Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
tidak ada aturan


__ADS_3

“Cepat sekali, sepertinya Teknik Sembilan Bayangan itu persis dengan yang saya harapkan…”


Aron tersenyum tipis, beberapa hari ini dia sudah mencoba mencari tahu tentang Teknik Pedang Sembilan Bayangan yang dikuasai oleh Ichiro Watanabe, dan mendapatkan beberapa pengetahuan.


Bam!


Sosok Ichiro Watanabe melesat dengan cepat dan menghantamkan sebuah pukulan keras pada tubuh Aron.


Aron tidak menghindar, dan langsung menerima pukulan dari Ichiro Watanabe pada tubuhnya.


Sosok Aron bergetar dua kali dan tidak mengalami luka apapun.


Di sisi lain, Ichiro Watanabe merasa tangannya mati rasa dan dia berdiri tidak jauh dari sana sambil menatap Aron dengan dingin.


“Ternyata memang benar, semakin cepat kecepatanmu, tenagamu akan semakin kecil, kamu tidak bisa melesatkan kekuatan dan kecepatan di saat bersamaan, yang kamu sebut Teknik Sembilan Bayangan adalah mengorbankan kekuatan untuk kecepatan, sekarang sepertinya tidak lebih dari kotoran ayam…”


Adon menatap Ichiro Watanabe dan mencibir.


Bayangan Ichiro Watanabe bisa menipu mata semua orang tidak lebih dari karena kecepatannya yang terlalu cepat dan menyebabkan ilusi.


“Kamu mengira kamu sudah benar-benar melihat Teknik Pedang Sembilan Bayanganku?”


​Setelah Ichiro Watanabe selesai bicara, tangannya bergetar lalu menghunuskan Pedang Sayap Jangkriknya, pedang itu memancarkan cahaya yang redup, gelombang energi sudah disuntikkan ke dalamnya dan membuat aura pedang itu seketika meningkat dan mengeluarkan suara dengungan.

__ADS_1


“Kenapa? Kamu adalah pendekar yang sudah kalah, dan ingin menggunakan cara yang sama untuk melawanku?”


Aron menatapnya dengan penuh penghinaan, lalu dengan sebuah lambaian, Pedang Naga muncul di tangannya.


“Hm, hari ini juga bukan berada di atas ring, kamu sudah lupa saya punya bantuan…”


Setelah Ichiro Watanabe berkata, tiga orang berjubah hitam di belakangnya membuka jubah hitam mereka dan memperlihatkan baju besi berwarna emas di tambah dengan topeng yang mereka kenakan, mereka adalah tiga Pendekar Armor Emas.


Baju besi emas tiga pria berjubah hitam itu mulai bersinar dengan menyilaukan dibawah sinar matahari, dan tiga sinar itu menyinari pedang yang ada di tangan Ichiro Watanabe.


Pedang yang ada di tangan Ichiro Watanabe mulai memancarkan energi pembunuh dan aura pedang itu menjadi lebih panjang beberapa kaki.


Aron mengernyitkan keningnya, dia merasakan aura pembunuh dari pedang Ichiro Watanabe, dan itu membuatnya merasa sedikit gelisah!


“Kali ini, saya akan membiarkanmu mencoba Teknik Pedang Sembilan Bayanganku…”


Aron seketika merasakan sedikit bahaya dan nyala api muncul di Pedang Naga yang ada di tangannya, lalu mengayunkan pedang itu dengan ddahsyatnya.


Bruak brak brak…


Dua aura pedang itu bertabrakan, tubuh Aron seketika terlontar akibat tabrakan yang begitu kuat, seluruh pulau itu terasa seperti dijatuhi oleh bom, sebuah lubang dengan kedalaman lebih dari sepuluh meter muncul dan pohon-pohon beterbangan.


“Aron…” Audrey bergegas maju untuk memeriksa keadaan Aron.

__ADS_1


Aron diselimuti oleh debu dan bangkit berdiri, meskipun tampak menyedihkan dia sama sekali tidak terluka.


​“Tidak disangka, tubuh fisikmu kuat juga…”


Ichiro Watanabe terkejut saat melihat Aron yang tidak terluka sama sekali.


“Ichiro Watanabe, ini adalah kompetisi, tapi kamu diam-diam mengatur orang untuk berbuat curang, kamu ini melanggar aturan…”


Audrey berkata sambil menunjuk Ichiro Watanabe.


“Hahaha, aturan apa? Setelah saya membunuh kalian semua nanti, saya adalah pemenangnya, dan aturan dibuat oleh pemenang…”


Ichiro Watanabe tertawa keras.


“Jangan sombong terlalu cepat, kami berdua membentuk aliansi, walau kamu mempunyai bantuan lalu bisa apa…”


Audrey berteriak marah, lalu tubuhnya tiba-tiba meledak dan bulu-bulu terus tumbuh dengan cepat.


Audrey akan bertransformasi menjadi petarung terbaiknya…


Ichiro Watanabe mengernyitkan keningnya, jika Aron dan Audrey bekerja sama maka dia akan sedikit kewalahan.


“Sialan, untuk apa kalian termenung, cepat bertindak, bunuh mereka semua…”

__ADS_1


Ichiro Watanabe memberi perintah kepada pasukannya sendiri.



__ADS_2