Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Terganggu


__ADS_3

“Mengapa menara itu bergetar padahal tidak ada gempa bumi?”


Azuwa mengernyitkan keningnya.


“Kak Azuwa, apakah Aron sedang membuat kerusakan dan mencoba merobohkan menara itu?”


Seorang bawahan Keluarga Galah berkata dengan pelan.


Raut wajah Azuwa yang mendengarnya seketika berubah.


Rein mengirimnya kemari untuk menjaga menara ini, jika Aron merobohkannya, maka Rein pasti tidak akan mengampuninya.


“Ayo, kita periksa…”


Azuwa membawa pasukannya berjalan menuju Menara Setan.


Tidak lama kemudian, saat berjalan mendekati radius sepuluh meter dari Menara Setan, tiba-tiba seorang bawahan Keluarga Galah yang berjalan di depan berteriak kesakitan.


Setelah itu, beberapa orang itu melihat aura pembunuh yang kental muncul di udara, dan aura pembunuh itu tidak berhenti berputar menyelimuti seluruh Menara Setan.


Sedangkan bawahan Keluarga Galah yang tadi berteriak kesakitan saat ini sudah berubah menjadi potongan daging akibat aura pembunuh itu, dan mati dengan tragis.


Melihat adegan di depan mata, ada orang yang tidak dapat menahan diri dan langsung memuntahkan isi perutnya.


​Raut wajah Azuwa menjadi sangat jelek.


Dia tidak menyangka Aron memasang formasi pembunuh di sekeliling Menara Setan.


“Sialan…”


Azuwa mengumpat dan membawa pasukannya mundur, dia menunggu di samping, menunggu Rein datang dan membuat keputusan.

__ADS_1


Azuwa tidak berani mencoba menerobos formasi pembunuh itu.


Setelah lima jam kemudian, langit sudah menjadi gelap dan Rein baru tiba di Kota Letta.


​“Tuan Muda…”


Melihat Rein tiba, Azuwa segera membawa pasukannya dan menyambutnya.


​“Di mana Aron?”


Rein bertanya.


“Tuan Muda, Aron berada di dalam menara itu dan dia memasang formasi pembunuh di sekitar menara…”


Azuwa berkata sambil melirik mayat bawahan Keluarga Galah yang terbunuh oleh formasi pembunuh itu.


Melihat mayat yang mengerikan di tanah, raut wajah Rein sedikit berubah.


Dan kekuatan dari formasi pembunuh itu begitu besar, perlu diketahui bahwa kekuatan paling rendah dari bawahannya adalah Great Grand Master, dapat dibunuh dengan mudah oleh formasi pembunuh menunjukkan betapa kuatnya formasi pembunuh itu.


Untuk membuat formasi pembunuh yang begitu kuat, walau seorang ahli sihir yang sebenarnya juga sepertinya membutuhkan waktu lama, Rein tidak menyangka Aron dapat memasang formasi pembunuh yang begitu kuat dalam waktu yang singkat.


Rein perlahan-lahan berjalan maju dan mengulurkan tangannya ke udara.


“Tuan Muda, berhati-hatilah…”


Azuwa bergegas memperingatkan Rein.


Rein tidak berbicara, tapi terus mengulurkan tangannya ke depan.


Saat tangan Rein menyentuh formasi pembunuh, formasi pembunuh itu tiba-tiba aktif dan aura pembunuh yang bersinar di bawah cahaya bulan mulai menyerang Rein.

__ADS_1


Rein segera menarik tangannya dan meskipun Rein sudah mempersiapkan diri, tapi luka kecil tetap muncul di tangannya.


Rein menatap lukanya dan raut wajahnya menjadi muram.


Aura pembunuh ini memiliki kekuatan yang sangat besar.


“Kalian semua, mundur…”


Rein memperingatkan agar Azuwa dan bawahannya mundur.


Segera setelah itu, Rein mengepalkan tinjunya, kekuatan setengah Master Gurunya menyatu dan dia melayangkan sebuah tinju ke depannya dengan ganas.


Bruak bruak bruak…


Tinju itu menghantam ke udara di depannya, tapi sebuah riak seketika muncul di udara.


​Terkena tinju itu membuat formasi pembunuh terlihat.


Pergerakan yang begitu besar membuat Aron yang sedang berkultivasi terbangun.


Dia dapat merasakan ada orang yang sedang menghancurkan formasi pembunuh yang dia buat.


Aron segera bangkit berdiri dan berjalan keluar dari Menara Setan, dan menemukan seorang pria yang sedang menghantamkan tinjunya ke formasi pembunuh yang dia buat di bawah cahaya bulan!


Setiap pukulannya mengandung kekuatan yang dapat menghancurkan langit dan bumi, formasi pembunuh yang terus diserang mulai menjadi lemah.


“Tuan Muda, itu adalah Aron…”


​Azuwa melihat Aron yang keluar segera angkat bicara.


__ADS_1


__ADS_2