Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Hidup Instruktur Aron


__ADS_3

“Ketua Detasemen Eddyt, perkenalkanlah…”


Aron berkata sambil menyapu seisi ruangan yang dipenuhi dengan anggota Detasemen Perlindungan Hukum.


Eddyt mengangguk : “Semuanya berkumpul…”


Mendengar aba-aba itu, semua anggota Detasemen Perlindungan Hukum segera berkumpul, mereka berdiri dengan tegak dan tampak sangat bersemangat.


“Kalian tadi sudah melihat kekuatan Tuan Aron, kedepannya Tuan Aron akan melatih kalian dan membantu kalian untuk meningkatkan kekuatan kalian dalam waktu yang singkat, sekarang saya umumkan, kelak Tuan Aron adalah instruktur Detasemen Perlindungan Hukum, siapapun yang berani melawan perintah Instruktur Aron, berani tidak mendengarkan perkataannya, akan langsung dipecat…”


Eddyt berkata kepada pasukannya dengan wajah serius.


“Siapa yang berani tidak mendengarkan perintah Tuan Aron, tidak akan saya biarkan…”


Albert yang di samping juga menambahkan.


“Baik, siap laksanakan perintah Instruktur Aron…”


Semua anggota berteriak serempak.

__ADS_1


Kekuatan yang baru ditunjukkan oleh Aron sudah meyakinkan semua anggota itu, walau Eddyt tidak memperingatkan mereka, mereka para anggota ini juga tidak berani membangkang pada Aron.


“Tuan Aron, silahkan sampaikan sepatah dua patah kata…” Eddyt berkata pada Aron.


Aron mengangguk, dan berkata dengan suara lantang : “Sebenarnya saya tidak punya banyak waktu untuk mengajari kalian, jadi kebanyakan kalian juga akan mengandalkan diri sendiri untuk berlatih, hanya saja saya bisa menuliskan beberapa tips pelatihan yang saya gunakan lalu dengan bantuan pil obat, kekuatan kalian juga akan meningkat dengan cepat, saya akan meminta Lembah Pengobatan untuk mengirimkan beberapa pil yang membantu meningkatkan pelatihan sehingga kekuatan kalian bisa meningkat dengan cepat…”


Aron berkata dengan ringan.


“Pil obat dari Lembah Pengobatan?”


Kali ini semua anggota yang ada di dalam ruangan, termasuk Eddyt juga tercengang.


Perlu diketahui pil obat dari Lembah Pengobatan tidak mudah didapatkan, banyak orang yang pergi ke Lembah Pengobatan untuk memohon pil obat dan berakhir dengan ditolak.


“Tuan Aron, pil obat dari Lembah Pengobatan itu sangat mahal dan tidak bisa didapatkan oleh orang biasa, ada puluhan orang di Detasemen Perlindungan Hukum, untuk mendapatkan pil obat harga yang harus dibayar tidak murah, kecuali Tuan Aron memiliki hubungan dengan Lembah Pengobatan?”


Eddyt bertanya dengan bingung.


Aron tersenyum ringan : “Tidak menjalin hubungan, hanya saja sebagai Penguasa Lembah saya memiliki kekuasan itu…”

__ADS_1


“Oh!” Eddyt berseru kaget lalu tercengang, dia sepertinya tersadar dan segera menatap Aron dengan kaget : “Tuan…Tuan Aron, apa yang kamu katakan tadi? Penguasa…Penguasa Lembah? Kamu adalah Penguasa Lembah Pengobatan?”


“Kalau bukan Penguasa Lembah Pengobatan, mana berani saya membanggakan diri di sini…”


Kata Aron.


Perkataan Aron membuat semua orang tercengang dan tidak bisa bereaksi untuk waktu yang lama, karena kejutan yang diberikan Aron kepada mereka terlalu banyak, sehingga mereka masih tercengang seperti orang bodoh saat ini.


Setelah beberapa menit, Eddyt akhirnya tersadar dan berkata dengan raut wajah yang penuh gejolak, dia sama sekali tidak menyangka Aron memiliki identitas penting seperti itu.


Sekarang Aron sudah menjadi instruktur di Detasemen Perlindungan Hukum, kedepannya jika Detasemen Perlindungan Hukum membutuhkan pil obat, bukankah hanya perlu mengatakannya pada Aron?


“Hidup Instruktur Aron…”


Entah siapa yang tiba-tiba berteriak, kemudian disusul oleh para anggota yang mulai berteriak dengan bersemangat.


“Hidup Instruktur Aron…”


“Hidup Instruktur Aron…”

__ADS_1


Segera, banyak yang bergegas maju dan mengangkat Aron tinggi-tinggi ke udara, karena mereka terlalu bersemangat dan tidak tahu bagaimana cara menunjukkan kegembiraan mereka.


Eddyt menatap Aron, tatapannya penuh dengan semangat, dengan bergabungnya Aron di Detasemen Perlindungan Hukum, masa depan Detasemen Perlindungan Hukum akan lebih cerah dan tidak memalukan seperti sekarang ini, Detasemen Perlindungan Hukum sekarang selalu diejek-ejek, mana mungkin keluarga-keluarga bela diri itu menganggap Detasemen Perlindungan Hukum serius.


__ADS_2