
Istana Lotus!
Langit sudah terang namun Aron dan yang lainnya masih terlelap, karena bagaimana pun mereka tidak tidur semalaman!
Bruak bruak bruak…
Tiba-tiba terdengar suara ledakan keras yang mengguncang langit, lalu sebuah batu besar di depan Istana Lotus hancur seketika.
Formasi pelindung yang melindungi Istana Lotus juga menghilang dalam seketika.
Suara yang tiba-tiba itu membuat Aron dan yang lainnya terbangun.
Bella bangun dan membawa anak buahnya untuk memeriksa ke depan pintu istana, Aron juga segera mengikuti.
Terlihat Baswan yang membawa anak buah Keluarga Jaya berdiri di depan pintu Istana Lotus, dan sedang menatap tajam ke arah Istana Lotus.
Tubuh Baswan memancarkan niat membunuh yang tidak ada habisnya.
Merasakan niat membunuh ini membuat hati semua orang bergetar.
Saat ini tubuh Bella belum sepenuhnya pulih, raut wajahnya berubah menjadi sangat jelek saat melihat Baswan membawa orang-orang dari Keluarga Jaya untuk datang mencarinya langsung.
“Kepala keluarga keluarga Jaya, entah apa yang membuatmu datang ke Istana Lotus dengan penuh kemarahan?”
Bella menenangkan diri sambil bertanya pada Baswan.
“Bella, dasar wanita ******, jangan berpura-pura, siapa yang membunuh adik keduaku dan menghancurkan Keluarga Jaya, suruh dia keluar…”
__ADS_1
Baswan tahu masalah ini tidak mungkin dilakukan oleh Bella, dia tidak memiliki kemampuan itu.
Bella yang mendengarnya seketika mengernyitkan keningnya : “Kepala keluarga keluarga Jaya, adik keduamu bekerja sama dengan Gavin dari Istana Hewan Surgawi dan menipuku lalu membiusku, mencoba berkomplot untuk melawanku, sekarang dia sudah mati itu juga salah dia sendiri…”
Baswan yang mendengarnya seketika menjadi semakin marah : “Bella, kamu berkata seperti ini karena tidak ingin menyerahkan orang itu bukan? Kalau begitu saya akan membantai Istana Lotus hari ini, dan membalaskan dendam adik keduaku…”
Baswan berkata dan aura di tubuhnya langsung meningkat, gelombang tekanan yang kuat langsung menekan ke arah semua orang di Istana Lotus.
Beberapa murid Istana Lotus yang kekuatannya lebih rendah mulai pucat dan memuntahkan darah.
Aron yang berdiri di belakang merasakan aura dari Baswan dan raut wajahnya seketika menjadi tenggelam!
Kekuatan Baswan sepertinya tidak lebih buruk dari Arthur.
Aron tidak menyangka di perbatasan Barat Daya masih ada seorang ahli seperti Baswan.
Tubuh Aron juga menyebarkan auranya dengan ganas untuk melawan tekanan dari Baswan, dan membuat semua orang di Istana Lotus dapat bernafas lega.
Aron berjalan perlahan ke hadapan Baswan.
“Tuan Besar, itu orangnya, dia orang yang membunuh Tuan Kedua…”
Saat ini, seorang bawahan Keluarga Jaya mengenali Aron dan langsung berkata dengan penuh semangat.
“Bagus anak muda, di usiamu yang masih sangat muda kamu sudah memiliki kekuatan, siapa gurumu? Atau putra dari keluarga mana kamu?”
Baswan selalu sibuk dengan latihannya, dia tidak pernah memperhatikan forum bela diri jadi dia tidak mengenal Aron.
__ADS_1
Melihat Aron masih sangat muda dan memiliki kekuatan yang menakutkan, sepertinya Aron memiliki kekuatan di belakangnya!
Meskipun Keluarga Jaya merupakan keluarga konglomerat di Kota Larso dan bahkan termasuk yang terbaik di Barat Daya, tapi Keluarga Jaya bukan apa-apa di luar daerah ini.
Terutama di komunitas bela diri Kota Dama, di mana semua keluarga memiliki kekuatan di balik layar yang kuat, Baswan tidak berani memprovokasi mereka.
“Saya tidak pernah mengubah nama saya, saya adalah Aron…”
Aron berkata dengan dingin.
“Aron?” Baswan mengernyitkan keningnya dan memikirkan nama itu untuk sesaat, namun tidak lama kemudian, sepasang mata Baswan bersinar : “Oh, saya sudah ingat, orang yang membunuh Satria itu adalah kamu, bukan?”
“Benar!” Aron mengangguk dengan santai.
“Bagus anak muda, jangan mengira kamu bisa menciptakan badai di Kota Dama jadi kamu bisa bersikap seenaknya di sini, karena kamu sudah mengaku kamu yang membunuh adikku, maka bayarlah dengan nyawamu…”
Baswan berkata lalu langsung melompat.
Bam!
Sebuah kekuatan tamparan yang menakutkan turun dari langit dan menekan ke arah Aron.
“Tinju Cahaya Suci…”
Aron juga berteriak marah dan melayangkan tinjunya dengan ganas!
__ADS_1