
Jika Keluarga Dayo benar-benar ingin menghancurkannya maka itu akan semudah membalikkan telapak tangan.
“Saya…saya hanya bertanya, kalau begitu maka tidak masalah…”
Kepala keluarga itu terkejut dan segera kembali duduk.
Hal ini mengundang gelak tawa dari sekitar, orang itu merupakan salah satu anggota dari Aliansi Seni Bela Diri, sekarang dia ditegur oleh Rafael seperti seekor anjing, ini sama saja dengan mempermalukan Aliansi Seni Bela Diri, dan membuat Arthur sedikit tidak bisa duduk diam.
“Kepala Keluarga Keluarga Dayo, hari ini kita datang ke pertemuan ini bukan untuk pamer kekuatan, jika kamu ingin bertarung, Aliansi Seni Bela Diri tidak takut dengan Keluarga Dayo, jangan kira karena kalian sudah mengambil alih semua sumber daya milik Keluarga Himawan kalian sudah sangat hebat.”
Arthur berkata pada Rael dengan raut wajah dingin.
“Kalau kamu tidak puas maka coba saja, kamu kira saya takut dengan Aliansi Seni Bela Diri?”
Rael tidak menunjukkan rasa takut sedikit pun!
Kemarahan Arthur juga seketika meningkat, dia bangkit berdiri dan suasana di sekitar seketika menjadi tegang.
“Hadirin, ini adalah lokasi pertemuan, jika berani membuat masalah di sini maka saya ingin lihat bagaimana kalian memberi penjelasan kepada Tuan Gino…”
Eddyt yang melihat hal ini segera angkat bicara.
Mendengar nama Tuan Gino disebut, Arthur kembali duduk dan Rael menarik sebuah kursi : “Tuan Aron, silakan duduk…”
Aron juga tidak sungkan-sungkan, dia langsung duduk dan Rael berdiri di belakang Aron.
Hal ini membuat semua orang menyadari bahwa Keluarga Dayo benar-benar berada di pihak Aron dan sudah menjadi pengikut Aron.
__ADS_1
Adegan ini membuat raut wajah Arthur menjadi semakin jelek!
Awalnya dia sudah menyiapkan Jaring Surgawi untuk Aron, jadi sekarang ditambah dengan Keluarga Dayo maka tidak tahu apa yang akan terjadi.
Kerumunan orang itu duduk di aula utama, tidak ada yang berbicara sedangkan Aron menatap Arthur dengan dingin, tatapan matanya penuh dengan niat membunuh!
Nuri sedang menderita di dalam Aliansi Seni Bela Diri, dia pasti akan mencari kesempatan untuk membunuh tua bangka ini.
Namun Arthur bahkan tidak menatap Aron, dia memejamkan matanya dan jelas terlihat santai!
Suasana di seluruh aula utama menjadi sangat tenang dan menakutkan!
Setelah menunggu selama belasan menit, kedatangan Tuan Gino masih tidak terlihat dan beberapa orang sudah mulai tidak bisa duduk diam.
Beberapa orang mulai berbisik pelan dan membicarakannya.
Belasan menit kembali berlalu, sudah setengah jam dan Tuan Gino masih belum terlihat!
“Apa maksud Tuan Gino dengan ini? Kenapa dia masih belum datang?”
“Saya masih punya urusan di rumah, hal seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya!”
“Tuan Gino biasanya sangat tepat waktu, apa yang terjadi hari ini?”
...****************...
Beberapa orang mulai merasa tidak puas tapi hanya berani menggerutu!
__ADS_1
Sedangkan Aron di sisi lain melihat Tuan Gino yang masih belum muncul seketika menyeringai, dia seolah mengerti apa yang dipikirkan oleh Tuan Gino.
“Sudahlah, semuanya tidak perlu mengoceh, Tuan Gino akan datang atau tidak tinggal menunggu saja…”
Pada saat ini Aron berkata dengan lantang.
Saat Aron melontarkan perkataannya, semua orang mengalihkan pandangan mereka pada Aron.
“Aron, kamu benar-benar seekor anjing yang baik untuk Tuan Gino, pantas saja Tuan Gino begitu melindungimu!”
Di saat ini, seorang kepala keluarga keluarga bela diri yang tergabung dalam Aliansi Seni Bela Diri mendengus dingin.
Dia sengaja mencari gara-gara dengan Aron, karena saat Aron keluar dari sini mereka semua sudah bisa menyerang Aron dan menghabisinya.
Bahkan Arthur sudah berjanji, siapa pun yang dapat menyingkirkan Aron akan mendapatkan setengah dari sumber daya pelatihan tahun depan.
“Hahaha, benar-benar anjing yang baik…”
Semua orang mulai tertawa terbahak-bahak.
“Aron, jangan berpikir dirimu sangat hebat, apa kamu merasa setelah membunuh Satria, kamu sudah tidak terkalahkan di Kota Dama?”
“Kami semua begitu banyak keluarga dan klan bela diri selalu hidup dengan damai tanpa masalah, sejak kamu muncul, kamu membuat komunitas bela diri Kota Dama menjadi kacau balau.”
“Kalau bukan karena Tuan Gino melindungimu dari belakang, kamu kira kamu masih bisa hidup hingga saat ini?”
Kepala keluarga itu kembali menghina Aron.
__ADS_1
Aron menatap orang itu dengan dingin lalu berkata : “Hanya mengandalkan sampah sepertimu juga berhak mengatakan ingin membunuhku?”