
Aron membuka mulut Khu dan memasukkan Pil Kehidupan ke dalam mulutnya, lalu Aron menekan pelan perut Khu, dan Pil Kehidupan itu langsung masuk ke dalam tubuh Khu.
Tidak lama kemudian, wajah Khu yang tadinya pucat pasi mulai merona merah, lalu diikuti dengan detak jantungnya yang mulai jelas, hanya saja Khu belum sadar, sepasang matanya masih terpejam.
Tommy kebetulan masuk dan melihat perubahan pada ayahnya dia bergegas melompat ke arahnya dengan gembira, merasakan nafas ayahnya membuat Tommy bersemangat : “Ayah, ayah, cepat bangun, cepat bangun dan lihat saya…”
Tapi tidak peduli sekeras apa Tommy berteriak, Khu sama sekali tidak merespon, hanya detak jantungnya yang menunjukkan Khu masih hidup.
“Kak Aron, ayahku…”
Tommy menatap Aron dengan bingung.
“Setelah memakan Pil Kehidupan, memerlukan waktu empat puluh sembilan jam untuk bisa bangun, kamu harus menjaga ayahmu dengan baik dalam kurun waktu itu…”
Aron menjelaskan.
“Terima kasih Kak Aron…”
Tommy mengangguk dan wajahnya penuh rasa syukur.
__ADS_1
Kalau Khu mati, maka Lembah Tanpa Bayangan akan terbengkalai, dengan kemampuan yang Tommy miliki saat ini dia sama sekali tidak mampu mengelola villa sebesar itu.
Aron berpesan kepada Tommy lalu membawa Nely kembali ke Detasemen Perlindungan Hukum Kota Dama!
Eddyt yang melihat Aron kembali sedikit terkejut, dia tidak menyangka Aron akan secepat itu.
Eddyt tidak tahu kalau Aron begitu bergegas karena Khu, kalau bukan karena Khu, Aron pasti akan meramu Salep Giok Hitam untuk membantu Jekson dan Lyla yang masih menjalani perawatan.
“Ketua Detasemen Eddyt, informasikan kepada seluruh anggota untuk berkumpul…”
Aron berkata pada Eddyt.
Di hadapan semua orang Aron mengeluarkan sepuluh butir Pil Pelatihan Tubuh, kerumunan itu merasakan aroma yang menyengat dan mereka memfokuskan pandangan mereka dan menatap lurus ke depan.
“Tuan Aron, ini adalah…”
Eddyt melihat Pil Pelatihan Tubuh dan bertanya dengan suara kecil.
“Ini adalah Pil Pelatihan Tubuh, saya secara khusus meminta para Tetua di Lembah Pengobatan untuk meramu pil ini dalam semalam, setelah memakan Pil Pelatihan Tubuh, tubuh kalian akan mengalami penguatan, lalu ditambah dengan metode pelatihan yang saya ajarkan, saya percaya kalian akan segera bisa melihat hasilnya …”
__ADS_1
Aron berkata dengan ringan.
“Para Tetua di Lembah Pengobatan yang meramu Pil Pelatihan Tubuh ini secara langsung?” Eddyt membelalak dan menatap Aron dengan kaget.
Perlu diketahui, pil obat dari Lembah Pengobatan sangat mahal, terutama yang diramu oleh para Tetua langsung, itu semakin tidak bernilai harganya, sekarang Aron membawakan mereka puluhan butir pil obat, pil obat ini kalau dijual di pasaran, sepertinya akan berharga triliunan.
Kerumunan orang itu juga sangat antusias, mereka satu persatu meregangkan leher mereka untuk melihat, jika bukan karena Aron, orang-orang seperti mereka mungkin tidak akan bisa memakan pil obat dari Lembah Pengobatan seumur hidup mereka.
“Tuan Aron, kamu…kamu benar-benar adalah Penguasa Lembah Pengobatan?”
Albert tidak bisa menahan diri untuk tidak bertanya.
Pada awalnya, saat Aron mengatakan dirinya adalah Penguasa Lembah Pengobatan, sebenarnya masih banyak orang yang meragukannya, karena Aron terlalu muda, sedangkan meskipun Lembah Pengobatan berfokus pada alkimia, tapi para Tetua itu sudah mencapai ranah Great Grand Master, bagaimana mungkin mengizinkan seorang pemuda seperti itu untuk menjadi Penguasa Lembah.
Jika hanya mengandalkan kekuatan, sepertinya akan sangat sulit untuk menjadi Penguasa Lembah Pengobatan kecuali jika memiliki keterampilan medis dan teknik alkimia yang luar biasa.
“Dasar berandalan, Tuan Aron sudah membawa pil obat itu, kamu masih meragukan perkataan Tuan Aron, apakah kamu tidak menginginkan Pil Pelatihan Tubuh ini?"
Eddyt berkata sambil menendang pantat Albert dengan keras.
__ADS_1
Albert melompat dan segera meminta maaf pada Aron : “Tuan Aron, saya tidak bermaksud seperti itu, saya mana berani meragukan kamu, saya hanya…saya hanya…”