong, kamu jelas-jelas sudah menyerang masih berani membantah? Jika auramu tadi melukai Saudara Aron, bagaimana pertandingan di atas ring bisa dilaksanakan?”
Lion menyeringai, dia sendiri membawa dua ahli dengan kekuatan Great Grand Master puncak bersamanya, jadi dia sama sekali tidak takut pada Wiwanto.
Wajah Wiwanto yang mendengar pertanyaan itu memerah, tadi dia sangat marah sampai tidak memikirkannya.
“Ketua Dewan Wiwanto, kembali…”
Saat ini, Arthur berteriak dengan raut wajah muram.
Wiwanto hanya bisa menarik kembali auranya dan melompat kembali ke sisi Arthur.
Saat Wiwanto kembali, Lion melihat sekeliling dan berkata : “Saya akan mengatakan hal ini hari ini, pertandingan yang adil dan tidak memihak boleh saja, tapi jika ada yang berani bermain curang dan diam-diam membantu August, maka saya Lion tidak akan duduk diam, saya paling benci dengan orang licik seperti itu…”
__ADS_1
Setelah selesai bicara, Lion langsung menatap Arthur, hal ini membuat Arthur sangat marah, tapi di hadapan begitu banyak orang dia juga tidak bisa marah!
“Saudara Aron, kamu lakukan saja dengan tenang dan berani, tidak akan ada orang yang berani bermain curang di belakangmu!”
Lion menatap Aron dan menepuk pundak Aron.
“Saudara Lion, terima kasih…”
Aron merasa berterima kasih pada Lion, bagaimanapun dengan kekuatan Keluarga Dayo, saat ini tidak membutuhkan bantuan dari Aron, Lion membantunya karena Lion sendiri tidak senang dengan apa yang dilakukan oleh Aliansi Seni Bela Diri!
Dua orang itu saling mendukung satu sama lain, Lion memiliki karakter yang jujur, jadi dia juga merupakan teman yang baik!
Aron melompat dan langsung berdiri di atas ring, lalu mengarahkan tatapannya pada August.
“Datang dan antarkan dirimu pada kematian…”
“Saya rasa yang akan mati adalah kamu!”
August berkata dengan dingin, dan menatap Naveen : “Ayah, saya akan maju.”
“Ya, kamu berhati-hatilah, ingat perkataanku, jangan anggap enteng lawanmu.”
Naveen berkata sambil mengangguk.
__ADS_1
Aura di tubuh August seketika meledak, dia lalu melompat ke hadapan Aron, dan aura yang menakutkan langsung menyelimuti Aron.
Dua orang itu saling bertatapan, dan udara seolah dipenuhi dengan percikan-percikan api.
“Kamu memang kuat, tapi bertemu denganku akan membuatmu tahu apa itu namanya bakat yang sesungguhnya.”
August menatap Aron dengan penuh penghinaan dan tersenyum dengan ringan.
“Bakat?” Aron tertawa dingin : “Kamu ini bukan berbakat, kamu ini menyombongkan diri, tapi saya akan membuatmu membayar harga atas kesombonganmu.”
“Apa lagi yang bisa kamu lakukan selain bicara? Hari ini saya akan membiarkanmu melihat dirimu dengan jelas…”
Setelah selesai berkata, aura di tubuh August langsung melonjak diikuti dengan aura biru samar yang menyelimuti tubuhnya.
Setelah itu tubuh August langsung melambung ke udara lalu menghilang dari pandangan semua orang, hanya menyisakan jejak biru samar di udara.
Semua orang mengangkat kepalanya untuk menemukan sosok August tapi sama sekali tidak bisa ditemukan.
“Apakah August ini sudah bisa terbang?”
Ada orang yang bertanya dengan terkejut.
Senyuman tipis muncul di sudut mulut Aron, dan cahaya keemasan mulai terlihat di tubuhnya, tidak lama kemudian, Aron sudah berdiri di atas ring seperti seorang prajurit yang mengenakan baju besi berwarna emas!
__ADS_1
Tidak peduli secepat apa kecepatan August, tujuan terakhirnya adalah untuk menyerang Aron, jadi Aron menggunakan tubuh emasnya yang tidak bisa rusak untuk menahan serangan August.