
Saat ini, gadis itu menerjang ke hadapan Aron dan dia terkejut dengan serangan balik dari Aron yang begitu cepat.
Namun belati di tangannya tidak berhenti dan terus diarahkan ke leher Aron dengan putus asa.
“Kamu kebal terhadap teknik pesonaku, apakah kamu ini seorang pria?” Gadis itu tampak pucat karena marah, dan tatapannya pada Aron menjadi semakin dingin.
“Apakah itu aneh? Bukankah kamu sudah tahu?” Aron tampak bingung, dia memegang belati di tangannya dan dengan sedikit tekanan dia membelah belati itu menjadi dua bagian dan jatuh ke tanah.
Detik berikutnya, hawa dingin di tubuh gadis itu meledak dan diikuti dengan gelombang kabut hitam.
Dalam sekejap kabut hitam menyelimuti Aron.
Melihat kabut hitam di sekelilingnya, Aron tiba-tiba tersadar saat memikirkan serangan barusan.
“Kamu….kamu bukan Elen?”
Mata Aron penuh keterkejutan, karena gadis di depannya terlihat persis seperti Elen, dan dia bahkan bisa menggunakan teknik pesona.
Kalau bukan karena gadis itu menyerang Aron, dan mengeluarkan gas beracun maka Aron pasti akan mengira dia adalah Elen, terlalu mirip, sangat mirip.
__ADS_1
Namun setelah Aron memikirkannya, meskipun gadis ini terlihat mirip dengan Elen tapi ada hawa dingin di tubuhnya yang tidak dimiliki Elen.
“Siapa yang mengatakan saya Elen, bukankah kamu yang dari tadi salah orang….
Setelah berkata, gadis itu mengarahkan tinjunya pada Aron.
Dari sudut pandangnya Aron sudah diselimuti gas beracun dan dia akan segera keracunan dan tidak sadarkan diri, jadi Aron tidak akan bisa menghindari pukulannya.
Tapi yang mengejutkan gadis ini adalah, Aron bisa menghindari serangannya dengan mudah dan bahkan menyedot gas beracun itu dengan bersih.
“Siapa kamu? Kenapa kamu terlihat sangat mirip dengan temanku?”
Meskipun dia tidak tahu apa hubungan antara gadis itu dan Elen, tapi Aron yakin kalau mereka pasti memiliki hubungan darah, dan mungkin mereka adalah anak kembar.
Aron tahu Elen diadopsi oleh Danu, jadi mungkin ada keluarga yang melahirkan anak kembar dan karena tekanannya terlalu besar, mereka memilih untuk membuang salah satunya.
Karena biaya merawat anak semakin lama semakin tinggi, jadi banyak orang yang tidak mampu dan memilih untuk membuang satu anaknya dan itu sudah biasa.
“Saya adalah orang yang datang untuk menangkapmu…..”
__ADS_1
Setelah berkata gadis itu kembali menyerang Aron, hanya saja kali ini Aron menghindar dan setelah puluhan serangan berturut-turut, gadis itu mulai terengah-engah.
Aron menatap gadis yang kelelahan itu dan berkata dengan ringan : “Sudahlah, sudahi saja, kamu bukan lawanku, tidak akan bisa menangkapku, saya hanya ingin tahu siapa kamu, kamu benar-benar mirip dengan temanku, sangat mirip.”
Gadis itu menatap Aron yang berdiri di depannya dan berkata dengan tidak puas : “Kamu sedang meremehkanku?”
“Kalau bukan karena kamu terlihat sama persis dengan temanku, sekarang kamu pasti sudah menjadi mayat, jangan kira saya akan mengasihanimu, teknik pesonamu tidak akan berguna padaku, sebaiknya kamu jawab pertanyaanku, siapa kamu, kenapa mau menangkapku?”
Aron menatap gadis itu dengan dingin dan auranya meningkat.
Baru saja Aron merasakan dengan jelas kekuatan gadis itu yang sebenarnya, dia hanya seorang ahli bela diri yang melangkah masuk ke ranah grand master, bagaimana mungkin dia bisa menangkapnya.
“Arogan!”
Gadis itu tampak muram dan dia sama sekali tidak menghiraukan perkataan Aron, dan tiba-tiba melompat, tubuhnya tampak aneh di langit malam, dan cahaya dingin yang tidak terhitung jumlahnya terbang ke arah Aron!
“Tujuh Bintang pembunuh!”
Gadis itu berteriak dengan marah dan pisau terbang yang tidak terhitung jumlahnya jatuh dari udara dan menutupi tubuh Aron dan membuat Aron tidak bisa menghindar.
__ADS_1