Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Ingat Hutang ini


__ADS_3

Puluhan aura berkumpul menjadi satu dan membuat seluruh istana berdengung lalu mulai bergetar, seolah-olah tidak mampu menahan kekuatan sebesar itu.


Tubuh Aron terbalut cahaya keemasan, Tubuh Emas tak terhancurkan diaktifkan hingga maksimal dan kekuatan Naga Ilahi mulai menyebar ke seluruh tubuhnya.


“Wenny, cari kesempatan untuk pergi dengan Saudara Lion, kalian tidak akan membantu dengan tetap berada di sini…”


Aron berpesan dengan suara pelan pada Wenny.


“Kak Aron, saya tidak mau pergi, saya mau bertarung denganmu hingga akhir…”


Tatapan mata Wenny berkaca-kaca dan dia menggelengkan kepalanya.


“Saudara Aron, bisa mati di sini bersamamu, saya juga merasa sudah layak, saya tidak akan pergi…”


​Lion juga menggelengkan kepalanya.


“Kalau kalian berdua tetap di sini, kalian akan membuat fokusku terpecah, siapa bilang saya pasti akan mati, kalian pergi dari sini lalu kalau saya tidak bisa menang, saya juga akan mencari kesempatan untuk melarikan diri…”


Aron berkata dengan suara rendah kepada dua orang itu.


Mendengar perkataan Aron, Lion dan Wenny berpikir sejenak dan mungkin apa yang dikatakan oleh Aron ada benarnya.


Mereka tetap di sini juga hanya akan menjadi beban…


Melihat dua orang itu tidak berbicara, Aron melanjutkan : “Saudara Lion, setelah keluar dari sini, saya serahkan Wenny kepadamu, antarkan dia ke Lembah Pengobatan.”


“Saudara Aron, kamu tidak perlu khawatir, asalkan bisa keluar dari sini, serahkan saja adik Wenny kepadaku…”


Lion mengangguk dengan penuh semangat.

__ADS_1


Namun Wenny masih tampak sangat enggan, dia tidak ingin pergi, dia tidak mau Aron bertarung sendirian di sini.


“Wenny, Paman Danu dan Kak Lina ada di Lembah Pengobatan, saat kamu bertemu dengan dia, jangan ceritakan apa pun, jangan bahas situasiku di sini agar mereka tidak khawatir…”


Aron berpesan kepada Wenny.


Wenny menggigit bibirnya dan mengangguk sekuat tenaga, pada saat ini barulah Aron merasa lega.


Sepasang matanya yang merah menyapu ke kerumunan itu, kekuatan spiritual yang sangat besar terus dikerahkan untuk melawan tekanan orang-orang itu.


“Ingat, hari ini siapa pun di antara kalian yang turun tangan, selama saya masih hidup maka kalian akan membayar harganya…”


Tatapan mata Aron menjadi tajam dan dingin!


Melihat tatapan Aron, semua orang merasa bulu kuduk mereka merinding!


Arthur mendengus dingin.


“Kalau begitu serang saja…”


Tubuh Aron bergetar dan secara mengejutkan dia menyerang terlebih dulu, Pedang Naga muncul di tangannya dan sebuah aura menakutkan menuju ke arah Arthur.


Aron masih memahami prinsip membunuh komandan untuk menghindari pertarungan dengan prajurit.


Dan Aron menyerang terlebih dulu untuk memberi kesempatan kepada Lion dan Wenny untuk kabur!


Menghadapi energi pedang Aron yang menakutkan, Arthur tidak berani ceroboh, dia bergegas mendorong energinya dan sebuah cahaya hitam menyelimuti seluruh tubuhnya.


Saat ini bola hitam di tubuh Arthur mulai memancarkan cahaya yang menyilaukan!

__ADS_1


Bam…


Energi pedang itu menghantam tubuh Arthur dengan ganas, lalu membuatnya mundur beberapa langkah dan meredupkan cahaya hitam di tubuhnya.


Saat ini Aron memegang Pedang Naga, tatapan matanya memerah dan auranya memburu seperti seorang dewa!


“Saudara Lion, bawa Wenny pergi…”


Aron berkata pada Lion.


Lion yang mendengarnya maju untuk menarik Wenny lalu berlari keluar istana.


“Hentikan mereka…”


Arthur yang melihat ini segera berteriak keras.


Dia tidak boleh membiarkan Lion dan Wenny kabur, masalah di sini tidak boleh diketahui oleh orang luar.


Mendengar perintah Arthur, seketika dua orang anak dari keluarga bela diri melompat dan mencoba menangkap Lion dan Wenny.


“Cari mati…”


Aron menyipitkan matanya, lalu kilatan cahaya dari Pedang Naga di tangannya langsung menebaskan aura tajam!


Sret…


Terlihat kilatan cahaya itu melintas, lalu bau darah yang kental memenuhi seluruh udara.


Dua orang anak dari keluarga bela diri itu ditebas dan terbelah di bagian pinggangnya oleh tebasan pedang Aron, darah segar bercampur organ dalam berserakan di tanah, pemandangan berdarah itu tampak sangat mengerikan!

__ADS_1


__ADS_2