
Melihat kejadian ini, raut wajah Leonard sangat muram, dia tahu pihaknya hampir kalah!
Seperti dugaan, dengan cepat sosok Master Goda terbang keluar dari dalam asap tebal, sudut mulutnya terdapat noda darah, dengan tubuh gemetar dia menatap Guru Irman.
“Ahli dalam sihir dan bela diri, memang sangat lihai, saya mengaku kalah…”
Dengan wajah muram Master Goda berkata pada Master Irman.
“Melihat reputasimu yang lumayan bagus, hari ini saya tidak membunuhmu, enyahlah…”
Master Irman melambai tangan!
Setelah memberi hormat, Master Goda segera memerintah orang mengangkut Cade lalu pergi dari sana!
“Master Goda kamu tidak boleh pergi, tidak boleh pergi, kalau kamu pergi, bagaimana dengan saya, saya bisa memberimu lebih banyak uang, berapa pun saya berikan!”
Leonard menarik Master Goda sembari berkata.
“Tuan Galamg, bukan masalah uang, saya bukan tandingan Master Irman, saya tidak berdaya!”
Master Goda mengibas Leonard, lalu berjalan pergi tanpa menoleh!
Leonard tercengang,tubuhnya terhuyung dan jatuh ke belakang!
“Ayah…” Angela memegangnya dengan panik!
“Hahaha, bagaimana? Saya telah memberi kesempatan, tapi kalian tidak menghargainya, selain tambang ini milikku, seluruh tambang di Gunung Hoju adalah milikku, siapa dari kalian yang tidak setuju, hari ini akan mati…”
Edward tertawa keras dan lancang!
“Edward, keluarga Wizard tidak akan berebut denganmu, kami hanya akan mengoperasi tambang kami sendiri saja!”
Melihat ini, Fiktor berkata pada Edward.
__ADS_1
“Sudah terlambat, sekarang kalian berdua beserta keluarga kalian pergi dari kota gunung ini, selain orang dari keluarga Serosa, saya tidak suka melihat keluarga lain menambang di tempat ini, kalau tidak, akan kuhabisi seluruh nya.!”
Edwar berkata aaroga
“Edward, kamu…tidakkah ini terlalu menindas?
Fiktor sangat marah!
Dan gelisah
“Kenapa? Saya memang menindasmu, lalu kenapa? Apakah kamu juga ingin membangkang dan melawanku?”
Edward memandang kejam pada Fiktor, saat ini dia luar biasa arogan!
“Edward, saya tidak akan pergi dari kota gunung ini, Meskipun harus bertarung mati-matian denganmu…”
Leonard menggertakkan gigi sembari menatap Edward, lalu berkata pada Fiktror: “Fiktor, kita beraliansi, saya tidak percaya kita akan kalah darinya, sampai waktunya, kita akan membagi rata tambang ini!”
Fiktor melihat Edward yang arogan, lalu menganggukkan kepala:
Edward melihat dua keluarga ini bergabung, sama sekali tidak khawatir, orang yang dibawa Leonard sudah pergi, tidak ada lagi kekuatan yang tersisa!
“Kalau memang kalian dua keluarga ingin cari mati, jangan salahkan saya berbuat kejam…”
Aura membunuh terpancar di mata Edward, lalu melambaikan tangan: “Ayo maju, bunuh mereka semua…
Petarung-petarung tangguh yang dibawa Edward langsung melesat maju, tangan Master Irman terkepal, bergumpal-gumpal kabut gelap menyebar ke arah keluarga Wizard dan Keluarga Galang!
“Serbu…”
Fiktor dan Leonard menggeram keras, mereka tahu ini waktunya menentukan hidup mati mereka!
Dalam sekejap, kedua belah pihak berkelahi, pria raksasa setinggi dua meter yang dibawa Fiktor langsung berjalan ke arah Master Irman, sosoknya yang besar seperti sebuah gunung kecil!
__ADS_1
“Huh, tidak tahu diri!”
Menghadapi pria raksasa yang bagaikan sebuah gunung kecil, tiba-tiba sepasang mata Master Irman mengedip, bola mata yang sebelumnya berwarna putih, saat ini berubah menjadi hitam, sorot matanya bersinar terang, dia sama sekali tidak buta!
“Ahhh…”
Pria raksasa itu mengeluarkan suara geraman, lalu mengayunkan tinju ke arah Master Irman!
Master Irman menghindar dengan lincah, lalu mengayunkan sebuah tinju di punggung pria raksasa!
Bang…
Suara dentuman keras, seolah-olah menghantam baja, langsung membuat Master Irman mundur beberapa langkah, lengannya sedikit mati rasa!
“Ternyata kamu berlatih Kungfu!”
Kening Master Irman agak berkerut!
Pria raksasa mengamuk karena pukulan itu, lalu membalik badan dan kembali melangkahkan kakinya menuju ke arah Master Irman, setiap langkahnya seperti gempa bumi, mengeluarkan suara dentuman yang keras!
“Huh!” Master Irman mendengus dingin, kedua tangan mengepal, dalam sekejap dua gumpal kabut gelap muncul dari celah jemarinya, dan langsung menyerbu ke arah pria raksasa itu.
Melihat ini, pria raksasa hendak menghindar, namun dua gumpal kabut hitam bagaikan roh yang langsung menyusup masuk ke dalam lubang hidung pria raksasa!
Pria raksasa tercengang, kedua tangannya membekap tenggorokan dengan ekspresi sangar tersiksa!
Huekk…
Semburan darah segar keluar dari mulutnya, lalu sosok setinggi dua meter itu tiba-tiba terjatuh ke tanah, kedua matanya terbelalak, darah mengalir keluar dari tujuh lubang lalu tewas, jelas sekali dia tewas keracunan!
Saat ini, tidak peduli orang-orang dari keluarga Galang maupun keluarga Wizard mulai muncul gejala keracunan lalu tewas, dalam sekejap mulai berjatuhan!
Leonard dan Fiktor tercengang melihat semua ini, mereka merinding ketakutan..
__ADS_1