
Keempat pria itu seketika berlutut di lantai dengan suara gedebuk, dan tidak bisa mengangkat kepala mereka karena tekanan itu!
Merasakan tekanan yang begitu besar, empat orang itu sudah ketakutan setengah mati, raut wajah mereka dipenuhi dengan kengerian!
Mereka belum pernah merasakan tekanan yang begitu besar, jadi sama sekali tidak tahu, kekuatan seperti apa yang bisa memancarkan tekanan sebesar ini.
“Siapa yang menyuruh kalian datang dan membunuhku?”
Saat ini, Aron perlahan-lahan bangkit berdiri dan menatap Empat Pendekar Gunung Tomang yang berlutut di lantai, lalu bertanya pada mereka.
Empat orang itu gementar tapi tidak ada yang berani angkat bicara!
Mereka yang melakukan hal seperti ini, membicarakan kepercayaan dan tidak akan mengkhianati majikan mereka!
Meskipun kekuatan Aron membuat mereka takut, tapi mereka tidak boleh mengkhianati kepercayaan yang diberikan kepada mereka!
Melihat empat orang itu tidak mau bicara, Aron menyeringai : “Empat orang yang keras kepala, kalau begitu saya mau lihat sekeras apa tulang kalian ini…”
Aron berkata lalu melambaikan tangannya!
Swoosh…
Kilatan cahaya keemasan seketika menebas sepasang tangan adik ketiga dari Empat Pendekar Gunung Tomang hingga patah!
Tangannya patah dan terjatuh ke tanah, darah tidak berhenti bercucuran!
__ADS_1
“Ah…ugh ugh…”
Adik ketiga berteriak kesakitan, namun saat dia baru mengeluarkan suara, Aron langsung menamparnya dan membuat rahangnya bengkok dan tidak bisa bersuara sama sekali.
Melihat Aron yang begitu kejam, beberapa orang itu mulai mengucurkan keringat dingin!
“Teman, masalah hari ini adalah kesalahan kami berempat, jika kamu memberi kami kesempatan dan melepaskan kami, kami Empat Pendekar Gunung Tomang tidak akan pernah mencari masalah denganmu lagi, dan kami akan memastikan kamu bisa sampai di Kota Lamar dengan selamat…”
Kakak pertama dari Empat Pendekar Gunung Tomang berkata pada Aron.
“Mengandalkan kalian? Menjamin keselamatanku?”
Aron hanya bisa mencibir, dan meningkatkan aura di tubuhnya, beberapa orang itu bahkan tidak memenuhi syarat untuk berlutut lagi dan langsung terkapar di lantai.
“Nak, cepat lepaskan kami, kalau tidak kamu tidak akan bisa keluar dari Kota Lamar, kalau punya keberanian beritahu namamu…”
“Wah, sepertinya kalian masih ingin membalas dendam padaku ya…”
Aron tersenyum, “Apa yang bisa kalian lakukan walau saya memberitahu kalian namaku, dengarkan dengan baik, namaku Aron, ingin membalas dendam padaku, silakan saja, saya akan menunggu, hanya saja kalian belum tentu memiliki kesempatan untuk membalas dendam…”
Setelah Aron selesai bicara, tekanan yang menakutkan itu menghilang namun digantikan dengan keinginan membunuh yang begitu tajam!
“Aron?”
Empat Pendekar Gunung Tomang yang mendengarnya mulai tertegun satu per satu, mata mereka membulat dan mulut mereka menganga.
__ADS_1
“Kamu…kamu adalah Aron yang membunuh Ichiro Watanabe, dan menerima tantangan Keluarga King di forum bela diri?”
Kakak pertama dari Empat Pendekar Gunung Tomang bertanya dengan kaget.
“Kalian tahu tentang saya?”
Aron tidak mengangka, di Kota Lamar yang kecil juga ada yang mengetahui tentang dirinya!
Mendengar pengakuan Aron, mereka berempat seketika terkejut dan menjadi pucat pasi.
“Tuan Aron, mana mungkin kami tidak mengetahui namamu, kami mohon padamu ampunilah kami, Vision yang meminta kami kemari, kami juga hanya melakukan pekerjaan demi uang, mohon Tuan Aron ampuni kami…”
Empat orang itu bersujud kepada Aron dengan mati-matian, dan adik kedua dari Empat Pendekar Gunung Tomang itu melakukannya dengan paling keras, tidak lagi dipenuhi dengan kesombongan yang baru dia tunjukkan.
“Kenapa dia ingin membunuh kami?”
Tanya Aron.
Kakak pertama menggelengkan kepalanya : “Tuan Aron, kami juga tidak tahu, orang ini sudah sering melakukan pembunuhan untuk menghindari pengiriman barang, mungkin saja kalian memiliki barang berharga yang diincar oleh Vision.”
Aron yang mendengar hal itu seketika mengerti, Vision pasti ingin membunuh mereka karena kumpulan barang-barang antik di pelelangan.
Itulah mengapa dia berbaik hati mengantar mereka kembali dengan kapal pesiar!
Dengan begitu dia bisa bertindak saat di kapal pesiar, melemparkannya ke laut tanpa ada yang mengetahui!!
__ADS_1